Tradisi Pembacaan Maulid Barzanji Dalam Perspektif Fenomenologi-Dekonstruksi Derrida

Ahmad Soheh Mukarom, Syihabul Furqon, Busro Busro

Abstract


This paper examines the text of Maulid Al-Barzanji. The sacred text contains the personality of the Prophet Muhammad, which implies one side of the myth of the Prophet, as an idol through the text and what the implications are when the text is deconstructed. The writing uses Derrida's phenomenological approach through deconstruction operations to uncover the camouflage aspects of the text on the one hand and the field of sacredness on the other. Meanwhile, Derrida's theory of deconstruction will operate sequentially looking for the roots where religion has become mere rites and myths. Because, it is clear that the root of religious myth is the text, in addition to the crystallization of idols. Research shows that in the text of Maulid al-Barzanji found fields of the sacredness of the text, about how the text preaches the divine side of the Prophet, as well as its significance as an ordinary human being (basyar). In addition, it was found that in the barzanji tradition, there was no crystallization of the Prophet's idol.

Tulisan ini mengkaji teks Maulid Al-Barzanji. Teks sakral tersebut berisi personalitas Nabi Muhammad SAW yang mengimplikasikan satu sisi pemitosan Nabi Muhammad SAW sebagai idol melalui teks dan bagaimana implikasinya ketika teks didekonstruksi. Tulisan ini menggunakan pendekatan fenomenologi Derrida melalui operasi dekonstruksi untuk membongkar aspek kamuflatif teks di satu sisi dan medan sakralitas di sisi lainnya. Sementara teori dekonstruksi Derrida akan beroperasi secara sekuensial mencari akar-akar di mana agama telah jadi sekadar ritus dan mitos. Sebab, jelas bahwa akar dari pemitosan agama adalah teks, di samping pengkristalan idol. Penelitian  menunjukan bahwa dalam teks Maulid al-Barzanji ditemukan medan-medan sakralitas teks, ihwal bagaimana teks mengabarkan sisi Ilahiah Nabi SAW, sekaligus signifikansinya sebagai insan biasa (basyar). Di samping itu ditemukan fakta bahwa dalam tradisi barzanji, tidak terjadi pengkristalan idol Nabi.


Keywords


Al-Barzanji; deconstruction; Jacques Derrida; phenomenology; sacred-profan.



DOI: https://doi.org/10.15548/al-adyan.v2i1.1978
Abstract views : 269 times
PDF (Bahasa Indonesia) : 37 times

References


Alles, G. D. (2001). Toward a genealogy of the Holy: Rudolf Otto and the apologetics of religion. Journal of the American Academy of Religion, 69(2), 323–342.

Appleby, R. S. (1988). Modernism as the Final Phase of Americanism: William L. Sullivan, American Catholic Apologist, 1899-1910. The Harvard Theological Review, 81(2), 171–192.

Arabi, I. (2000). Fususul Hikam. Islamika.

Arabi, I. (2003). Pohon Kejadian (Syajarat Al-Kun). Pustaka Hidayah.

Arif, M., & Bakari, R. (2019). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Teks Barzanji. Irfani, 15(1), 1–25.

Ariwidodo, E. (2013). Logosentrisme jacques derrida dalam filsafat bahasa. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 21(2), 340–355.

Ashari, H. (2018). Tradisi “Berzanjen” Masyarakat Banyuwangi Kajian Resepsi Sastra terhadap Teks al-Barzanji. MOMENTUM: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 7(2), 129–147.

Bertens, K. (1998). Filsafat Barat Abad XX. Jakarta.

Bleicher, J. (2007). Hermeneutika Kontemporer. Fajar Pustaka.

Brunner, J. (2016). Freud and the rule of law: from Totem and taboo to psychoanalytic jurisprudence. Derecho PUCP, 77, 27.

Budihardiman, F. (2008). Mistik Keseharian. Gramedia.

Derrida, J. (2005). Dekonstruksi Spiritual. Yogyakarta.

Eliade, M. (2001). Sakral dan Profan. Fajar Pustaka.

Eliade, M. (2013). The quest: History and meaning in religion. University of Chicago Press.

Freud, S. (1919). Totem and taboo. In New York. George Routledge & Son.

Gayatri, C. S. (2003). Membaca pemikiran Jacques Derrida. Ar-Ruz.

Giddens, A. (1991). Modernity and self-identity: Self and society in the late modern age. Stanford university press.

Hardiman, B. (2016). Heidegger dan Mistik Keseharian. Gramedia.

Jati, W. R. (2012). Tradisi, Sunnah dan Bid’ah: Analisa Barzanji Dalam Perspektif Cultural Studies. EL HARAKAH Jurnal Budaya Islam, 14(2), 226–242.

Lings, M. (1999). Wali Sufi Abad 20. Mizan.

Lings, M. (2010). Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik. Jakarta.

Makenun, L. (2009). Nilai-Nilai Pendidikan Kepribadian Generasi Muda dalam Kitab Al-Barzanji Karya Ja’far Bin Hasan. MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(1), 73–98.

Mastanah, M. (2017). Tradisi Barzanji dalam Majlis Taklim di Betawi di Era Dunia Modern. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan, 5(1), 112–124.

Mirnawati, M. (2019). Analisis Semiotika dalam Teks Al-Barzanji. A Jamiy: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 8(1), 31–52.

Mohamad, G. (2010). Debu, duka, dsb: Sebuah pertimbangan Anti-Theodise. Tempo.

Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Karya.

Nasr, S. H. (2000). Muhammad Kekasih Allah. Hikmah.

Nasr, S. H. (Ed.). (2003). Ensiklopedi Tematis Spiritualitas Islam. Mizan.

Nicholson, R. A. (2003). Dimensi Personalitas dalam Sufisme. Pustaka Sufi.

Nisa, R. A., & Hasan, S. (2019). Nilai-nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab al Barzanji Karya Syaikh Ja’far al Barzanji dan Implementasinya Dalam Pendidikan. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 50–63.

Nurjanah, S. (2013). Kosmologi dan Sains dalam Islam. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 18(1), 109–122.

Otto, R. (1958). The idea of the holy (Vol. 14). Oxford University Press.

Quinones, R. J. (1975). Four phases of time and literary modernism. In The Study of Time II (pp. 122–135). Springer.

Ryba, T. (1991). The philosophical loadings of Rudolf Otto’s Idea of the Sacred. Method & Theory in the Study of Religion, 3(1), 24–40.

Setyowibowo, A. (2007). Pengaruh Derrida dalam menyoal Yang Transenden dalam kaitannya dengan teks dan agama. Basis.

Setyowibowo, A. (2009). Para Pembunuh Tuhan. Kanisius.

Skoll, G. R., & Maximiliano, K. (2012). Risks, totems, and fetishes in Marx and Freud. Sincronía, 62, 1–27.

Ungkang, M. (2013). Dekonstruksi Jacques Derrida sebagai Strategi Pembacaan Teks Sastra. Universitas Negeri Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Prodi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Jl. M. Yunus No. 1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat 25153
E-mail: al-adyan@uinib.ac.id


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.