Normal Baru dalam Praktik Keagamaan Islam pada Masa Pendemi di Kota Padang

Tri Bunga Firma

Abstract


The Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) hitting the world has impacted all aspects of life, such as economy, social, tourism, education and religion. This study examines new habits in Muslim religious practices due to the pandemic in Padang City. As an area that contributes to the most covid-19 patients in Indonesia, which in fact the majority are Muslim, it has also experienced the impact of the coronavirus in religious life. Worship practices have also changed due to the outbreak. Mosques are closing down and worship services are beginning to be diverted to their respective homes. Such conditions require Muslims to rise up and must be able to be resilient. This is what encourages the birth of a new pattern of life (New Normal) so that the level of Muslim religious life returns to normal. New Normal requires Muslims to adapt and transform new habits (new habitus) in performing religious practices (prayer). For example, there is a distance shof, wearing a mask, carrying a prayer mat and other equipment needed when praying at the mosque, preparing hand sanitizers in every house of worship, and regularly checking the temperature of congregants visiting the mosque and always referring to health protocols that are guided by Maqosid Assyariah. On the other hand, the application (new normal) of worship, in practice, has been misunderstood by a number of Muslims in Padang city. It has triggered the birth of a new narrative that invites pros and cons, in the form of acceptance and rejection. Therefore, in this case, it is necessary to apply the principles of maqashid syari'ah amid Covid-19.

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia telah berdampak pada semua aspek kehidupan, seperti ekonomi, sosial, pariwisata, pendidikan dan agama.  Studi ini mengkaji kebiasaan baru dalam praktik keagamaan Muslim akibat pandemi di Kota Padang. Sebagai daerah yang menyumbang pasien covid-19 terbanyak di Indonesia, yang mayoritas beragama Islam, juga mengalami dampak virus corona dalam kehidupan beragama.  Praktik ibadah juga telah berubah karena wabah tersebut. Masjid ditutup dan layanan ibadah mulai dialihkan ke rumah masing-masing. Kondisi seperti itu menuntut umat Islam untuk bangkit dan harus bisa kembali seperti normal.  Hal inilah yang mendorong lahirnya pola hidup baru (New Normal; Kenormalan baru) sehingga taraf kehidupan beragama umat Islam kembali seperti biasa. Kenormalan baru mewajibkan umat Islam untuk menyesuaikan dan mengubah kebiasaan baru (habitus baru) dalam menjalankan amalan keagamaan (sholat). Misalnya ada jarak shof, memakai masker, membawa sajadah dan perlengkapan lain yang dibutuhkan saat shalat di masjid, menyiapkan hand sanitizer di setiap rumah ibadah, serta rutin mengecek suhu jemaah yang berkunjung ke masjid dan selalu mengacu pada protokol kesehatan yang dipandu oleh Maqosid Assyariah.  Di sisi lain, penerapan (kenormalan baru) ibadah, dalam praktiknya, telah disalahartikan oleh sejumlah umat Islam di Kota Padang. Hal tersebut memicu lahirnya narasi baru yang mengundang pro dan kontra, berupa penerimaan dan penolakan.  Oleh karena itu, dalam hal ini, perlu diterapkan prinsip maqashid syari'ah di tengah pandemi.


Keywords


Covid-19, New Normal, The Practice of worship, Islam



DOI: https://doi.org/10.15548/al-adyan.v1i2.1980
Abstract views : 499 times
PDF (Bahasa Indonesia) : 246 times

References


Admin. (2020). Bagaimana Pasien Corona Bisa Sembuh Padahal Belum Ada Obatnya? Retrieved from Makassarterkini.id website: https://makassar.terkini.id/bagaimana-pasien-corona-bisa-sembuh-padahal-belum-ada-obatnya/

Adrian. (2020). Lawan Covid-19, Sumbar Jangan Lengah. Retrieved from FixPadang.com website: https://fixpadang.pikiran-rakyat.com/opini/pr-40585836/lawan-covid-19-sumbar-jangan-lengah

Arnani, M. (2020). Kasus Pertama Virus Corona di China Dilacak hingga 17 November 2019. Retrieved from Kompas.com website: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/13/111245765/kasus-pertama-virus-corona-di-china-dilacak-hingga-17-november-2019?page=all

Diskominfo Provinsi Sumbar. (2020). Sumbar Tanggap Corona. Retrieved from Website Corona website: https://corona.sumbarprov.go.id/

Embun, A. (2020). UPDATE: Dua Warga Padang Positif Corona, Salah Satunya Petugas Medis. Retrieved from HarianHaluan.com website: https://www.harianhaluan.com/news/detail/90729/update-dua-warga-padang-positif-corona-salah-satunya-petugas-medis

Iqbal, M. (2020). Kasus Corona Pertama Sumbar, Pernah Ikut Tabligh di Malaysia. Retrieved from CNBC Indonesia website: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200326141611-4-147688/kasus-corona-pertama-sumbar-pernah-ikut-tabligh-di-malaysia

Iskan, D. (2020). Rapid Test. Retrieved from Disway.id website: https://www.disway.id/r/996/rapid-test

Kampai, J. (2020). Pasien Corona Meninggal di Padang Awalnya Dirawat dengan Keluhan Mag. Retrieved from Detik News website: https://news.detik.com/berita/d-4957078/pasien-corona-meninggal-di-padang-awalnya-dirawat-dengan-keluhan-mag

Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional. (2020). Peta Sebaran. Retrieved from SatgasCovidNasional website: https://covid19.go.id/penanganan-kesehatan

Massadiah, E., & Daras, R. (2020). Patriot Militan di Tengah Pandemi. Retrieved from Badan Penanggulangan Bencana website: https://bnpb.go.id/berita/patriot-militan-di-tengah-pandemi

MediaIndonesia. (2020). Pilih PCR, Kunci Sumbar Kendalikan Korona. Retrieved from MediaIndonesia website: https://mediaindonesia.com/humaniora/327056/pilih-pcr-kunci-sumbar-kendalikan-korona

Miles, M. B., & Huberman, M. (1992). Analisis Dara Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

MUI. (2020). Fatwa No 14 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Retrieved from Majelis Ulama Indonesia website: https://mui.or.id/berita/27674/fatwa-penyelenggaraan-ibadah-dalam-situasi-terjadi-wabah-covid-19/

Pemko Padang-Dinas Komunikasi dab Informatika. (2020). Perkembangan Covid -19 di Kota Padang. Retrieved from Kominfo Padang website: http://corona.padang.go.id/

Putra, Perdan. (2020). 5 Pasien yang Positif Corona di Sumbar Terdeteksi Tanpa Gejala. Retrieved from Kompas.com website: https://regional.kompas.com/read/2020/04/04/07540431/5-pasien-yang-positif-corona-di-sumbar-terdeteksi-tanpa-gejala

Putra, Perdana. (2020). Positivity Rate Covid-19 Sumbar Terendah di Indonesia, Ini Penjelasan Gubernur. Retrieved from Kompas.com website: https://regional.kompas.com/read/2020/07/04/16272401/positivity-rate-covid-19-sumbar-terendah-di-indonesia-ini-penjelasan

Rachmawati. (2020). Menyoal Klaster Pasar Raya Padang , 36 Pedagang Positif Corona dan 3 di Antaranya Meninggal. Retrieved from Kompas.com website: https://regional.kompas.com/read/2020/05/03/11450081/menyoal-klaster-pasar-raya-padang-36-pedagang-positif-corona-dan-3-di

Redaksi. (2020). Update Virus Corona di Dunia: 662.073 Kasus di 200 Negara, 139.426 Sembuh. Retrieved from Acehonline website: https://acehonline.co/dunia/update-virus-corona-di-dunia-662-073-kasus-di-200-negara-139-426-sembuh/

Saputra, W. (2020). Kepala Labor Unand Sebut Sumbar Berhasil Putus Penularan Corona. Retrieved from Langgam.id website: https://langgam.id/kepala-labor-unand-sebut-sumbar-berhasil-putus-penularan-corona/

Saubani, A. (2020). Kesenjangan Rasio Tes Covid Antara Jakarta dan Daerah Lain. Retrieved from Republika.co.id website: https://republika.co.id/berita/qd3oc1409/kesenjangan-rasio-tes-covid-antara-jakarta-dan-daerah-lain

Wahyudi, I. (2020). Dua pasien positif corona di Padang miliki riwayat perjalanan ke Jakarta. Retrieved from AntaraSumbar website: https://sumbar.antaranews.com/berita/340094/dua-pasien-positif-corona-di-padang-miliki-riwayat-perjalanan-ke-jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Departement Religious Studies of The Faculty Ushuluddin and Religious Studies State Islamic University Imam Bonjol Padang
Jl. M. Yunus No. 1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat 25153
E-mail: al-adyan@uinib.ac.id


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.