KELUARGA SAKINAH (PERKAWINAN MENURUT ADAT DAN PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT MINANGKABAU)

Ikrar Abadi

Abstract


perempuan sebagai pertalian darahnya. Sistem kekeluargaan inilah yang membuat suku Minangkabau berbeda dengan suku bangsa lain. Dengan system ini masyarakat Minangkabau telah memberikan tempat terbaik bagi kaum perempuan dalam lingkungan keluarga, kaum perempuan dalam masyarakat Minangkabau disebut dengan Bundo Kanduang yang diberikan wewenang yang kuat dalam mengelola rumah gadang. Sementara itu laki-laki dalam perkawinan di Minangkabau disebut sebagai urang sumando, hubunganya dengan isterinya dan keluarga isterinya hanya selama masih ada ikatan perkawinan. Ia tak ada mempunyai kekuasaan apa-apa di rumah isterinya terutama masalah harta pusaka.    Begitu kuatnya konsep pemahaman masyarakat Minangkabau terhadap keluarga, serta juga bagaimana status kaum perempuan dalam keluarga sangat tinggi. Maka hal ini menjadi konsep ideal dalam sebuah rumah tangga bagi masyarakat Minangkabau. Seiring perkembangan zaman dan perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, juga memiliki dampak dalam konsep masyarakat Minangkabau dalam membangunan tatanan rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah sakali ai gadang sakali titian baraih.

Keywords


Keluarga Sakinah, Adat, Perubahan Sosial, Minangkabau

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/alahkam.v12i1.2914
Abstract views : 702 times
PDF : 608 times

References


Abdoel, Djamali, 2005, Pengantar Hukum Indonesia, Jakarta, Rajawali Pers, 2005

Abdullah, Abdul Gani, 1994, Pengantar Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia Jakarta: Gema Insani Press

Al-Bukhari, Muhammad bin Al Ju`fi, 2009, Shahih Al Bukhari, ( Beirut: Dar Al-Fikr

Ali, Muhammad Daud, Tahir Azhary dan Habibah Daud, 1989, Islam Untuk Disiplin Ilmu Hukum Sosial dan Politik, Jakarta: Bulan Bintang,

Anshary, M. MK, 2010, Hukum Perkawinan di Indonesia, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2010

Asnawi, Mohammad, 2004, Nikah dalam Perbincangan dan Perbedaan, cet. ke-1 Yogyakarta: Darussalam,

Azami dkk, Adat dan Upacara Perkawinan Daerah Sumatera Barat, Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Tahun 1977-1978

Departemen Agama, 1996, Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahnya, Semarang : PT Toha Putr

Fithri, Widia, 2013, Mau Kemana Minangkabau? Analisis Hermeneutika atas Perdebatan Islam dan Adat Minangkabau, Yogyakarta: Gre Publishing, 2013

Hadikusuma, Hilman, 2007, Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Perundangan, Hukum Adat, Hukum Agama, Bandung: CV. Mandur Maj

http://www.kompasiana.com/andrise/globalisasi-perempuan-minang-antara adat-agama-dan-serbuan-budaya-feminis-kapitalis

Jamna, Jamaris, 2004, Pendidikan Matrilineal, Padang: Pusat Kajian Islam dan Minangkabau,

Kamaluddin, Syafrudin Halimy, 2005, Adat Minangkabau Dalam Perspektif Hukum Islam, Padang: Hayfa Press,

Kementerian Agama RI, 2015, Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Perkawinan, Jakarta: Dirjen Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama RI

Leter, Bagindo M., 1985, Tuntunan Rumah Tangga Muslim dan Keluarga Berencana, Padang: Angkasa Raya

Masyhur, Mustafa, 1999. Qudwah Di Jalan Dakwah, terjemah oleh Ali Hasan, Jakarta: Citra Islami Press

Muhammad, Syaikh kamil, uwaidah, 1998, Fiqih Wanita Edisi, Penerjemahan Fhoffar , M. Abdul E.MJakarta: Pustaka Al-Kautsar

Navis, A.A, 2015, Alam Terkembang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan Minangkabau, Padang: Grafika Jaya Sumbar

Nizar, Hayati, 2004, Bundo Kandung dalam Kajian Islam dan Budaya, Padang: Pusat Kajian Islam dan Minangkabau, 2004

Radjab, Muhammad, 1969, Sistem Kekerabatan di Minangkabau, Padang: Center For Minangkabau Studies Press, 1969

Saleh, K. Wantjik, 1982, Hukum Perkawinan Indonesia, Jakarta: Ghalia Indonesia

Samad, Duski, 2003, “Tradisionalisme Islam di Minangkabau: Dinamika, Perubahan dan Kontinuitasnya”, Tajdid: Jurnal Nasional Ilmu-ilmu Ushuluddin (Juli 2003),

Setyawati, Sri, 2006, Dari Pedalaman Minangkabau ke Pelosok Mentawai, Perempuan, Politik dan Pemberdayaan Masyarakat Adat, Padang: Andalas University Press

Shalihin, Nurus, 2014, Demokrasi di Nagarinya Para Tuan, Padang: Imam Bonjol Press

Sjarifoedin, Amir Tj.A, 2010, Minangkabau dari Dinasti Iskandar Zulkarnain Sampai Tuangku Imam Bonjol, Jakarta: PT Gria Media Prima,

Soekanto, Soerjono, 1986, Pengantar Penelitian Hhukum, Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia Press

Sukmasari,Fiony, 1983 Perkawinan Adat Minangkabau, Jakarta: CV. Karya Indah

Toeah, Datoek, tt, Tambo Alam Minangkabau, Cet. XIII, Bukittinggi: Pustaka Indonesia

Waluyo , Bambang, 2002, Penelitian Hukum dalam Praktek, Jakarta. Sinar Grafika

Wignjodipoere, Moerjono, 1988, Asas-asas Hukum Adat, Jakarta: Gunung Agung,

Yaswirman, 2006, Hukum Keluarga Adat dan Islam : Analisis Sejarah, Karakteristik dan Prospeknya dalam Masyarakat Matrilineal Minangkabau Andalas University Press

Yunus, Yurizal, 2015, Minangkabau Social Movement, Padang: Imam Bonjol Press

M.S, Amir, 2011, Adat Minangkabau Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang, Jakarta: Citra Harta Prima

Hadikusuma, Hilman,1990, Hukum Perkawinan Adat Bandung: Citra Aditya Bakti


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal AL-AHKAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Editorial Office: Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang

Alamat: Kampus I Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang - Pascasarjana, Jalan Jenderal Sudirman No.15, Padang Pasir, Padang Barat, Kp. Jao, Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25153