Humor, Etika, Dan Strategi Komunikasi Dakwah Berbasis Media Sosial
Abstract
Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah membuka peluang baru dalam penyebaran pesan dakwah. Salah satu pendekatan yang semakin populer dalam dakwah berbasis media sosial adalah penggunaan humor sebagai alat untuk menarik perhatian audiens. Humor yang tepat dapat membuat pesan dakwah lebih ringan, menarik, dan mudah diterima, namun penggunaannya harus tetap memperhatikan etika yang berlaku. Etika dalam dakwah menjadi hal yang sangat penting, terutama di media sosial yang memiliki audiens yang sangat beragam dan dapat dengan cepat menyebarkan konten ke berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kesantunan, menghindari ujaran kebencian, serta memperhatikan sensitivitas sosial sangat diperlukan untuk menjaga kredibilitas dakwah. Selain itu, untuk mencapai efektivitas yang optimal, diperlukan strategi komunikasi dakwah yang kreatif dan inovatif, yang dapat memanfaatkan berbagai fitur dan platform media sosial untuk menyampaikan pesan agama secara menarik, interaktif, dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran humor dalam komunikasi dakwah, tantangan etika yang muncul, serta strategi komunikasi dakwah berbasis media sosial yang efektif dan responsif terhadap audiens. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para dai dan pengelola akun dakwah di media sosial untuk menyusun strategi dakwah yang lebih efisien, bermartabat, dan berdaya guna.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.15548/al-hikmah.v11i2.10263
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
