Eksistensi Sedekah Subuh di Era Modern : Memaknai Nilai-nilai dalam Pelaksanaanya
Abstract
Fenomena sedekah subuh telah menjadi salah satu praktik keagamaan yang menarik minat masyarakat Muslim di zaman kini. Tradisi ini tidak hanya memiliki dasar teologis yang kokoh, tetapi juga telah mengalami revitalisasi melalui kemajuan media sosial dan upaya dakwah digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah keberadaan sedekah subuh dengan menekankan nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya yang terkandung di dalamnya, serta relevansinya terhadap konteks kehidupan yang modern. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, yang menggabungkan analisis teks keagamaan, kajian akademik sebelumnya, dan fenomena sosial yang kontemporer. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sedekah subuh memiliki nilai spiritual yang memperkuat kedisiplinan individu serta membangun habitus religius yang berkelanjutan. Dari perspektif sosial, praktik ini berperan dalam memperkuat solidaritas antar umat, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan mendorong terbentuknya budaya kepedulian. Sedangkan dari sudut pandang budaya, sedekah subuh telah bertransformasi menjadi tradisi kolektif yang memperkuat identitas keislaman pada masyarakat Muslim masa kini. Transformasi ini semakin diperkuat dengan penggunaan media digital sebagai sarana dakwah, sehingga sedekah subuh beralih dari ibadah individu menjadi gerakan sosial yang luas. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa sedekah subuh tetap relevan sebagai praktik ibadah yang mampu menghadapi tantangan modernitas. Nilai yang terkandung tidak hanya mendukung keseimbangan spiritual dan sosial, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas Islam dalam menanggapi perkembangan zaman. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur akademik Islam modern serta manfaat praktis dalam memperkuat budaya berbagi di masyarakat.
Kata Kunci: sedekah subuh, nilai spiritual, solidaritas sosial, budaya religius, modernitas
Keywords
References
Ahmad, M. (2019). Sedekah dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: UII Press.
Ahmad, R. (2019). Peran Sedekah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial. Jurnal Ekonomi Syariah, 7(2), 145–160.
Alatas, S. H. (2006). Religion and Social Development in Southeast Asia. Kuala Lumpur: Pelanduk Publications.
Bourdieu, P. (1990). The Logic of Practice. Stanford: Stanford University Press.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks: Sage.
Esposito, J. L. (2011). Islam and the West: Encounter and Dialogue. Oxford: Oxford University Press.
Geertz, C. (1976). The Religion of Java. Chicago: University of Chicago Press.
Huda, M. (2018). Habitus Religius dalam Tradisi Islam Kontemporer. Jurnal Studi Agama, 14(1), 1–15.
Huda, N. (2018). Ibadah dan Habitus Religius. Jakarta: Kencana.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Beverly Hills: Sage.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: Sage.
Nurhayati, S. (2021). Dakwah Digital dan Transformasi Amalan Sunnah di Media Sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 9(1), 34–48.
Rahman, A. (2020). Dimensi Spiritual Sedekah dalam Perspektif Hadis. Jurnal Studi Islam, 12(2), 201–218.
Rahman, A. (2020). Sedekah dalam Perspektif Islam Kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers..
Sari, D. (2022). Gerakan Sedekah Kolektif dan Solidaritas Sosial Umat Islam. Jurnal Sosiologi Agama, 6(1), 55–70.
Sari, R. (2022). Gerakan Sosial Keagamaan di Era Digital. Malang: UMM Press.
DOI: https://doi.org/10.15548/al-hikmah.v12i1.12640
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
