Penerapan Metode Dakwah Da’i Nagari Di Nagari Batahan Pasaman Barat

Arina Fransiska

Abstract


Latar belakang penelitian ini adalah Da’i Nagari Batahan yang terdiri dari berbagai suku yakni: suku Jawa, Mandailing, Minang dan Melayu dalam dakwahnya kurang memperhatikan dan membedakan etnik mad’u serta tema- tema yang disampaikan seharusnya bermacam-macam agar menarik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode dakwah da’i Nagari di Nagari Batahan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini da’i dan mad’u di Nagari Batahan dan dokumen-dokumen yang diperoleh dari Wali Nagari. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mengumpulkan data, menyeleksi data, penyajian data, analisis data dan menarik kesimpulan lalu menyajikan data. Hasil dari penelitian ini adalah  metode dakwah da’i di Nagari Batahan yaitu metode bil- hikmah, mau’izah hasanah dan mujadalah, da’i menyesuaikan dakwah sesuai kondisi dan situasi masyarakat dari segi umur, adat, budaya serta pendidikan dan memberikan nasehat dengan bahasa yang mudah dipahami, lemah lembut, penuh kasih sayang serta tegas. Ketiga metode ini dilakukan secara bersama dan tidak ada yang di prioritaskan hanya saja dalam penggunaan ketiga metode ini metode mujadalah kurang pengaplikasiannya dalam proses dakwah di Nagari Batahan.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/al-hikmah.v9i2.4898
Abstract views : 145 times
PDF : 115 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Prof. Mahmud Yunus No.1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat, 25153




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.