Dakwah untuk Remaja: Berbasis Problem Solving di Kalangan Santri

afnibar afnibar, Ahmad Putra, Kiki Elfi Lestari, Aulia Rahmi

Abstract


Dakwah mengemban tugas mengajak ummat untuk amar makruf nahi mungkar. Gerakan dakwah yang hidup di tengah masyarakat lebih dominan dihadiri dan diprogram untuk orang dewasa, namun untuk remaja terlihat belum optimal. Besar kemungkinan penyebab rendahnya keterlibatan remaja dalam mengikuti kegiatan dakwah karena materi yang belum menjawab persoalan mereka.Tujuan penelitian ini, adalah mengungkapkan persepsi dan harapan remaja terkait materi dakwah yang berbasis problem solving. Penelitian yang dilakukan secara kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan interview secara mendalam agar dapat digali persepsi dan harapan santri di MAS Al-Falah Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santri menilai ustadz cenderung memberi materi tanpa dikaitkan dengan permasalahan serta solusinya. Tahapan problem solvingnya, juga kurang jelas. Harapannya, para ustadz hendaknya menjelaskan dan mengaitkan dengan persoalan kehidupan sehari-hari beserta pengentasannya.


Keywords


Dakwah, Problem Solving, Remaja

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/al-hikmah.v9i2.4935
Abstract views : 28 times
PDF : 10 times

References


Aldiawan. (2020). Dakwah Dalam Mengatasi Probematika Remaja. Jurnal AL-Misbah.Vol.16, No.1

Al-Zuhaili, Muhammad. (2004). Menciptakan Remaja Damban Allah: Panduan Bagi Orangtua Musim. Bandung: Mizan

Arikunto, Suharsimi. (1998). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis, (Jakarta: Rieneka Cipta

Daradjad, Zakiah. (2010). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Gumulya, Barny. (2002). Problem Solving and Decision Making for Improvement. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Hamka. (1983). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.

Marhamah, Iyam. (2017). Sitem dakwah pondok pesantren At-Tawazan dalam mengatasi problematika santri.Jurnal Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah. Vol.17, No. 2.

Monks, F. J., Knoers, A. M. P., & Harditono, S. R. (2006). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Nisfiannor, M., Rostiana., &Puspitasari, T. (2004). Hubungan Antara Komitmen Beragama dan Subjective Well-Being pada Remaja Akhir di Universitas Taruma Negara. Jurnal Psikologi. Vol 2 (1).

Purwadi. (2004). Proses Pembentukan Identitas Diri Remaja. Humanitas: Indonesia Psychological Jurnal. Vol 1 (1).

Rahmad, Jalaludin. (2015). Psikologi Komunikasi. Bandung: Pt.Remaja Rosdakarya.

Rizdiantoro, Nazilah, Auliya dan Pratiwi. (2022). Problem Solving Sebagai Strategi Dakwah Pada Remaja Masa Kini. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam. Vol. 3, No.1.

Santrock, J.W. (2007). Remaja, Edisi 11 jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Syukir, Asmuni. 1983. Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya: Al-Ikhlas.

Mughni. (2002). Perbedaan Persepsi Kemampuan Problem Solving Individu Ruminatif. Skripsi (Tidak diterbitkan). Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Noor, Juliansyah. 2011. Metode Penelitian (Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Risdiantoro, Rindra, dkk, “Problem Solving Sebagai Strategi Dakwah Pada Remaja Masa Kini”, Jurnal Al-Ittishol, Vol. 3 No. 1 (Januari 2022).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Prof. Mahmud Yunus No.1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat, 25153




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.