Pengaruh Konten Youtube Picky Picks terhadap Sikap Mahasiswa KPI UIN Imam Bonjol Padang

Arief Fadhil Saputra

Abstract


Picky Picks Youtube content is one of the most popular  Youtube channel that is in demand among young people, especially collage,  while this content has a harmful impact on the audience, because it tends to use dirty language, display images containing pornographic elements and bad behavior ini everyday life. The focus of this paper is to see whther there is an effect of Picky Picks Youtube content on the attitudes of Islamic Broadcasting Comunication students at UIN Imam Bonjol Padang class of 2016-2018. The research method in this study uses the type of explanative correlation research with a quantitative approach. This method connects or looks for cause and effect between two variables or more concepts (variabes) to be studied. The results showed that the influence of Picky Picks Youtube content had a major effect on the attitudes of KPI collage at UIN Imam Bonjol Padang generation of 2016-2018. This is shown from the significant (partial) cognitive, affective and conative values of 0.000 < 0.05, Meand free variables affect signifish indifferently to bound variables.


Keywords


Content; Youtube; Attitude Formation

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/amj-kpi.v13i01.3464
Abstract views : 108 times
PDF : 131 times

References


Ahmadi, D. a. (2007). Kekerasan di televisi: Perspektif kultivasi. Mediator: Jurnal Komunikasi 8.1, 91-102.

Alby, T. (2007). Web 2.0. Konzepte, Anwendungen, Technologien, 2.

Alifah, F. N. (2019). Pengembangan Strategi Pembelajaran Afektif. Tadrib 5.1, 68-86.

Azka, F. D. (2018). Kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial pada mahasiswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi 5.2, 201-210.

Cahyono, A. S. (2016). pengaruh media social terhadap perubahan sosial masyarakat indonesia. unita, 142.

Chandra, E. (2017). Youtube, citra media informasi interaktif atau media penyampaian aspirasi pribadi. Jurnal Muara Ilmu Sosial,

Humaniora, Dan Seni, 1(2), 406–417.

David, E. R. (2017). pengaruh Konten Vlog dalam Youtube terhadap pembentukan sikap mahasiswa komunikasi fakultas ilmu soisal dan poliitk universitas sam ratulangi. e-journal "Acta Diurna" Volume VI. No. 1. , 7.

Griffin. (2004). Komitmen Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Haenlein, A. M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media.

Hendriyani, H. (2017). Analisis Isi: Sebuah Pengantar Metodologi yang Mendalam dan Kaya dengan Contoh. Jurnal Komunikasi Indonesia, 63-65.

Kurniawan, H. (2020). Infografik Sejarah Dalam Media Sosial: Tren Pendidikan Sejarah Publik. Sejarah Dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya, 14(2), 1–13.

Leonita, E., & Jalinus, N. (2018). Peran media sosial dalam upaya promosi kesehatan: Tinjauan literatur. INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 18(2), 25–34.

Levy, P. (2010). New Media Teori dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.

Maarif, M. A. (2019). Internalisasi Nilai Multikulutural Dalam Mengembangkan Sikap Toleransi (Studi Di Di Pesantren Mahasiswa Universitas Islam Malang). Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 2.1, 164-189.

Morgan, M. (1984). Heavy television viewing and perceived quality of life. Journalism Quarterly 61.3 , 499-740.

Morissan. (2013). individu hingga massa. Jakarta: Kencana.

Morisson, d. (2013). Teori Komunikasi massa. makassar.

Muhson, A. (2006). Teknik analisis kuantitatif. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta, 183–196.

Potter, W. J. (2014). A critical analysis of cultivation theory. Journal of communication 64.6, 1015-1036.

Prastya, D. (2022, Februari Rabu). Jumlah Pengguna Media Sosial Indonesia Capai 191,4 Juta per 2022. hal. 1.

Rachmat, k. (2006). Teknik praktis riset Kounikasi. Jakarta: Prenadamedia.

Rachmat, K. (2006). Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Rijal, S. a. (2015). Hubungan antara sikap, kemandirian belajar, dan gaya belajar dengan hasil belajar kognitif siswa. Jurnal Bioedukatika, 15-20.

Sari, N. A., Bukhari, B., Usman, U., & Hamzah, P. K. (2019). Hubungan Motif dan Kepuasan Penggunaan Media Sosial Instagram di Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Angkatan 2014-2017. AL MUNIR: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 74–78.

Sabiruddin, S. (2019). Saring sebelum Sharing, Menangkal Berita Hoax, Radikalisme di Media Sosial. AL MUNIR: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 22–40.

Soliha, S. F. (2015). Tingkat ketergantungan pengguna media sosial dan kecemasan sosial. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1-10.

Sugiyono. (2006). metode penelitian bisnis. Bandung: Alfabeta.

Suharyat, Y. (2009). Hubungan antara sikap, minat dan perilaku manusia. Jurnal region 1.3, 1-19.

Vardiansyah, D. (2018). Kultivasi Media dan Peran Orangtua: Aktualisasi Teori Kultivasi dan Teori Peran dalam Situasi Kekinian. KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 15(1).

Vera, N. a. (2007). Kekerasan dalam Media Massa; Perspektif Kultivasi. Universitas Muhammadiah Malang.

Yuliati, N. (2005). Televisi dan Fenomena Kekerasan Perspektif Teori Kultivasi. Mediator: Jurnal Komunikasi 6.1, 159-166.

Yuliati, N. (2005). Televisi dan Fenomena Kekerasan Perspektif Teori Kultivasi. Mediator: Jurnal Komunikasi 6.1, 159-166.

Zuchdi, D. (1995). Pembentukan sikap. Cakrawala pendidikan 3.3.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional