KEMANDIRIAN PADA USIA LANJUT

Sintya Risfi, Hasneli Hasneli

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh usia lanjut yang memiliki kemandirian dalam dirinya, yang mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan membangun kembali kemandirian dalam dirinya, subjek dalam penelitian ini adalah usia lanjut yang memiliki kemandirian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran kemandirian pada usia lanjut dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian pada usia lanjut R. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 orang subjek primer dan 2 orang subjek sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Miles & Huberman.

Hasil penelitian terlihat dari gambaran kemandirian pada usia lanjut, dimana kemandirian emosional dapat dilihat bahwa dalam melakukan kegiatan sehari-hari subjek tidak mengeluh kepada orang lain mengenai kegiatan yang dilakukannya. Ketika subjek merasa sedih dan merasakan kekecewaan, ia tidak menceritakannya kepada orang lain, subjek hanya menceritakannya kepada keluarganya saja, kemandirian tingkah laku dapat dilihat bahwa dalam mengambil suatu keputusan subjek mempertimbangkan terlebih dahulu apa yang akan dilakukannya, apakah keputusan diambil baik atau tidak bagi dirinya. Ketika membuat keputusan subjek tidak pernah ragu dengan keputusan yang dibuatnya, seperti dalam mengambil keputusan kalau subjek akan tetap bekerja atau berjualan di pasar walaupun anak-anaknya sudah melarang, karena bagi subjek berjualan dengan mengikuti banyak kegiatan bisa membuat ia merasa bahagia, kemandirian nilai dapat dilihat bahwa dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapi, subjek tidak langsung menyelesaikannya sendiri, tetapi subjek mufakat terlebih dahulu dengan suami dan anaknya bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Subjek memiliki harapan untuk berhasil, dengan cara menerapka keyakinan bahwa ia akan berhasil dengan cara selalu berusaha.


Keywords


Kemandirian, Usia Lanjut

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/alqalb.v10i2.958
Abstract views : 1241 times
PDF : 2425 times

References


Arumsari, A, dkk. (2016). Perbedaan Tingkat Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orangtua pada Siswa Kelas IX SMP Islam Al-Abidin Surakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi Cadrajiwa. Vol 5. No 1. Juni 2016.

Chaplin, J. P. (2005). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Desmita. (2010). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Gunawan, Imam. (2014). Metode Penelitian Kualitatif.: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: salemba Humanika.

Hosnan, M. (2016). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Kiat Sukses Pendidikan Anak dalam Era Modren. Ghalia Indonesia: Bogor.

Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Inayah, N. V. (2017). Gamabaran tentang Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan Aktivitas Sehari-hari di Posbindu Desa Sindajawa Kabupaten Cirebon. Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Syarih Hidayatullah Jakarta.

Indriani, Yeniar. (2015). Gerontologi& Progeria. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurniati, S. (2013). Kemandirian Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Abdi Binjai. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.

Nauli, F, A, dkk. (2014). Hubungan Tingkat Depresi Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktifitas Sehari-Hari Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilan Hulu. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Volume 9, No.2. 2014.

Papalia, Diane E, et al. 2011. Human Development (Psikologi Perkembangan) Edisi KeSembilan. Jakarta: Kencana.

Rohaedi, S. Putri, T, S & Karimah, D, A. (2016). Tingkat Kemandirian Lansia Dalam Activities Daily Living Di Panti Sosial Tresna Werdha Senja Rawi. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia. Vol. 2. No. 1. Juli. 2016.

M. Quraish Shihab. (2002). Tafsir Al-Misbah: pesan, kesan dan keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.

Suardiman, P, S. (2011). Psikologi Usia Lanjut. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, T. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemandirian untuk Berwirausaha pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Vokasi. Vol 3. Nomor 3. November. 2013. Universitas Negeri Yogyakarta.

Wulandari, R. (2014). Gambaran Tingkat Kemandirian Lansia dalam Pemenuhan ADL (Activity Daily Living). Jurnal Ners dan Kebidanan Volume 1 No 2, Juli 2014.

Zakariya, A. (2009). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kemandirian Pada Lanjut Usia Di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia Margaguna Jakarta Selatan Tahun 2009. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ruang Jurnal,
Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama,
UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Mahmud Yunus No.6,Lubuk Lintah,
Kota Padang, Sumatra Barat
E-mail: jurnal-alqalb@uinib.ac.id

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.