PENERAPAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGATASI RENDAHNYA KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR

Siti Fatimah, Raudhatul Jannah, Dorisno Dorisno

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik Kelas V SDIT 2 Dar el Iman Padang. Hal ini terjadi karena peserta didik cenderung pasif dalam mengikuti proses pembelajaran. Dijelaskan lemahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dan kecenderungan menghafal rumus menyebabkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik kurang terlatih. Adapun solusi yang diberikan adalah dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving. Model Creative Problem Solving sangat berkaitan dengan HOTS dikarenakan salah satu kelebihan dari model ini yaitu dapat melatih peserta didik untuk mendesain suatu penemuan berpikir dan bertindak kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Creative Problem Solving dalam pembelajaran Matematika kelas V SDIT 2 Dar el Iman Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan Posttest Only Control Group. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SDIT 2 Dar el Iman Padang, dengan kelas V.A sebagai kelas kontrol dan kelas V.B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data untuk HOTS adalah tes. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan pengelolaan data menggunakan SPSS versi 26. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,045. Hal ini berarti lebih kecil dari 0,05 dengan Thitung 4,366 > Ttabel 0,320, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa HOTS peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik dibandingkan menggunakan model konvensional ekspositori dalam pembelajaran matematika.

Keywords


Model pembelajaran Creative Problem Solving, Higher Order Thinking Skills (HOTS) Matematika

Full Text:

PDF

References


Apino, E., & Retnawati, H. (2016). Creative problem solving to improve students’ higher order thinking skills in mathematics instructions. In Proceeding of 3rd International Conference on Research, Implementation and Education of Mathematics and Science, May (pp. 339–346).

Aprilia, I., Bayu, N., Widya, N., Bagus, R., & Lutfi, S. (2024). Implementasi pembelajaran berbasis HOTS dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 59–68.

Aspiatun, Ansori, Y. Z., & Rosidah, A. (2024). Pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving terhadap berpikir kreatif materi IPS siswa sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(5), 5955–5963.

Chiarun Nisa, N., & Pesantren Assyifa Sagalaherang, P. (2023). Pembelajaran matematika berorientasi higher order thinking skills, 4(3).

Damanik, A. S., & Handayani, R. (2023). Kemampuan literasi matematika siswa. OMEGA: Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika, 2(3).

Departemen Pendidikan Nasional. (2010). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kasir, I. (2013). Tafsir Ibnu Kasir (Juz 4, hlm. 358). Al-Gensindo.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Merdeka.

Kurniawan, A., dkk. (2022). Metode pembelajaran dalam SCL. Jakarta: Wiyata Bestari Samasta.

Mustafa, N. A., Priyanto, S., & Ratnawati, D. (2021). Relevansi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Vokasi Dewantara (JVD), 2(2), 65–78.

Oktavia Tiarawati, M. M., Putri, A. E., & Rohmah, M. N. (2023). Studi literatur: Pengaruh gaya pembelajaran berbasis pemecahan masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP materi IPA. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(15), 352–358.

Rismawati, dkk. (2022). Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pemecahan masalah matematika berbasis higher order thinking skills (HOTS), 6(2), 2134–.

Salamao, N., Anaperta, M., & Rahmi, A. (2025). Pengembangan e-modul fisika berbasis Creative Problem Solving berbantuan Flipbook Maker di SMAN 1 Siberut Utara. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 182–196.

Saputra, A., & Ovan. (2020). CAMI: Aplikasi uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian berbasis web. Cendekia Ahmar.

Sitoayu, L., dkk. (2020). Aplikasi SPSS untuk analisis data. Jawa Tengah: PT Nasya Expanding Management.

Supriyadi, S., Diana, H., Saputri, D. A., Satiyarti, R. B., & Novitasari, A. (2020). Pengembangan keterampilan berpikir kreatif peserta didik menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving disertai mind mapping. In Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan (Vol. 1, No. 1, pp. 88–94).

Syamsi, N. (2021). Pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V SDN 3 Tapa Bone Bolango. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar “Merdeka Belajar dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0”. Gorontalo, 25 November 2021. ISBN 978-623-98648-2-8.

Wansaubun, W. A. (2020). Upaya meningkatkan kreativitas dalam memecahkan masalah dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Chemistry Education Journal Arfak Chem, 3(2).

Wardani, R., & Suryanti, H. H. S. (2024). Analisis pandangan siswa terhadap pola interaksi guru dalam proses pembelajaran matematika di kelas VI SD Negeri Banaran 5 tahun 2022. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 474–477.




DOI: https://doi.org/10.15548/jcm.v7i2.13244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Siti Fatimah, Raudhatul Jannah, Dorisno Dorisno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.