Tasawuf dalam Tinjauan Esensial dan Eksistensial: Klasifikasi, Tokoh, dan Relevansinya di Era Modern

Nurhalimah rambe Fridina

Abstract


Tasawuf merupakan cabang ilmu dalam Islam yang secara khusus menekankan pada dimensi spiritualitas sebagai fondasi dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT demi mencapai kebahagiaan yang hakiki. Esensinya terletak pada pensucian jiwa (tazkiyatun nafs), pembentukan akhlak mulia, serta pencarian makrifatullah sebagai tujuan tertinggi kehidupan manusia. Dalam konteks eksistensial, tasawuf memiliki relevansi yang tinggi di tengah kehidupan modern yang kian dikuasai oleh nilai-nilai materialistik, karena ia memberikan keseimbangan antara dimensi lahiriah dan batiniah dalam menjalani agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam esensi dan eksistensi tasawuf melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap karya-karya klasik dan kontemporer yang membahas tasawuf dari berbagai perspektif. Pembahasan difokuskan pada pembagian tasawuf ke dalam tiga kategori utama—tasawuf akhlaqi, amali, dan falsafi—beserta tokoh-tokoh sentralnya yang memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan wacana spiritualitas Islam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tasawuf tidak hanya merupakan jalan spiritual individual, tetapi juga memiliki fungsi sosial sebagai jalan transformasi moral masyarakat. Dengan menelusuri ajaran tokoh-tokoh seperti Al-Ghazali, Rabiah al-Adawiyah, Ibn Arabi, dan Al-Jili, ditemukan bahwa tasawuf menawarkan paradigma kehidupan yang sarat akan nilai-nilai introspektif, cinta ilahi, dan pencapaian hakikat diri sejati (insan kamil). Maka, eksistensi tasawuf dalam kehidupan kontemporer perlu dihidupkan kembali sebagai bentuk resistensi terhadap krisis spiritual dan moral yang mengancam keseimbangan manusia modern

References


Audah Mannan, Esensi Tasawuf Akhlaki Di Era Modernisasi, Jurnal Aqidah-Ta Vol. Iv No. 01, 2018.

Asmaran AS, Pengantar Ilmu Tasawuf, Jakarta: PT. Raja Grafindo, 1994.

Abrar M. Dawud Faza , Tasawuf Falsafi, Jurnal Uinsu, 2016.

Leni Andariati , Aliran- Aliran Dalam Tasawuf , Fitua, Jurnal Studi Islam, 2020.

Harun Nasution, Falsafah dan Mistisisme dalam Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1990)

H. A. Rivay Siregar, Tasawuf Dari Sufisme Klasik ke Neo-Sufisme, (Cet. II; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002),

Ibrahim, Muhammd Zaki Abjadiyyah al-Tashawwuf al-Islam, terj. Abdul Syukur dan Rivai Usman, Tasawuf Salafi, (Cet. I; JAkarta: Hikmah, 2002).

Kalsum Ummu, Ilmu Tasawuf, (Cet. II; Makassar: Yayasan Fatiyah Makassar, 2002).

Nata, Abuddin Akhlak Tasawuf, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.

Suteja Ibnu, Pakar Tokoh-Tokoh Tasawuf Dan Ajarannya, Yogyakarta: 2013 Penerbit Deepublish (Grup Penerbitan Cv Budi Utama).

Samsul Munir Amin, Ilmu Tasawuf, Jakarta: Amzah, Imprint Bumi Aksara, 2012.

Saepullah,ِ“Tasawuf Sebagai Intisari Ajaran Islam Dan Relevansinya Terhadap Kehidupan Masyarakat Moderen,”ِTurast: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian 9, no. 2 (2021).




DOI: https://doi.org/10.15548/h.v19i1.12053

Refbacks

  • There are currently no refbacks.