Failed to fetch OJS Article Content. Peran Layanan Informasi dalam Menanggulangi Pelecehan Seksual Pada Anak di Bawah Umur | Susanti | Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian

Peran Layanan Informasi dalam Menanggulangi Pelecehan Seksual Pada Anak di Bawah Umur

Meri Susanti, Arifah Yenni Gustia

Abstract


The cases of child sexual abuse in Pariaman tend to increase from year to year. In 2017 and 2018 there were 14 and 9 cases of sexual violence in Pariaman, while in Padang Pariaman there were 29 and 32 cases. To overcome this case is by increasing public awareness through the implementation of information services to the community of Nagari Lareh Nan panjang, Kecamatan VII koto Sungai sariak, Kabupaten Padang Pariaman. This activity aims to increase public awareness by providing knowledge, as well as fostering the concern of families, neighbors and government for acts of sexual abuse in children. The strategy used is Community Based Research (CBR), by providing information through seminars, explanations and questions and answers about sexual abuse. The outcome of this activity is the creation of anti-child sexual abuse community that will pass on information in an effort to prevent and overcome cases of sexual abuse. As well as with follow-up from the government to make village regulations that can minimize and overcome the occurrence of cases.


Kasus pelecehan seksual terhadap anak di Pariaman Cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2017 dan 2018 kasus kekerasan seksual di Kota Pariaman ada sebanyak 14 dan 9 kasus, sedangkan di Kabupaten Padang Pariaman sejumlah 29 dan 32 kasus. Untuk mengatasi kasus ini, salah satunya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pelaksanaan layanan informasi kepada masyarakat Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan cara memberikan pengetahuan, serta menumbuhkan kepedulian keluarga, tetangga dan juga aparatur pemerintahan nagari terhadap tindakan pelecehan seksual pada anak. Strategi pendampingan yang digunakan bersifat Community Based Research (CBR), dengan pemberian informasi melalui kegiatan seminar, penjelasan serta tanya jawab tentang pelecehan seksual pada anak di bawah umur. Hasil dari kegiatan ini yaitu terbentuknya komunitas anti pelecehan seksual terhadap anak, yang akan meneruskan informasi dalam upaya pencegahan, dan penanggulangan terjadinya kasus pelecehan seksual kepada anak di bawah umur. Serta dengan tindak lanjut dari aparatur pemerintahan nagari untuk membuat peraturan nagari yang dapat meminimalkan dan mengatasi terjadinya kasus.

Keywords


Awareness, Information Services, Child Sexual Abuse

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/turast.v11i1.5884
Abstract views : 767 times
PDF : 428 times

References


Beatrice Tayo, A., & O Olawuyi, D. B. (2016). Journal of Education and Practice www.iiste.org ISSN (Vol. 7, Issue 13). Online. www.iiste.org

BPS. (2016). Sumatra Barat, Provinsi dengan Kejahatan Asusila Tertinggi di Indonesia. Https://Databoks.Katadata.Co.Id. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/12/22/sumatera-barat-provinsi-dengan-kejahatan-asusila-tertinggi-di-indonesia

Ferdina, V. (2019). Penegakkan Hukum Terhadap Pelecehan Seksual Melalui Teknologi Informasi (Cyber) Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Jurnal Panorama Hukum, 4(2), 89–101. https://doi.org/10.21067/jph.v4i2.2732

Firman, F., & Syahniar, S. (2015). Pencegahan Pelecehan Seksual Remaja Melalui Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching And Learning Di Sekolah Menengah Atas (SMA). Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(April), 49–58.

Hanafi, M. (2015). Community Based Research. LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya.

https://pariamankota.go.id/. (2022). 51 Kasus Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Pariaman Dapat Diselesaikan Dengan Baik.

Mashuril Anwar, M. A., Eko Rahardjo, E. R., Firganefi, F., Maya Shafira, M. S., Rini Fathonah, R. F., & Dona Raisa Monica, D. R. M. (2020). F Fgd Dan Edukasi Tentang Upaya Pencegahan Terhadap Kekerasan Seksual Dalam Rumah Tangga. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 198–204. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.3271

Mitchell. K.J., Ybarra, M.l. Korchmaros, J. . (2014). Sexual harassment among adolescents of different sexual orientations and gender identities. Journal Child Abuse and Neglect, 35(2), 280-295. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2013.09.008

Noviana, I. (2015). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak dan Penanganannya, Ivo Noviana. Sosio Informa, 01(01), 13–28.

Okoroafor, N. C. (2012). Primary Prevention Knowledge of Parents and Teachers of Nursery and Play Group on Childhood Sexual Abuse. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 1(2), 73–78. https://doi.org/10.11591/ijere.v1i2.1664

Probosiwi, R., & Bahransyaf, D. (2015). Pedofilia Dan Kekerasan Seksual: Masalah Dan Perlindungan Terhadap Anak [Pedophilia and Sexual Violence: Problems and Child Protectioon]. Sosio Informa, 01(01), 29–40.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Meri Susanti, Arifah Yenni Gustia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Editorial Office
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Copyright©. Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM), Gedung Rektorat Lantai I
Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang - All rights reserved
Email: turast@uinib.ac.id