Hukum keluarga Islam di Singapura

Imam Maliki, Ali Trigiyatno, Anton Agung Wibowo

Abstract


Hukum keluarga Islam di Singapura diatur dalam Administration of Muslim Law Act (AMLA), yang memberikan dasar hukum bagi komunitas Muslim dalam mengelola urusan keluarga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. AMLA mengatur berbagai aspek kehidupan keluarga, termasuk pernikahan, perceraian, nafkah, pembagian harta sepencarian, dan perwalian anak. Implementasi hukum keluarga Islam di Singapura dilakukan oleh Mahkamah Syariah, yang memiliki yurisdiksi eksklusif atas perkara keluarga Muslim, sementara keputusan Mahkamah Syariah dapat diawasi oleh Pengadilan Tinggi jika diperlukan. Sebagai negara multikultural dengan sistem hukum sekuler, Singapura memberikan perhatian khusus pada kebutuhan komunitas Muslim melalui legislasi yang inklusif, tetapi tetap menjaga harmoni antar kelompok agama. AMLA memadukan prinsip-prinsip hukum Islam tradisional, khususnya mazhab Syafi’i, dengan mekanisme hukum modern untuk memastikan efisiensi dan relevansi dengan konteks lokal. Selain itu, terdapat mekanisme mediasi dan dukungan dari Registry of Muslim Marriages (ROMM) untuk menyelesaikan konflik keluarga secara damai sebelum dibawa ke pengadilan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau struktur dan implementasi hukum keluarga Islam di Singapura, termasuk tantangan yang dihadapi dalam menjembatani prinsip syariah dengan sistem hukum sekuler. Studi ini menunjukkan bahwa model hukum keluarga Islam di Singapura mencerminkan pendekatan pragmatis dalam mengakomodasi kebutuhan komunitas Muslim sambil tetap menjunjung supremasi hukum nasional.

Keywords


Hukum Keluarga, Singapura

References


Ahmad Ibrahim. The Administration of Muslim Law in Singapore. Singapore: Malayan Law Journal Pte. Ltd., 1965.

Ahmad Ibrahim. Family Law in Malaysia and Singapore. Kuala Lumpur: Malayan Law Journal, 1984.

Ali, Zainuddin. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2017.

An-Na'im, Abdullahi Ahmed. Islamic Family Law in a Changing World. London: Zed Books, 2002.

Black, Ann, Hossein Esmaeili, dan Nadirsyah Hosen. Modern Perspectives on Islamic Law. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, 2013.

Coulson, Noel J. A History of Islamic Law. Edinburgh: Edinburgh University Press, 1964.

Departemen Agama Republik Indonesia. Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, 2001.

Hooker, M.B. Islamic Law in South-East Asia. Singapore: Oxford University Press, 1984.

Hooker, M.B. Indonesian Islam: Social Change Through Contemporary Fatawa. Honolulu: University of Hawaii Press, 2003.

Lukito, Ratno. Tradisi Hukum Indonesia. Yogyakarta: Teras, 2008.

Mahmood Zuhdi Abdul Majid. Pengantar Undang-Undang Islam di Malaysia. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 1997.

Mudzhar, M. Atho. Membaca Gelombang Ijtihad: Antara Tradisi dan Liberasi. Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1998.

Administration of Muslim Law Act (AMLA). (2020 Rev. Ed.). Chapter 3. Singapore Statutes.

Hooker, M. B. (1984). Islamic Law in South-East Asia. Singapore: Oxford University Press.

Ibrahim, Ahmad. (1984). Family Law in Malaysia and Singapore. Kuala Lumpur: Malayan Law Journal.

Kamali, Mohammad Hashim. (2008). Shari'ah Law: An Introduction. Oxford: Oneworld Publications.

Women's Charter (Cap. 353). (2020 Rev. Ed.). Singapore Statutes.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Imam Maliki, Ali Trigiyatno, Anton Agung Wibowo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.