Fatherless Secara Sosial Dan Relevansinya Dengan Qiwamah
Abstract
Artikel ini mengkaji fenomena fatherless secara sosial serta relevansinya dengan konsep qiwamah dalam hukum keluarga Islam. Penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara norma hukum keluarga yang menempatkan ayah sebagai penanggung jawab nafkah, perlindungan, dan pendidikan, dengan realitas empirik di mana banyak ayah tidak menjalankan fungsi emosional dan sosialnya. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini memadukan perspektif psikologis, sosiologis, dan yuridis untuk menelaah bagaimana melemahnya peran ayah berdampak pada kerentanan emosional, perilaku menyimpang, prestasi akademik, dan ketahanan keluarga. Temuan menunjukkan bahwa fatherless bukan sekadar absennya figur ayah, tetapi kegagalan struktur qiwamah berjalan sebagaimana tujuan syariah. Konsep qiwamah terbukti bukan bentuk dominasi, melainkan kepemimpinan etis yang menuntut kedekatan emosional dan pengasuhan. Studi ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Qiwamah melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah diperlukan untuk merespons krisis peran ayah kontemporer dan mengembalikan ayah sebagai pilar pembentukan moral, emosional, dan ketahanan keluarga.
Keywords
Full Text:
UntitledReferences
Abou-Bakr, O. (t.t.). The Interpretive Legacy of Qiwamah as an Exegetical Construct.
Afriliani, A. T. N., Adriany, V., & Yulindrasari, H. (2021). PERAN AYAH DALAM PENGASUHAN: STUDI PADA KELUARGA PEKERJA MIGRAN PEREMPUAN (PMP) DI KABUPATEN SUKABUMI. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(2), 164–175. https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.2.164
Ahmad, N., & Rasheed, M. A. (2018). Al-Shajarah: Journal of the International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC-IIUM). Al-Shajarah Journal of the International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC), 23(1), 169–181. https://doi.org/10.31436/shajarah.v23i1.663
Aisyah, S., & Hidayah, A. (2023). The Concept of Qiwamah and Its Implications for Gender Justice in Islamic Family Law in Indonesia. An-Nisa Journal of Gender Studies, 16(2), 251–268. https://doi.org/10.35719/annisa.v16i2.181
Amodia-Bidakowska, A., Laverty, C., & Ramchandani, P. G. (2020). Father-child play: A systematic review of its frequency, characteristics and potential impact on children’s development. Developmental Review, 57, 100924. https://doi.org/10.1016/j.dr.2020.100924
Ariyadri, A. (2021). Konsep Pemeliharaan Anak Yatim Perspektif Al-Qur’an. Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 1(1), 27–42. https://doi.org/10.58404/uq.v1i1.11
Asrori, K. (2024). TRANSFORMASI QIWAMAH DALAM KONTEKS EKONOMI (KETIKA ISTRI MENJADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA). Familia: Jurnal Hukum Keluarga, 5(2), 153–178. https://doi.org/10.24239/familia.v5i2.232
Aulia, A. P., Santoso, M. B., & Apsari, N. C. (2024). PERSEPSI PERNIKAHAN PADA PEREMPUAN DEWASA MUDA SEBAGAI IMPLIKASI DARI FENOMENA FATHERLESS. Share : Social Work Journal, 14(2), 173–185. https://doi.org/10.24198/share.v14i2.60567
Aulia, F. O., Fauzi, A., Fauzanahya, A. A., & Ashari, M. R. (2024a). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): FENOMENA FATHERLESS DAN DAMPAKNYA YANG MENJADI SALAH SATU FAKTOR KEGAGALAN DALAM KEBERLANGSUNGAN KEHIDUPAN ANAK. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 2(1). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnpnf/article/view/26357
Aulia, F. O., Fauzi, A., Fauzanahya, A. A., & Ashari, M. R. (2024b). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): FENOMENA FATHERLESS DAN DAMPAKNYA YANG MENJADI SALAH SATU FAKTOR KEGAGALAN DALAM KEBERLANGSUNGAN KEHIDUPAN ANAK. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 2(1). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnpnf/article/view/26357
Ayuningrum, D. (2019). Hubungan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak dengan Kemandirian. Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan, 1(1), 59–73. https://doi.org/10.23960/jiip.v1i1.18019
Dannisworo*, C. A., & Amalia, F. (2019). Psychological Well-Being, Gender Ideology, dan Waktu sebagai Prediktor Keterlibatan Ayah. Jurnal Psikologi, 46(3), 241–260. https://doi.org/10.22146/jpsi.35192
Fenomena Fatherless dan Pentingnya Peran Ayah dalam Pertumbuhan Anak. (t.t.). NU Online. Diambil 15 November 2025, dari https://nu.or.id/syariah/fenomena-fatherless-dan-pentingnya-peran-ayah-dalam-pertumbuhan-anak-MO1e5
Fithrotin, F., Diyanah, L., & Nihlah, W. (2023). Adopsi Anak Dalam Perspektif Al-Qur’an Surah Al-Ahzab Ayat 5: (Kajian Tafsir Maqashidi). Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 6(1), 105–120. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v6i1.1749
Hardianita, S. L., Rini, A. P., & Pratitis, N. (2024). Penerimaan Diri Dan Dukungan Sosial dengan Kebahagiaan pada Perempuan Dewasa Awal Fatherless. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i1.10421
Hashem, M. E. (2017). The Concept of Qiwamah, Guardianship, of Men over Women in the Qur’ān (4:34) with Special Reference to Selected Classical and Modern Exegeses. Bulletin of The Faculty of Languages & Translation, 12(2), 63–132. https://doi.org/10.21608/bflt.2017.434378
Hidayat, A., Selina, R., & Kuswanto, K. (2025). The Subjectivity of Early Childhood on the Loss of a Father: A Phenomenology of Self-Confidence and Prophetic Character. PAUDIA, 722–742. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i3.2012
Indonesia, B. P. S. (t.t.). Statistik Indonesia 2022. Diambil 15 November 2025, dari https://www.bps.go.id/id/publication/2022/02/25/0a2afea4fab72a5d052cb315/statistik-indonesia-2022.html
Lubis, S. (2022). Pandemi dan Era Digital: Peran Ayah terhadap Kebutuhan Pendidikan dan Psikologis Anak. Alhamra Jurnal Studi Islam, 1–9. https://doi.org/10.30595/ajsi.v3i1.11820
Ningsih, C. E. Y., & Nuraini, N. (2025). Analisis gambaran self-esteem pada siswa sekolah menengah atas yang mengalami fatherless. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 314–326. https://doi.org/10.29210/1202525944
Nuroniyah, W. (2022). KONSEP QIWAMAH DAN FENOMENA PEREMPUAN KEPALA KELUARGA. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 4(1), 113–135. https://doi.org/10.24235/equalita.v4i1.10900
Rachmaniar, A., Nabila, S., Thahir, M., & Yusup, F. M. (2025). Pengaruh Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan (Father Involvement) Terhadap Kepribadian Anak: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 3324–3330. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1915
Rustandi, R., & Hanifah, H. (2024). Representasi Pola Komunikasi Fatherhood dalam Kisah Al-Qur’an. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 4(2), 101. https://doi.org/10.15575/azzahra.v4i2.30137
Sengkey, M. M., Sinaulan, N. L., Manggo, L. A., Mokoginta, N. E., & Poluakan, C. N. (2025). Dampak Ketidakhadiran Ayah Terhadap Perkembangan Emosi Remaja: Tinjauan Literatur: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 4949–4952. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1166
Sintamaharani, D., Nuriyyatiningrum, N. A. H., & Ikhrom, I. (2025). Pengalaman Ketergantungan Emosional Terhadap Pasangan pada Perempuan yang Mengalami Fatherless. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 11–23. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4252
Stewart, E. K., Olino, T. M., Stanton, K., Klein, D. N., & Hayden, E. P. (2025). Factor Structure of the Self- and Informant-Report Versions of the Parenting Styles and Dimensions Questionnaire. Assessment, 10731911251363539. https://doi.org/10.1177/10731911251363539
Tahir, R. D., Fatimah, J. M., & Kahar, K. (t.t.). Interaksi Simbolik dalam Perbedaan Konsep Diri pada Anak yang Tidak Memiliki Figur Ayah (Fatherless) | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. Diambil 15 November 2025, dari https://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/4468
Wahyudi, S., Nurbayani, S., & Abdullah, M. N. A. (2024). Father-Hunger: Dampak Fatherless Pada Perempuan Dewasa Awal Dalam Aspek Hubungan Romantis. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(2), 160–172. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i2.14463
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Sovia Elmina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.png)