Transformation of Religious Moderation Awareness among Padang State University Students through Field Study–Based Experiential Learning

Rido Putra, Cici Nopriza, Firly Nazilah Putri, Feni Yulianti, Viona Dwi Wulandari

Abstract


This study aims to examine the transformation of religious moderation awareness among Islamic Religious Education students at Padang State University (UNP) through the implementation of field study-based learning experiences at Multi-Religious Houses of Worship in Padang City. This study uses a qualitative approach with a phenomenological research type. Data collection was carried out through participant observation, in-depth interviews, documentation, and open-ended questionnaires as supporting instruments. The results of the study indicate: First, deconstructing prejudice through experiential learning has proven effective in deconstructing religious stereotypes attached to students due to their past social constructions. Through direct involvement and interaction with different religious communities, an inclusive religious paradigm is born, where students realize that diversity is not a threat, but rather a reality that must be managed moderately without obscuring the identity of each individual's beliefs. Second, the transformation of students' understanding from theoretical knowledge to existential awareness in religious moderation can be achieved effectively through the field study method. Third, the field study serves as a structured pedagogical process to strengthen cross-cultural and religious literacy and increase religious moderation among students. Theoretically, these findings strengthen and enrich Kolb's experiential learning and Mezirow's transformative learning models in the context of religious moderation education, by demonstrating that the transformation of students' religious awareness proceeds through systematic stages, starting from cognitive disorientation, critical reflection, and finally a permanent change in perspective. These theoretical implications emphasize the importance of integrating direct field experience as a core component in designing religious moderation curricula in higher education, not merely as a complement to theoretical learning in the classroom. The results of this study are expected to contribute to suppressing the trend of religious intolerance in Indonesia through the development of a multicultural experiential education model.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kesadaran moderasi beragama pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Negeri Padang (UNP) melalui penerapan pengalaman belajar berbasis studi lapangan ke Rumah Ibadah Multi-Agama di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta angket terbuka sebagai instrumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan. Pertama, dekonstruksi prasangka melalui experiential learning terbukti efektif dalam mendekonstruksi stereotip keagamaan yang melekat pada mahasiswa akibat konstruksi sosial masa lalunya. Melalui keterlibatan dan interaksi langsung dengan komunitas agama yang berbeda, melahirkan paradigma keberagamaan yang inklusif, di mana mahasiswa menyadari bahwa keberagaman bukanlah ancaman, melainkan realitas yang harus dikelola secara moderat tanpa perlu mengaburkan identitas keyakinan masing-masing. Kedua, Transformasi pemahaman mahasiswa dari pengetahuan teoretis menuju kesadaran eksistensial dalam moderasi beragama dapat dicapai secara efektif melalui metode studi lapangan. Ketiga, studi lapangan berfungsi sebagai proses pedagogis yang terstruktur untuk memperkuat literasi lintas budaya dan agama serta meningkatkan moderasi beragama di kalangan mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini memperkuat sekaligus memperkaya model experiential learning Kolb dan transformative learning Mezirow dalam konteks pendidikan moderasi beragama, dengan menunjukkan bahwa transformasi kesadaran keagamaan mahasiswa berlangsung melalui tahapan secara sistematis, mulai dari disorientasi kognitif, refleksi kritis, hingga perubahan perspektif yang menetap. Implikasi teoritis ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pengalaman lapangan langsung sebagai komponen inti dalam desain kurikulum moderasi beragama di perguruan tinggi, bukan sekadar pelengkap dari pembelajaran teoretis di kelas. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam menekan tren intoleransi beragama di Indonesia melalui pengembangan model pendidikan berbasis pengalaman multikultural.

Keywords


Religious Moderation; Transformation of Consciousness; Field Study; Learning Experience; UNP Students

Full Text:

PDF

References


bdullah Munir, Aisyahnur Nasution, Abd. Amri Siregar, A., Julia, Asniti Karni, Hadisanjaya, Herawati, I. Kurniawan. Z., Kurniawan, Marah Halim, Mirin Ajib, Saifudin Zuhri, T., & Haryanto, Yuli Partiana, Z. N. (2020). LITERASI MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA.

Admin. (2023, September 18). Kepala BNPT RI: Waspadai Radikalisasi Online Menyasar Remaja, Anak dan Perempuan. Https://Www.Bnpt.Go.Id/Kepala-Bnpt-Ri-Waspadai-Radikalisasi-Online-Menyasar-Remaja-Anak-Dan-Perempuan.

Agustia, Z., Tsuraya, S. F., & Miftahurrizki, H. (2024). PENGUATAN MODERASI BERAGAMA MELALUI INTERFAITH DIALOGUE BERBASIS CANGKRUKAN DAN FILANTROPI PRODUKTIF DI DUSUN SODONG KABUPATEN PONOROGO. Jurnal Penelitian Islam, 18(1), 176–191.

Ahmad, T. (2018). Paradigma Baru Pendidikan Tinggi dan Makna Kuliah Bagi Mahasiswa. 10(1), 34–52.

Akbar, A. Al. (2025). Analisis pengalaman kemampuan pedagogi dalam praktik pengalaman lapangan dan kampus mengajar mahasiswa pai.

Akbar, I. (2025). Relevansi Dan Implementasi Teori Experiential Learning Kolb Dalam Konteks Pendidikan Kontemporer. 1, 73–82.

Akmal, N. D. K. (2026). PENGARUH KESADARAN MULTIKULTURAL TERHADAP SIKAP INTOLERANSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PPKN UNIVERSITAS LAMPUNG.

Al-Mujtahid, N. M., Alfikri, M., & Sumanti, S. T. (2022). Penguatan Harmoni Sosial Melalui Moderasi Beragama dalam Surah Al-Kafirun Perspektif Komunikasi Pembangunan (Analisis UINSU “Kampus Moderasi Beragama”). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(01), 531–544. https://doi.org/https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2042

Angye Mareta, Azmi Fitrisia, S. F. (2024). BERPIKIR TEORITIS DALAM ILMU PENGETAHUAN: FONDASI TEORI ILMIAH DAN IMPLIKASINYA. 4(4), 227–234. https://doi.org/10.53866/jimi.v4i4.619

Azzah, A. S. (2025a). Pengaruh Penerapan Nilai Moderasi Beragama Pada Mahasiswa Terhadap Eksitensi Kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Azzah, A. S. (2025b). Pengaruh Penerapan Nilai Moderasi Beragama Pada Mahasiswa Terhadap Eksitensi Kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Baroka, A. R. P. (2025). Pemahaman Dan Sikap Toleransi Beragama Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri Curup.

“Bhinneka Tunggal Ika” merupakan semboyan Negara Kesatuan Republik. (n.d.). Retrieved https://pusaka.dpr.go.id

Deatri. (2025). Analisis pemahaman dan penerapan moderasi beragama pada mahasiswa program studi pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di iain curup.

Fahmi Mandala Putra, M. F. (2024). Integrasi Nilai-Nilai Moderasi Dan Toleransi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Gustini, N. (2017). Empati Kultural Pada Mahasiswa. 17–35.

Hadi, Fa. (2024). INKLUSIFISME TAFSIR KEMENTERIAN AGAMA RI (Telaah Batasan Toleransi dalam Tafsir Tematik Moderasi Beragama).

Halbert Chaniago. (2025, July 28). Kasus perusakan rumah doa umat Kristen di Padang, dua anak luka dan sembilan orang ditahan.

Hanani, S., & Nelmaya, N. (2020). Penguatan Moderasi Beragama untuk Mengatasi Intolerasi di Kalangan Intelektual Kampus. Kontekstualita, 35(02), 91–102. https://doi.org/https://doi.org/10.30631/35.02.91-102

Harefa, A., Mendrofa, W. J., Giawa, K., Zega, J. L., Zendrato, O., & Zebua, R. R. (2025). Persepsi mahasiswa terhadap pentingnya pendidikan moral di perguruan tinggi. 02, 29–34.

Huda, M. T. (2021). Pengarusutamaan Moderasi Beragama; Strategi Tantangan dan Peluang FKUB Jawa Timur. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 32(2), 283–300.

Kahar, A., Sari, H., Daulay, I. R., Chaniago, M. F., Nazwa, G. S., & Delviani, W. (2026). Internalisasi Moderasi Beragama Melalui Pembelajaran Lapangan : Studi Pengalaman Mahasiswa Pada Pameran Matakin Di Medan. 10(1), 734–746.

Khoiril. (2022a). Hubungan Religiusitas Dan Prasangka Sosial Dengan Sikap Toleransi Pada Mahasiswa Bersuku Lampung.

Khoiril. (2022b). Hubungan Religiusitas Dan Prasangka Sosial Dengan Sikap Toleransi Pada Mahasiswa Bersuku Lampung.

Kurniawan, M. A., & Kuswanto, R. T. (2026). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa peserta didik sebagai bekal hidup dalam masyarakat yang plural dan multikultural . Dalam sarana transfer pengetahuan keagamaan , 1 teta. SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(2), 17–29.

Lestari, Y. T., Anisa, N., Amrullah, A. T., Salabi, A. S., Islam, U., Sultan, N., Muhammad, A., Samarinda, I., Kalimantan, I. T., Agama, I., & Negeri, I. (2024). Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Fakultas Syariah UINSI Samarinda : Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia . Sebagai negara dengan konflik dan menjaga kerukunan antarumat beragama . Samarinda. Ibrah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 63–72.

Marcindra, F. W., Romdlon, N., & Adi, M. (2024). Transformasi Etika Komunikasi Mahasiswa Terhadap Dosen di Era Pesan Teks Digital. Konferensi Media Dan Komunikasi, 1(1), 60–71.

Maryam, E. W. (2019). PSIKOLOGI SOSIAL Penerapan Dalam Permasalahan Sosial.

Masyhur, L. S., Hermanto, B., Palawa, A. H., Ansor, M., & Amin, M. Al. (2024). Penguatan Moderasi Beragama Guru Dan Penyuluh Agama Islam Riau Melalui Workshop Virtual Literasi Keagamaan Lintas Budaya. Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 78–87. https://doi.org/10.59458/jwl.v4i2.83

Maulana, Muh. (2025). ANALISIS KONSTRUKSI SOSIAL MAHASISWA BEDA BUDAYA DALAM MENJALIN PERTEMANAN DI KOTA MAKASSAR = Analysis Of Social Construction Of Intercultural Students In Making Friends In Makassar City. 1–16.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Anlaysis: A Method Sourcebook. 112.

Miskari, R., & Nurhasanah, S. R. (2025). Peran Psikologi Pendidikan dalam Mencegah Polarisasi Sikap Keagamaan di Lingkungan Sekolah. 1, 41–51.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: P, 330–332.

Munsarida, & Lubis, A. K. (2024). Pendampingan Organisasi Mahasiswa Lintas Agama di Kota Jambi dalam Membangun Kerukunan Masyarakat. DILIGENTE: Jurnal Advokasi Dan Pengabdian, 1(1), 5–13.

Mushofa, M., Hermina, D., & Huda, N. (2024). Memahami Populasi dan Sampel: Pilar Utama dalam Penelitian Kuantitatif. Jurnal Syntax Admiration, 5(12), 5937–5948. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i12.1992

Nasir, A., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. 3, 4445–4451.

Nasrudin, E., Anwar, S., & Islamy, M. R. F. (2024). Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa melalui Kegiatan Tutorial Keagamaan di Perguruan Tinggi Umum. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 10(2), 155–170. https://doi.org/10.18784/smart.v10i2.2504

Nasution, R. K., Zubaidah, Sanif, S. A., & Rahmadani. (2025). Menggali Moderasi Beragama sebagai Pilar Keadilan: Studi Kasus Pendidikan Etika pada Mahasiswa Pascasarjana UIN Malang. Tasqif: Journal of Islamic Pedagogy, 2(1), 1–12.

Putri, F. N., & Putra, R. (2025). Implementation of Values of Tolerance Between Religions at SMA Negeri 1 Padang. LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities, 4(2), 367–372. https://doi.org/10.56910/literacy.v4i2.2312

Ramadhan, S. A. (2025). MODERASI ISLAM : MEMBENTUK IDEALITAS PEMAHAMAN KEAGAMAAN ANTAR SESAMA UMAT ISLAM DALAM DUNIA PENDIDIKAN. 4(4), 1–21.

Ramdhan, T. W., Saifuddin, & Arifin, Z. (2025). PENDIDIKAN AGAMA MULTIKULTURAL : Membangun Toleransi dan Harmoni dalam Keberagaman.

RI, K. A. (2019). Moderasi Beragama.

Romli. (2023). Dekonstruksi Konsep Moderasi Beragama Dalam Proses Pembelajaran. 1, 21–29. https://doi.org/10.32923/edois.v1i01.3308

Saputra, E. E. (2025). Relevansi Filsafat Eksistensialisme dalam Kehidupan Modern. 1(3), 118–129.

Saumantri, T. (2023). EKSPLORASI MAKNA MODERASI BERAGAMA DI KOTA SUKABUMI: SUATU PENDEKATAN FENOMENOLOGIS. https://doi.org/10.24952/tazkir.v9i2.8707

Shutadi, A. A., Soepropto, A., Julfi, A., & Silamat, E. (2025). Mengelola Konflik dalam Organisasi: Teknik, Strategi, dan Aplikasi. Jambi, PT Nawala Gama Education.

Siaran Pers SETARA Institute. (n.d.).

Sigit Priatmoko, N. I. D. (2020). RELEVANSI KAMPUS MERDEKA TERHADAP KOMPETENSI GURU ERA 4.0 DALAM PERSPEKTIF EXPERIENTIAL LEARNING THEORY. 4, 1–15.

Sukmayadi, Q. M. A., Sardin, S., & Utami, N. F. (2023). Generasi Z dalam Komunitas Keagamaan: Potensi Intoleransi Beragama melalui Budaya Eksklusif dalam Memahami Agama. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 10(1), 1. https://doi.org/10.22146/jps.v10i1.81066

Suryanto, D. (2023a). INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA PADA KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI KOTA DUMAI.

Suryanto, D. (2023b). Internalisasi Nilai moderasi beragama pada Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Kota Dumai. In Disertasi.

Suyitno. (2018). Metode Penelitian Kualitatif: Konsep, Prinsip, dan Operasionalnya. In Akademia Pustaka.

Teguh Agum Pratama, N. H. (2024). POLA IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KONTEKS HETEROGENITAS AGAMA (ANALISIS DESA NAMO BINTANG DI KECAMATAN PANCUR BATU). 105–126.

Togatorop, M. (2025). MEMBONGKAR PRASANGKA SEBAGAI LANGKAH INTEGRASI SOSIAL DALAM KONFLIK BERAGAMA. 1, 34–51.

Umami, M. (2022). PEMBELAJARAN PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) BERBASIS SOCIOSCIENTIFIC ISSUES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAMBIL KEPUTUSAN PADA MAHASISWA.

Yendra, D. (2025). Membangun Karakter Siswa melalui Pembelajaran Sosial Emosional Berbasis Experiential Learning. 3(4), 118–123.

Yudha, A. S. (2025). Komparasi Contextual Learning dan Experiental Learning dalam Proses Pembelajaran. 1(1), 32–39.

Yusuf Hanafi, Andy Hadiyanto, A. A., M. Munir, Wawan Hermawan, W. Q. S., Rudi Muhamad Barnansyah, Saepul Anwar, Y. P., & Yani, M. T. (2022a). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam perkuliahan pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi umum.

Yusuf Hanafi, Andy Hadiyanto, A. A., M. Munir, Wawan Hermawan, W. Q. S., Rudi Muhamad Barnansyah, Saepul Anwar, Y. P., & Yani, M. T. (2022b). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam perkuliahan pendidikan agama Islam pada perguruan tinggi umum.

Interview with Aqil, May 25, 2026

Interview with Miftah, May 25, 2026

Interview with Sukma, May 28, 2026

Interview with Fita, May 30, 2026

Interview with Ulil, May 30, 2026

Interview with Ninda, June 6, 2026




DOI: https://doi.org/10.15548/al-adyan.v7i1.14297

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Rido Putra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Departement Religious Studies of The Faculty Ushuluddin and Religious Studies State Islamic University Imam Bonjol Padang
Kampus III Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Kode pos 25171
E-mail: [email protected]


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.