Terapi Ibadah sebagia Upaya Preventif dalam Mengatasi Kegersangan Spiritual remaja : Fenomena Bunuh diri di Indonesia

Muhyatun Muhyatun

Abstract


Bunuh diri merupakan hal yang tidak bisa kita hindari dari kehidupan masyarakat, mengingat semakin banyaknya teknan social di masyarakat itu sendiri terutama ndi kalangan remaja yang masih membuetuhkan bimbingan orang tua dalm masa perkembangan dan pertumbuhnnya. Semkain hari kasus bunuh dir di Indonesia semakin meningkat terutama di kalangan remaja. Dalam islam bunuh dri merupakan hal ynag sangat di larang haram hukumnya bahkan sangat di benci oleh allah SWT. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan ibadah terapi ibadah dapat mengurangi risiko bunuh diri pada remaja, dengan menggunakan metode library reaserch pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literature. Literature yang diteliti tidak terbatas pada buku-buku tetapi juga dapat berupa bahan-bahan dokumentasi, majalah, jurnal dan surat kabar.hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi ibadahseperti shlat, puasa, zikir, sedekah, membaca Al-quran cukup efektif dalam mengatasi fenomena bunuh diri karena dengan ibadah kita dapat menenangkan hati dan jiwa dan terhindar dari perilkau yang negative seperti bunuh diri. 

 

Keywords: Ibadah, Bunuh Diri, Remaja 


Keywords


Keywords: Ibadah, Bunuh Diri, Remaja

Full Text:

PDF

References


Abdullah, A. (2019). Perkembangan sosio-emosional pada masa remaja. VIII, 417–429.

Achmad. (2012). Manhaj Abd. Muin Salim dan Penerapannya Dalam Menafsirkan Surah Al-Fatihah. Al-Daulah, 1(1), 16–32.

Ahmad, S. F., & Ratnasari, Y. (2022). Efektivitas Interpersonal Psychotherapy (Ipt) Untuk Mengatasi Suicidal Behavior Pada Remaja Dengan Permasalahan Pola Komunikasi Keluarga. Jurnal EMPATI, 11(6), 402–413. https://doi.org/10.14710/empati.0.36830

Akhmadi, A. (2016). Problema Psikologis Masyarakat Islamic Counselling Approach on Solving. Jurnal Diklat Keagamaan, 10(4), 375–385.

Alang, S. (2020). Manajemen Terapi Islam dan Prosedur Pelayanannya. Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 77–86.

Anggadewi, B. E. T. (2020). Dampak Psikologis Trauma Masa Kanak-kanak pada Remaja. Journal of Counseling and Personal Development, 2(2), 1–7.

Ashari, Wahyuni, N. S., & Agustriono, L. (2023). Bunuh Diri Remaja Perspektif Psikologi Dan Hukum Islam. Jurnal Hukum: Muadalah, 28–50. https://www.bbc.com/indonesia/articles/ce9zm56z8v6o.

Baqiah, Z., Gojali, M., & Naan. (2020). PENGARUH AMALIAH ZIKIR TERHADAP TINGKAT KETENANGAN HATI JAMAAH IBU-IBU PENGAJIAN (Penelitian di Masjid Al-Barokah Cibiru Kota Bandung). Syifa Al-Qulub, 4(2), 27–33.

Biroli, A. (2018). Bunuh Diri Dalam Perspektif Sosiologi. Simulacra: Jurnal Sosiologi, 1(2), 213–223. https://doi.org/10.21107/sml.v1i2.4996

Chodijah, S. (2017). Konsep shalat tahajud melalui pendekatan psikoterapi hubungannya dengan psikologi kesehatan. Laboratorium Penelitian Dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, 417–442. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/2323

Damayanti, A. Y., Zahro, R. K., & Sari, F. K. (2021). Perbedaan Pola Makan Saat Puasa Sunnah Dengan Status Gizi Di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(1), 30–39. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i1.1544

Ekawati, D. (2021). EFEKTIVITAS PENYULUHAN TENTANG PERUBAHAN FISIK PADA MASA PUBERTAS TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA DI SDN NO.29 CINI AYO JENEPONTO. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7), 7. https://doi.org/10.2307/40076689

Fauzi, A. (2022). Aspek-Aspek Kecerdasan Spiritual Dalam Konsep Pendidikan Luqman Hakim. Realita : Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 17(1), 39–58. https://doi.org/10.30762/realita.v17i1.1383

Hidayat, R. (2016). Sosiologi Pendidikan Émile Durkheim (2nd ed.). Rajawali Pers.

Hindarto, T. (2018). Kentongan dan Simbol Status Sosial : Studi Kasus di Wilayah Desa Paketingan Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap. Jurnal Analisa Sosiologi, 7(2), 274–282.

Ilyas, R. (2017). Zikir dan Ketenangan Jiwa: Telaah atas Pemikiran Al-Ghazali. Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 8(1), 90–106.

Informasi, P., & Individual, B. (2013). Kebahagiaan dan Permasalahan di Usia Remaja Tantangan perubahan yang dibawa oleh era globalisasi. Konseling Religi Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(2), 295–316.

Ismiati. (2018). Pengaruh Stereotype Gender Terhadap Konsep Diri Perempuan. TAKAMMUL: Jurnal Studi Gender Dan Islam Serta Perlindungan Anak, 7(1), 33–45.

Karim, H. A. (2021). Menilik Pengelolaan dan Pelaksanaan Ibadah sebagai Sarana Psikoterapi dalam Islam. Al Irsyad, Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 12(1), 15–36.

Karisma, N. W. P. C. (2021). Gambaran Pengembangan Ide Bunuh Diri Menuju Upaya Bunuh Diri. Widya Cakra:Journla of Psychology and Humanitis, 2(1), 1. https://doi.org/10.24014/pib.v2i1.9904

Masang, A. (2020). Kedudukan Filsafat Dalam Islam. Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 11(1), 30–55. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/pilar/article/view/4910

Muhibbin, Z., & Mahfud, C. (2018). Penguatan Spiritualitas untuk Menghadapi Fenomena Dehumanisasi Akibat Teknologi Maju dan Industrialisasi. IPTEK Journal of Proceedings Series, 0(5), 266. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2018i5.4445

Mukarromah, L., & Nuqul, F. L. (2014). Dinamika Psikologis pada Pelaku Percobaan Bunuh Diri. Psikoislamika : Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 11(2). https://doi.org/10.18860/psi.v11i2.6387

Mukmin, taufik. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Ibadah Puasa. El-Ghiroh, XXI No, 1, 48.

Nurhidayati, T., Purwanto, H., Atmojo, L. K., & Nasyikin, M. (2021). Karakteristik Jiwa Remaja Dan Penerapannya Menurut Islam. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 09(02), 5–24.

Pratiwi, E. H. R. (2020). Pandangan Masyarakat Terhadap Bunuh Diri Melalui Peran Agama Di Indonesia. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 167–184.

Rahmawati, U. (2016). Pengembangan Kecerdasan Spiritual Santri: Studi terhadap Kegiatan Keagamaan di Rumah TahfizQu Deresan Putri Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 97. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i1.1332

Ratnawiyah. (2016). Agama sebagai psikoterapi religius dan implikasinya bagi pendidikan agama. Penyuluh Teladan Provinsi Lampung.

Razak, A. (2013). Terapi Spiritual Islami. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1), 141–151.

Rofiqoh, A. (2020). Shalat dan Kesehatan Jasmani. Spiritualita, 4(1), 65–76. https://doi.org/10.30762/spr.v4i1.2324

Sapara, M. M., Lumintang, J., & Paat, C. J. (2020). Dampak lingkungan sosial terhadap perubahan perilaku remaja perempuan di desa ammat kecamatan tampan’amma kabupaten kepulauan talaud. Jurnal Holistik, 13(3), 1–16.

Saputro, K. Z. (2018). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362

Sirupa, T. A., Wantania, J. J. E., & Suparman, E. (2016). Pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi. E-CliniC, 4(2), 137–144. https://doi.org/10.35790/ecl.4.2.2016.14370

sofwan indarjo. (2009). Kesehatan Jiwa Remaja. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 48–57. https://doi.org/10.15294/kemas.v5i1.1860

Syofrianisda. (2017). Konsep Sabar Dalam Al-Qur’an Dan Implementasinya Dalam Mewujudkan Kesehatan Mental. HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 145.

Takdir, M. (2017). Kekuatan Terapi Syukur dalam Membentuk Pribadi yang Altruis: Perspektif Psikologi Qur’ani dan Psikologi Positif. Jurnal Studia Insania, 5(2), 175. https://doi.org/10.18592/jsi.v5i2.1493

Umiarso, U., & Makhful, M. (2018). Puasa Dan Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Manusia Penaka “Tuhan”: Tinjauan Kritis Terhadap Sisi Epistemologik Dan Aksiologik (Pembelajaran) Pendidikan Agama Islam. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 129–154. https://doi.org/10.21580/nw.2018.12.1.2362




DOI: https://doi.org/10.15548/jbki.v16i01.11470

Refbacks

  • There are currently no refbacks.