Sand Tray Therapy Sebagai Teknik Konseling Dalam Pemulihan Trauma Anak
Abstract
Trauma pada anak dapat memengaruhi aspek emosional, perilaku, kognitif, dan sosial sehingga membutuhkan intervensi konseling yang tepat, sensitif, dan ramah usia. Sand Tray Therapy merupakan salah satu teknik dalam play therapy yang memungkinkan anak mengekspresikan pengalaman traumatis melalui media pasir dan miniatur secara simbolik dan non-verbal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan konsep, proses, dan efektivitas Sand Tray Therapy sebagai teknik konseling dalam pemulihan trauma anak berdasarkan kajian pustaka dan temuan empiris dari berbagai penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis 35 sumber primer dan sekunder berupa jurnal internasional, buku play therapy, teori konseling, dan penelitian terkait trauma anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sand Tray Therapy mampu membantu anak mengungkapkan trauma secara aman, mengurangi kecemasan, memperbaiki regulasi emosi, meningkatkan rasa kontrol, serta memperkuat kemampuan coping. Teknik ini juga efektif untuk anak yang kesulitan berkomunikasi verbal. Selain itu, hubungan terapeutik yang suportif, lingkungan yang aman, dan kesiapan anak menjadi faktor penting keberhasilan konseling. Artikel ini menegaskan bahwa Sand Tray Therapy merupakan teknik konseling yang kuat dan relevan digunakan dalam trauma healing anak, baik dalam setting sekolah maupun klinis.
Kata Kunci: Sand Tray Therapy, Konseling, Trauma Anak, Play Therapy, Pemulihan Emosional
DOI: https://doi.org/10.15548/jbki.v16i02.13522
Refbacks
- There are currently no refbacks.








