KEKERASAN NEGARA TERHADAP ISLAM DI DUNIA MELAYU DALAM PERSPEKTIF SEJARAH : Diskriminasi Muslim Pattani di Thailand 1932-1948 dan Muslim Rohingya di Myanmar 1966-1982

Budi Darmawan

Abstract


Tulisan ini membahas bentuk kekerasan negara terhadap kelompok minoritas Muslim di Asia Tenggara, dengan fokus pada diskriminasi terhadap Muslim Pattani di Thailand (1932–1948) dan Muslim Rohingya di Myanmar (1966–1982). Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dengan metode studi pustaka, mengkaji sejumlah literatur akademik dan dokumen sejarah yang menjelaskan dinamika kekuasaan dan kebijakan negara terhadap kedua komunitas ini. Temuan menunjukkan bahwa negara secara sistematis menggunakan kebijakan integrasi nasional untuk menekan identitas keislaman dan kemelayuan Muslim Pattani, termasuk penghapusan hukum Islam, pembatasan pendidikan berbasis agama, serta paksaan budaya Thai-Budha. Sementara itu, di Myanmar, pemerintah secara aktif menolak pengakuan terhadap etnis Rohingya sebagai warga negara melalui Undang-Undang Kewarganegaraan 1982. Rohingya diposisikan sebagai imigran ilegal dan menjadi korban diskriminasi sistematis, kekerasan fisik, pengusiran massal, dan pelanggaran hak asasi manusia. Kedua studi kasus ini menunjukkan bahwa kekerasan negara terhadap umat Islam di kawasan ini didorong oleh nasionalisme mayoritas yang eksklusif dan homogenisasi budaya atas nama stabilitas nasional. Diskriminasi berbasis agama dan etnis ini mengakibatkan keterpinggiran struktural terhadap kelompok Muslim, serta menciptakan krisis kemanusiaan yang berkelanjutan hingga kini. Penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan multikultural dan pengakuan hak minoritas dalam kebijakan negara-negara di Asia Tenggara.

Full Text:

Untitled

References


Eric S. Casino. 1997. Burma and The Burmese; A Historical Perspective. Hawai’i: School of Hawaiian, Asian and Pacific Studies, University of Hawai’i.

Milton Osborne. 1985. Southeast Asia, An Illustrated Introductory History. Sydney: George Allen & Unwin Australia Pty Ltd.

Sudharmono. 2012. Sejarah Asia Tenggara Modern; Dari Penjajahan ke Kemerdekaan. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Arki Auliahadi. “Dinamika Perjuangan Muslim Patani (Tinjauan Historis)”. FUADUNA: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 1, No. 1, Januari-Juni 2017.

Ali Sodiqin. “Budaya Muslim Pattani (Integrasi, Konflik, dan Dinamikanya)”. Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam Vol. 14, No. 1, Januari-Juni 2016.

Arismunandar, Afriantoni, dan Asmuni. “Melayu Pattani Thailand: Muslim Minority Religion Expression in The Middle of Non Muslim Majority”. Journal of Malay Islamic Studies Vol. 3, No. 1 June 2019.

Haradhan Kumar Mohajan. “History of Rakhine State and The Origin of The Rohingya Muslims”. IKAT: The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies, Vol. 2, No. 1, July 2018, pp. 19-46.

Imtiyaz Yusuf. “The Southern Thailand Conflict and The Muslim World”. Journal of Muslim Minority Affairs, Vol. 27, No. 2, August 2007.

Jacques P. Leider. “Rohingya: The Name, The Movement, The Quest for Identity”. Myanmar: Network Myanmar, 2014 (http://www.networkmyanmar.org/ESW/Files/Leider-ORE.pdf) Diakses Pada 19 Desember 2020.

Khin Maung Saw. Islamization of Burma through Chittagonian Bengalis as “Rohingya Refugees”. Myanmar: Network Myanmar, 2011 (https://www.burmalibrary.org/sites/burmalibrary.org/files/obl/docs21/Khin-Maung-Saw-NM-2011-09-Islamanisation_of_Burma_through_Chittagonian_Bengalis-en.pdf) Diakses Pada 19 Desember 2020.

Magnus Andersson. “The Dynamics of Conflict in Southern Thailand”. Asian Economic Paper, October 2014.

Mahanam Bhattacharjee Mithun. “Ethnic Conflict and Violence in Myanmar: The Exodus of Stateless Rohingya People”. International Journal on Minority and Group Rights (2018) 1-17.

Mudji Hartono, Danar Widiyanta, dan Ririn Darini. “Islam Menghadapi Junta Militer di Myanmar”. Mozaik Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, Vol 10, No 1 (2019).

Nasruddin. “Islam di Myanmar”. Jurnal Al Hikmah Vol. XIX No. 2/2017.

Sanurdi. “Islam di Thailand”. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, Volume 10, Nomor 2, September 2018, pp. 379-390.




DOI: https://doi.org/10.15548/h.v19i1.12049

Refbacks

  • There are currently no refbacks.