Page Header

ADDITIONAL MENU

    • FOCUS AND SCOPE
    • EDITORIAL TEAM
    • REVIEWERS
    • PUBLICATION ETHICS
    • AUTHOR GUIDELINES
    • PEER REVIEW PROCESS
    • PUBLICATION FREQUENCY
    • ONLINE SUBMISSION
    • JOURNAL HISTORY
    • AUTHOR FEES

 

SERTIFIKAT

Logo Sinta

 

User
Article Tools
Print this article
Indexing metadata
How to cite item
Review policy
Email this article (Login required)
Email the author (Login required)
Language

  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Search
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • Contact
Home > Vol 16, No 1 (2025) > Haris

Ketahanan Ekonomi Masyarakat Desa: Mengungkap Dampak Bencana Banjir Terhadap Kesejahteraan Lokal

Muhammad Haris

Abstract


ABSTRACT

This study aims to reveal the impact of flooding on the local welfare of the Buluhcina Village community. The research method used is qualitative with data collection through participant observation during and after the flood, as well as interviews with 20 affected communities (oil palm farmers, fish farmers, fishermen, traders and employees). Data were analyzed using qualitative descriptive, with a data triangulation approach to validate information from observations, interviews, and other supporting sources. The results of the study show that the impact varies between sectors. In the agricultural sector, fisheries show high resilience because a good pond system allows production to continue, even providing opportunities to obtain natural fish seeds. In contrast, the oil palm sector, especially young plants, is vulnerable to flooding, while old oil palms are more resistant, except for prolonged flooding that reduces productivity. In the non-agricultural sector, floods damage infrastructure such as houses, shops, and roads, reducing economic activity. Micro and small businesses experience decreased income due to physical damage and reduced purchasing power. Disruption of transportation access slows distribution, increases costs, and hampers local trade. Floods also cause decreased income for fish traders, farmers, and shop owners due to damaged goods and reduced customers. In addition, declining production and damaged infrastructure have led to shortages of goods and rising prices, worsening the local economy.

Keywords: Impact, Flood, Community Economic Resilience

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak banjir terhadap kesejahteraan lokal masyarakat Desa Buluhcina. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi terlibat selama dan setelah banjir, serta wawancara dengan 20 masyarakat terdampak (petani kelapa sawit, peternak ikan, Nelayan, Pedagang dan karyawan). Data dianalisis menggunakan dekriptif kualitatif, dengan pendekatan triangulasi data untuk memvalidasi informasi dari observasi, wawancara, dan sumber-sumber pendukung lainnya. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa dampaknya bervariasi antar sektor. Di sektor pertanian, perikanan menunjukkan ketahanan tinggi karena sistem kolam yang baik memungkinkan produksi berlanjut, bahkan memberikan peluang mendapatkan bibit ikan alami. Sebaliknya, sektor kelapa sawit, terutama tanaman muda, rentan terhadap banjir, sementara sawit tua lebih tahan, kecuali banjir berkepanjangan yang menurunkan produktivitas. Di sektor non-pertanian, banjir merusak infrastruktur seperti rumah, toko, dan jalan, menurunkan aktivitas ekonomi. Usaha mikro dan kecil mengalami penurunan pendapatan akibat kerusakan fisik dan berkurangnya daya beli. Terputusnya akses transportasi memperlambat distribusi, meningkatkan biaya, dan menghambat perdagangan lokal. Banjir juga menyebabkan penurunan pendapatan bagi pedagang ikan, petani, dan pemilik warung akibat kerusakan dagangan dan berkurangnya pelanggan. Selain itu, penurunan produksi dan rusaknya infrastruktur memicu kelangkaan barang serta kenaikan harga, memperburuk ekonomi lokal.

 

Kata Kunci: Dampak, Banjir, Ketahanan Ekonomi Masyarakat


Keywords


Kata Kunci: Dampak, Banjir, Ketahanan Ekonomi Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Abdaini, N., Rozalina, R., & Anzitha, S. (2024). DAMPAK BANJIR TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DESA SIMPANG KIRI KECAMATAN TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4(3), 157–164.

Ainurrosyidah, E. (2022). Dampak Dari Banjir Terhadap Ekonomi Dan Aktivitas Masyarakat Kota Surabaya (Studi Kasus Kelurahan Ketintang, Kota Surabaya). JOURNAL ECONOMIC AND STRATEGY, 2(2), 93–192.

Anwar, Y., & Ningrum, M. V. R. (2022). Dampak Bencana Banjir Terhadap Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1).

Arief, R., & Nilawati, A. (2025). Kajian Kerentanan Bencana Banjir Dan Kebakaran Di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 25(1), 95–108.

Asrofi, A., & Hadmoko, D. S. (2017). Strategi adaptasi masyarakat pesisir dalam penanganan bencana banjir rob dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah (Studi di Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(2), 125–144.

Balgah, R. A., Ngwa, K. A., Buchenrieder, G. R., & Kimengsi, J. N. (2023). Impacts of floods on agriculture-dependent livelihoods in Sub-saharan Africa: an assessment from multiple geo-ecological zones. Land, 12(2), 334.

Fibriyani, V., & Mufidah, E. (2018). Pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap kinerja usaha mikro kecil dan menengah di kota pasuruan. Conference On Innovation And Application Of Science And Technology (CIASTECH 2018), 1(1), 148–157.

Hermawan, H. (2016). Dampak pengembangan Desa Wisata Nglanggeran terhadap ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105–117.

HS, I. Z., & Harahap, H. (2015a). Dampak Banjir Terhadap Kondisi Ekonomi Dan Kesehatan Keluarga: Study Kasus di Kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak Pekanbaru. IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan Dan Inovasi, 1(1), 49–57.

HS, I. Z., & Harahap, H. (2015b). Dampak Banjir Terhadap Kondisi Ekonomi Dan Kesehatan Keluarga: Study Kasus di Kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak Pekanbaru. IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan Dan Inovasi, 1(1), 49–57.

Kementrian Pertanian RI. (2020). Renstra Kementrian Pertanian 2020- 2024.

La Ramba, H., Yari, Y., Kristoforus, M., Hariyanto, S., & Mailintina, Y. (2024). Pengalaman Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Banjir: Studi Eksplorsi Berbasis Transcultural Nursing. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 19(3), 59–66.

Langlois, B. K., Ismanto, A., Beaulac, L., Berry, K., Koch, M., Griffin, T., Coughlan de Perez, E., & Naumova, E. N. (2024). Recurrent Flooding and Household Food Access in Central Java, Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(10). https://doi.org/10.3390/ijerph21101370

Lubis, A. F. (2024). Penanggulangan Bencana Alam dan Rehabilitasi Pasca Bencana: Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Lokasi di Pangandaran, Jawa Barat). Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 113–126.

Lubis, M. I., Linkie, M., & Lee, J. S. H. (2024). Tropical forest cover, oil palm plantations, and precipitation drive flooding events in Aceh, Indonesia, and hit the poorest people hardest. Plos One, 19(10), e0311759.

Maha, E. I., & Ompusunggu, D. P. (2023). Analisis Pengaruh Pemberdayaan dan Kinerja UMKM Terhadap Kesejahteraan Pelaku UMKM Kota Palangka Raya. JUEB: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 16–23.

Majid, A. (2017). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Penerbit Aksara Timur.

Moleong, L. J. (2015). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mutiani, M., Rusmaniah, R., Triyono, S., Jumriani, J., & Febrian, M. I. (2024). Impact of Floods on the Socio-Economic Conditions of Communities in Sungai Tabuk. The Kalimantan Social Studies Journal, 6(1), 61–72.

Nurhayati, D. (2015). Strategi Indonesia Dalam Menghadapi Tantangan Global Dibidang Ekonomi. Jurnal Heritage, 3(1), 33–48.

Pahleviannur, M. R., Ayuni, I. K., Widiastuti, A. S., Umaroh, R., Aisyah, H. R., Afiyah, Z., Azzahra, I., Chairani, M. S., Dhafita, N. A., & Rohmah, N. L. (2023). Kerentanan Sosial Ekonomi terhadap Bencana Banjir di Hilir DAS Citanduy Bagian Barat Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Media Komunikasi Geografi, 24(2), 189–205.

Pandara, D. P., Ferdy, F., Bobanto, M. D., Tamuntuan, G. H., Kolibu, H. S., Mosey, H. I. R., Ponumbol, Y., & Unso, K. (2023a). Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kelurahan Tumumpa Satu dan Tumumpa Dua. The Studies of Social Sciences, 5(2), 7–19.

Pandara, D. P., Ferdy, F., Bobanto, M. D., Tamuntuan, G. H., Kolibu, H. S., Mosey, H. I. R., Ponumbol, Y., & Unso, K. (2023b). Edukasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kelurahan Tumumpa Satu dan Tumumpa Dua. The Studies of Social Sciences, 5(2), 7–19.

Rahayu, A. D., & Amrin, R. N. (2022). Peran stakeholder dalam pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Bener di kabupaten Wonosobo. Tunas Agraria, 5(3), 165–181.

Refnitasari, L., Cahyaka, H. W., Handayani, K. D., & Amudi, A. (2022). Analisis kerentanan fisik wilayah pesisir utara Kota Surabaya terhadap bencana banjir ROB. Jurnal Tata Kota Dan Daerah, 14(2), 55–62.

Retno Linuwih. (2024). Ketahanan Ekonomi Lokal di Hadapan Bencana Alam: Studi Kasus Tsunami Aceh. Circle Archive, 1(5).

Rijanta, R., Hizbaron, D. R., & Baiquni, M. (2018). Modal sosial dalam manajemen bencana. UGM PRESS.

Santoso, G. T. (2024). Pengaruh Faktor Eksternal dan Internal terhadap Kinerja Usaha Mikro:(Studi pada Usaha Mikro Kecamatan Serang Kota Serang). Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(2), 921–929.

Sarifah, F., Arashi, F. B., Iskandar, A. L., Ramadhan, M. A. R., Daniswara, M. P., & Rahmadhani, F. (2024). Analisis Dampak Bencana Banjir terhadap Kondisi Sosial dan Ekonomi pada Masyarakat. BANDAR: Journal Of Civil Engineering, 6(2), 56–64.

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunarharum, T. M. (2020). Membangun ketangguhan dan adaptasi transformatif: Kasus pengurangan risiko bencana banjir di Jakarta. Reka Ruang, 3(2), 71–80.

Widiarto, L. A., & Kingma, N. (2014). Agricultural Loss Caused by 2007 Sidoharjo’s Flood and its House-hold Impact. Indonesian Journal of Geography, 46(2), 156–166.

Wikipedia. (2022). Buluhcina. In wikipedia.

Wuryanti Puspitasari. (2016, April 24). BNPB sebut banjir Jabar akibatkan kerugian miliaran rupiah. Antaranews.

Zulham, T., Ishak Hasan, M., Majid, H. N., Wahyuningsih, Y. E., Ansari, L. P., Sani, S. R., Juliansyah, R., Affandi, Y. P. S., Suhendra, N., & Nasir, M. (2023). Ekonomi Wilayah Pertanian dan Pesisir. Syiah Kuala University Press.




DOI: https://doi.org/10.15548/jt.v16i1.11111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Prof. Mahmud Yunus No.1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat, 25153




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats