Eco-Masjid At-Taqwa Sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Lingkungan Berbasis Nilai Islam di Desa Way Harong

Aprido Juan Ramanda, Putri Wahyuni, Ika Listiana

Abstract


The eco-mosque movement implements mosques as hubs for community activities and vehicles for community empowerment. The eco-mosque program at At-Taqwa Mosque aims to enhance environmental quality and community participation through sustainable activities, including socialization of eco-friendly concepts, installation of educational messages, plant cultivation, and regular cleaning initiatives. Implementation methods comprised lectures, observation, and hands-on practice. Evaluation results indicate significant improvements in the mosque's cleanliness and environmental comfort, alongside heightened community awareness of environmental management. This program not only improved the mosque's physical condition but also fostered active community participation in sustainable practices

Eco-masjid merupakan gerakan mengimplementasikan masjid sebagai pusat dari kegiatan masyarakat di sekitarnya. Penerapan program eco-masjid di Desa ini juga didasarkan pada berbagai aspek masyarakat, salah satunya ialah meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta pemberdayaan masyarakat. Program eco-masjid yang dilaksanakan tertuju pada Masjid At-Taqwa sebagai pusat ibadah sekaligus pusat kegiatan lingkungan berkelanjutan yang mencakup sosialisasi dan penerapan konsep ramah lingkungan, termasuk pemasangan stiker, penanaman tanaman, serta kegiatan kebersihan rutin. Metode yang digunakan meliputi ceramah, observasi, dan implementasi langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan dalam kebersihan, kenyamanan lingkungan masjid, serta kesadaran masyarakat tentang pengelolaan lingkungan. Program ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik masjid tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam praktik berwawasan lingkungan.


Keywords


Eco-mosque, Environment, Way Harong Village

Full Text:

PDF

References


Afifah, Zainiyatul. “Eco-Entrepreneur Revitalisasi Masjid Melalui Manajemen Sumber Daya Masjid Sebagai.” Eco-Entepreneur 8, no. 2 (2022): 8–16.

Ambarwati, K. “Dana Desa Dan Pengaruhnya Terhadap Indeks Desa Membangun Di Kabupaten Pesawaran.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., no. Mi (2022): 5–24. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/67436%0Ahttp://digilib.unila.ac.id/67436/3/TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf.

Arivatu Ni’mati Rahmatik. “Penggunaan Dana Infak Untuk Pembangunan Eco Masjid Perspektif Maqasid Syariah ( Studi BAZNAS Kabupaten Jombang ) ي م ه ي ه ٍ م ي ش ي ي ُ ْ ن َ ا ن ي َ ا د ي ش ي ك ا د َّ ُ ا ل ً ي ْ ه َ ك َ ة ُ ع َ يب ا َ ن ئ ْ ج و َ ب ْ َ ن م َ و ْ م م ْ َ ي و ْ ي ْ َ ل” 7, no. 03 (2021): 1464–1472.

Asti, Surahma, Mulasari Herman, Yuliansyah Lu’lu’, Nafiati Sulistyawati, Fatwa Tentama, Tri Wahyuni, Sukesi Bambang, Sudarsono Fanani, and Arief Ghozali. Ecomasjid Dan Kotribusinya Dalam Pengelolaan Lingkungan Dalam Prespektif Keagamaan, Ekonomi, Kesehatan Masyarakat, Pendidikan Karakter Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2024.

Auvaria, Shinfi Wazna. “Improvement of Awareness and Aspect of Community Participation in Environmental Management and Climate Change Adaptation By Eco-Mosque.” Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan 4, no. 1 (2018): 9–15.

DWI RAHMAN PUTRA. “Efektivitas Kinerja Kepala Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa” (2016): 1–23.

Hidayat, Eka Rahmat, Hasim Danuri, and Yanuar Purwanto. “Ecomasjid: The First Milestone of Sustainable Mosque in Indonesia.” Journal of Islamic Architecture 5, no. 1 (2018): 20.

Imriyanti, Imriyanti. “MOSQUE ARCHITECTURE AS A SUSTAINABLE BUILDING IN URBAN (Case Study: Al Markas Al Islamic Mosque Makassar).” Journal of Islamic Architecture 2, no. 4 (2014).

Irawan, Restu. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Peran Kepala Desa Dalam Mempersatukan Keanekaragaman Suku Dan Budaya Menurut UU No. 6 Tahun 2014 (Studi Di Desa Way Harong Kecamatan Waylima). Vol. 2014, 2019.

Isef, "Masjid Hijau Inisiatif Masyarakat Muslim dalam Melawan Perubahan Iklim", (2022) https://isef.co.id/id/cat-artikel/masjid-hijau-inisiatif-masyarakat-muslim-dalam-melawan-perubahan-iklim/

Kementrian Agama Republik Indonesia, "Kemenag Siapkan Panduan Pembentukan Komunitas Eco Masjid In Kementrian Agama Republik Indonesia pp15-17, 2022.

https://kemenag.go.id/nasional/kemenag/siapkan-panduan-pembentukan-komunitas--eco-masjid/

MALIK, TASSADUQ ABBAS. “Social Sustainability of Neighbourhood Masjid Development in Malaysia Tassaduq Abbas Malik” (2017): 319.

Mat Yamin,R.A. "Eco-Mosque: Overview, Potential and Challenges of Implementation in Malaysia", Tafhim : Ikim journal of islamand the contemporary World, 77-97. https://doi.org/10.56389/tafhim.vol.14no2.4

Omar, Siti Syamimi, Nur Hanim Ilias, Mohd Zulhaili Teh, and Ruwaidah Borhan. “Green Mosque: A Living Nexus.” Environment-Behaviour Proceedings Journal 3, no. 7 (2018).

PERTIWI, D. E. A. Y., SUSANTI, A., PAHSYA, F., ANNISA, L., & P, M. H. (2024). PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI TEKNIK ECOPRINT PAUD CERIA DESA BANJAR NEGERI KECAMATAN WAY LIMA KABUPATEN PESAWARAN. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1 SE-), 79–85. https://doi.org/10.51878/community.v4i1.3249

Purwanto, Heru, Ficky Augusta Imawan, and Wiliam Reynold. “The Role of the ‘EcoMasjid’ Program in Jakarta in the Development of Awareness of Eco-Friendly Living Culture.” Cities and Urban Development Journal 2, no. 1 (2024).Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

Wira Husada, S., Wahyuni Sukesi, T.,

Asti Mulasari, S., Yulianti Fitri, R., Yuliansyah, H., Arief Ghozali, F.,

Tentama, F., Sudarsono, B., Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad

Dahlan, F., Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan, F., Ekonomi Universitas Ahmad Dahlan, F., & Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan, F., "Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ecomasjid Pengurus Masjid Di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat", 16(2), 20–26. (2023)

Suyuti, H. "Gadget Dan Bahayanya Terhadap Mental Keagamaan Remaja Di Dusun Suka Karya Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran .5-10 (2019).

Tanjung, Melbi. “Adaptasi Terhadap Perubahan Iklim Melalui Program Eco Masjid.” Jurnal Pengelolaan Lingkungan 1, no. 1 (2023): 145–159.

Wahyuni, S., Listiana, I., Syaripudin, A., & Aglina, E. F. (2025). Islam and Sustainable Development : Integrating Spirituality and Social Responsibility. September 2024.

Wibisono, Deddy Fajar, and Hariyanto. “Pemberdayaan Dan Pembinaan Eco Masjid Untuk Mewujudkan Masjid Yang Nyaman Dan Kondusif Sebagai Pusat Kegiatan Sosial Dan Ibadah Desa Wonosari Kecamatan Ngoro Mojokerto.” Jurnal Khidmatuna ; Jurnal Pengabdian Masyarakat 1, no. 2 (2022): 13–27.




DOI: https://doi.org/10.15548/turast.v13i1.11048

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Aprido Juan Ramanda, Putri Wahyuni, Ika Listiana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Editorial Office
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
Copyright©. Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM), Gedung Rektorat Lantai I
Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang - All rights reserved
Email: [email protected]