METODOLOGI TAFSIR

Aldomi Putra

Abstract


Tulisan ini tentang metode penulisan, yang menitik beratkan pada metodologi/metode-metode tafsir, dan metode penelitian tafsir. Dalam kajian tafsir (interpretation) terhadap teks Alquran, dibutuhkan seperangkat pengetahuan tentang penafsiran Alquran sehingga tidak bisa dilakuan oleh banyak orang. Mannā’ Khālil Qathān misalnya memberikan persyaratan yang begitu ketat (baca;  Qathān). Di samping memiliki kriteria bagi mufassir terhadap teks, yang paling penting lagi adalah ketepatan dalam mengunakan metode dalam penafsiran Alquran. Metode-metode penafsiran terhadap teks Alquran meliputi; sumber, intensitas, langkah dan perspektif/corak (laun). Metode tafsir dari segi sumber terbagi dua yaitu bi al-Ma’tsur dan bi al-Ra’yi. Metode tafsir dari segi intensitasnya terbagi kepada ijmali dan tahlili. Metode tafsir dari segi langkah terbagi pada muqarran, maudhu’I,dan tartib suar. Dan metode tafsir dari segi perspektif terbagi kepada fiqh, falsafi, sufi, ‘ilmi dan lain sebagainya. Penelitian terhadap tafsir juga membutuhkan metode. Metode penelitian tafsir lebih cenderung menggunakan metede kualitatif, ketimbang metode kuantitatif.

 

Kata Kunci: Metode, Ijmâlî, Tahlîlî, Muqâran,  Maudhû’î, dan  Kualitatif

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.15548/ju.v7i1.237
Abstract views : 12883 times
PDF : 7338 times

References


A. J. Weinsinck, “Israil”, dalam Houtsma, et.al., 1987. Brill’s First Encyclopedia of Islam 1913-1936, Leiden: E. J. Brill.

Abu Zayd,Nasr Hamid. 2000. Mafhȗm al-Nāsh; dirāsant fi ‘Ulȗm al-Qur’ān, Bairut: al-Markaz al-Saqāfi al-‘Arābi.

Baidan, Nasaruddin. 2002. Metodologi Penafsiran al-Qur’an, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, cet ke-I.

Djalal, Abdul. 1990. Urgensi Tafsir Maudlin’i Pada Masa Kini, Kalam Mulia, Jakarta.

Fuad Hasan dan Koentjaraningrat, 1977. Beberapa asa Metodologi Ilmiah, Jakarta: Gramedia.

al-Farmawiy, Abd al-Hayy 1968 Mu jam al-Alfaz wa al-a’lam al-Our’aniyah, Dar al-`ulum, Kairo.

………….., 1977. al-Bidayah fi al-Tafsir al-Maudhu’i, Kairo: Hadrat al-Gharbiyah.

Hanafi, Hasan. 1991. Religious Dialogue and Revolition, (Dialog Agama dan Revolusi) terj. Tim Pustaka Firdaus, Jakarta: Pustaka Firdaus,

Hans-Gorg Gadamer, 2006. Classical and Philosopical Hermeneutics, dalam Teory, Culture and Socity, London: SAGE, Vol 23 (1),

al-Hadi, 2002. Ta’wil sebagai Asas Teori Sastra dan Bentuk Hermeneutika Islam, Jurnal Universitas Paramadina Vol. 1 No 2 Januari.

al-Husaynî, Khalaf Muhammad. 1974. Al-Yahûdiyyah bayn al-Masîhiyyah wa alIslâm , Mesir: Al-Mu’assasah al-Misriyyah al-‘Âmmah, 1974,

Ihde, Don, 1971. Hermeneutic Phenomenology: The Philosopy od Paul Ricoeur, Evaston, Noerthwestern University Press.

Ja’far, Musâ‘id Muslim ‘Abd al-Lâh Alî. 1984. Asrâr al-Tathawwur al-Fikr fî alTafsîr, Beirut: Mu’assasah al-Risâlah.

M. Alfatih Suryadilaga, dkk, 2010. Metodologi Ilmu Tafsir, Yogyakarta: Teras, cetakan ke III.

Ma’luf, Luis. 1987. Al Mun jid fr al-Lughah wa al-A‘lam, Dar al-Masyriq, Beirut.

Musbikin, Imam. 2006. Istanthiq al-Qur’an; Pengenalan Studi al-Qur’’an Pendekatan Interdispliner, Madiun: Jaya Star Nine.

Musthafa, Ibrahim. T.th. al-Mu’jam al-Wasith, Taheran: al-Maktabah al- Islamiyah.

Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel, 2007. Buku Penunjang Berkenaan dengan Fenomenologi dan Hermenuitik, Surabaya.

Pupu Saiful Rahmad Penelitian Kualitatif, equilibrium, Vol. 5, No. 9, Januari-Juni 2009

al-Qaththân, Mana’ Khalîl. 2007. Mabâhits fi ‘Ulûm al-Qur’ân, Al-Qahirah: Maktabah Wahbah,

al-Rûmiy, Fahd ‘Abd al-Rahmân Sulaimân. t.th. Buhust fi Ushul al-Tasfsir, t.tp, Maktabah Al-Taubah

al-Sayûthî, Jalâl al-Dîn al-Mahallî dan Jalâl al-Dîn. t.th. Tafsîr al-Qur’ân al- ’Azhîm, Beirut: Dâr al-Fikr.

al-Syirbâshî, Ahmad. 1972. Qishshah al-Tafsîr, Beirut: Dâr al-Qalam.

Sadr, Muhammad Baqir, 1990. “Pendekaian Temalik Terhadap Tafsir AI-Qur’an “, dalam Ulumul Quan, Vol I, No. 4.

Saleh, Ahmad Syukri, 2007. Metodologi Tafsir al-Qur’an Kontemporer Dalam Pandangan Fazlur Rahman, Jambi: Sultan Thaha Press, cet ke-2

Salim, Abd Mun’im. 1994. Metode Penelitian Tafsir, Ujung Pandang: IAIN Aluddin.

Sudaryono, 2017. Metodologi Penelitian, Jakarta: Rajawali Pers.

Suma, Muhammad Amin, 2001 Studi Ilmu-ilmu al-Qur’an 2, Jakarta: Pustaka Firdaus, 2001.

Supiana dan M. Karman, 2002. Ulumul Qur’an dan Pengenalan Metodologi Tafsir, Bandung: Pustaka Islamika, cet.I.

Syamsuddin, Sahiron. 2017. Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an, Yogyakarta: Pesantren Nawesea Press.

Syamsudin, Sahiron. 2011. Hermenetika Hans-georg Gadamer dan Pengembangan Ulumul Qur’an dan Pembacaan Alquran Pada Masa Kontemporer, dalam Upaya Intergrasi Hermeneutika dalam Kajian Qur’an dan Hadis Teori dan Aplikasi, Yogyakarta: Lembaga Penelitian UIN Sunan Kali Jaga, cet II,

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1994), cet ke-2

Usman (Dosen pada Fakultas Syariah IAIN Mataram) Memahami Isrâ’îliyyât Dalam Penafsiran Al-Qur’an dalam Jurnal Ulumuna, Volume XV Nomor 2 Desember 2011)

Zakariya, Ahmad bin Faris bin. 1990. Mu’jam Maqais al-Lughah, (Mesir: ‘Isa al-Babi al-Habi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Prodi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Sungai Bangek, Kel. Balai Gadang, Kec. Koto Tangah. 
Kota Padang, Sumatera Barat, 25171
E-mail: jurnal-ulunnuha@uinib.ac.id



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.