Sambil Menyelam Minum Air: Kuliah Sekaligus Studi

Sambil Menyelam Minum Air: Kuliah Sekaligus Studi di Australia lewat SIBac-SIP UIN Imam Bonjol Padang, Why Not?

Oleh: Gibran Harsingki Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, dan Peserta sIBac-SIP Australia 2025.

19 September 2025

Sumber: Pribadi, Peserta sIBac-SIP Australia 2025 

 

Sumber: Pribadi, Peserta sIBac-SIP Australia 2025

Hari ini, kita merayakan semangat eksplorasi dan ambisi tak terbatas yang dimiliki oleh setiap mahasiswa. Seringkali, kita dihadapkan pada pilihan sulit: fokus pada pendidikan lokal yang kuat atau mencari pengalaman global yang memperkaya wawasan? Namun, UIN Imam Bonjol Padang kini hadir dengan kabar gembira, membuka jalan yang memungkinkan keduanya.

Pendidikan Indonesia di Tengah Dunia yang Semakin Terkoneksi

Belum usai kita menata fondasi pendidikan tinggi yang adaptif di tengah tantangan zaman, era globalisasi terus melaju. Pandemi membawa banyak perubahan, termasuk cara kita melihat pendidikan. Dampak psikis dari tekanan global mungkin belum terlihat signifikan, namun kebutuhan akan kompetensi global dan jaringan internasional terasa semakin nyata.

Siapkah sistem pendidikan kita menghadapi ini?

Diperlukan pemetaan komprehensif tentang bagaimana kampus-kampus di Indonesia dapat membekali mahasiswanya dengan kapasitas global. UIN Imam Bonjol Padang, melalui program inovatifnya, hadir sebagai pelopor.

 

Wajah Baru Pendidikan di UIN Imam Bonjol Padang

Sebagai mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang, saya ingin berbagi bagaimana kampus kami tidak hanya unggul dalam pendidikan lokal, tetapi juga berani membuka gerbang menuju panggung global. Ini tentang sebuah program yang membuktikan bahwa impian untuk kuliah di Padang dan merasakan studi di Australia,Turkey, dan Uzbekistan bisa menjadi kenyataan, tanpa harus mengorbankan salah satunya.

Saya berbicara tentang program SIBac-SIP, sebuah jembatan emas yang menghubungkan dua dunia pendidikan. Kesenjangan seringkali kentara dalam akses terhadap pendidikan internasional. Baik berupa pendanaan maupun informasi yang merata. Di sisi lain, banyak mahasiswa yang mungkin merasa bahwa peluang ini jauh dari jangkauan mereka. Mengapa?

Kurangnya informasi tentang program ganda dan stigma bahwa pendidikan internasional itu mahal dan sulit dijangkau seringkali menjadi penghalang. Sulitnya akses pelayanan informasi program dan anggapan bahwa harus memilih antara dalam negeri atau luar negeri menambah faktor risiko mahasiswa tidak berani bermimpi besar.

 

Masih banyak "PR" yang harus kita lakukan bersama untuk membuat kondisi mahasiswa di Indonesia setara dalam hal akses global. Terwujudnya sistem pendidikan komprehensif yang berorientasi global, antara lain menuntut kondisi seperti:

 

  1. Terpenuhinya SDM dan Kurikulum Berbasis Global

Dosen yang berwawasan internasional dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

  1. Sistem Rujukan Informasi yang Terjalin Rapi

Antara potensi mahasiswa dan program-program internasional yang ada.

  1. Orientasi Program dari Promosi hingga Penempatan

Mulai dari memperkenalkan peluang, mempersiapkan mahasiswa, hingga membantu mereka menembus kancah global.

  1. Pendekatan Sistem Sepanjang Rentang Kehidupan Akademik: Bekerja sama dengan semua sektor masyarakat, seperti sekolah, organisasi mahasiswa, dan alumni yang telah berkiprah di kancah global.
  2. Pendekatan Program Harus Mikro dan Makro

Mikro berarti penguatan individu dan keluarga dalam meraih pendidikan, makro berarti penguatan sistem kampus hingga elemen pemerintah.

 

No Limit for Dreams: Pendidikan adalah Urusan Semua Jiwa

Pendidikan global merupakan bagian tak terpisahkan dari kualitas hidup kita, produktivitas, dan wajah generasi masa depan Bangsa. Pendidikan tidak hanya terkait masalah teori di kelas. Pendidikan global berkaitan dengan kualitas hidup kita, produktivitas, dan daya saing. Membangun sistem pendidikan yang komprehensif dan berorientasi global berarti mengupayakan kualitas hidup yang lebih baik, lebih maju, dan lebih produktif. Pendidikan adalah urusan semua jiwa. Mari kita bergandengan tangan mewujudkannya!

Jadi, buat kalian semua, jangan batasi impian kalian! Jangan pernah merasa kalau kesempatan internasional itu hanya untuk segelintir orang. Dengan program seperti SIBac-SIP, UIN Imam Bonjol membuka jalan selebar-lebarnya. Cari tahu lebih banyak, gali informasinya, dan berani melangkah. Ini adalah peluang emas untuk memperkaya diri, memperluas cakrawala, dan mempersiapkan diri kalian untuk persaingan global yang sesungguhnya. Masa depan cemerlang dengan wawasan dunia sudah menanti di UIN Imam Bonjol!

"Perjuangan bukan tentang seberapa berat beban yang dipikul, melainkan seberapa kuat kita terus melangkah maju, bahkan saat keraguan datang."