MODEL MATEMATIKA SEIRS-SEI PADA PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN PENGARUH SUHU

La Ode Sabran, Miftahul Jannah

Abstract


Penyakit Demam Berdarah (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini banyak berkembang di daerah tropis dan sub-tropis seperti Indonesia. Ada dua populasi makhluk hidup yang terlibat dalam penyebaran penyakit DBD yaitu manusia yang disebut host dan nyamuk Aedes Aegypti betina yang disebut sebagai vector pembawa virus dengue. Oleh karena itu, penyebaran penyakit DBD dapat dimodelkan mengikuti model host-vector. Keberadaan vektor nyamuk Aedes Aegypti, sangat mempengaruhi penyebaran dan jumlah kasus terjadinya penyakit DBD. Suhu atau temperatur udara merupakan salah satu faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan nyamuk Aedes Aegypti. Dalam penelitian ini akan dilakukan konstruksi model transmisi penyebaran penyakit Demam Berdarah dengan Model SEIR-SEI yang dipengaruhi oleh suhu. Selanjutnya dilakukan analisis dinamik dari model transmisi penyakit DBD yang dipengaruhi oleh suhu dari nyamuk ke manusia. Dengan menggunakan software matematika Maple 17, diperoleh hasil simulasi numerik Model SEIRS-SEI menunjukkan bahwa suhu sangat mempengaruhi penurunan atau peningkatan populasi nyamuk terhadap penyebaran penyakit demam berdarah.

Abstract

Dengue Fever (DHF) is a contagious disease caused by the dengue virus and transmitted through mosquito bites. This disease develops in many tropical and sub-tropical areas such as Indonesia. There are two populations of living things that are involved in the spread of dengue, namely humans, called the host and female Aedes aegypti mosquitoes, which are known as vectors of the dengue virus. Therefore, the spread of dengue can be modeled following the host-vector model. The existence of the Aedes Aegypti mosquito vector greatly affects the spread and number of cases of dengue fever. Temperature or air temperature is one of the environmental factors that affect the life of the Aedes Aegypti mosquito. In this study, the construction of a model of transmission of the spread of Dengue Fever with the SEIR-SEI Model which is one of the environmental factors that affect the life of the Aedes Aegypti mosquito. In this study, the construction of a model of transmission of the spread of Dengue Fever with the SEIR-SEI Model which is influenced by temperature will be constructed. Furthermore, a dynamic analysis of the dengue transmission model which is influenced by temperature from mosquitoes to humans is carried out. By using the Maple 17 mathematical software, the numerical simulation results of the SEIRS-SEI Model show that temperature greatly affects the decline or increase in mosquito populations against the spread of dengue fever.

Keywords


Demam Berdarah Dengue, Model SEIRS-SEI, Suhu

Full Text:

PDF

Abstract views : 106 times
PDF : 81 times

References


U.Fachmi, dkk. Buletin Jendela Epidemiolgi: Demam Berdarah Dengue, Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Vol. 2. 2010.

WHO. Fact Sheet No. 177: Dengue Guidelines For Diagnosis, Treatment, Prevention, and Control, 2009.

C. A. Purnomo. Dinamika Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Duren Sawit Kota Madya Jakarta Timur Tahun 2010. Tesis. Universitas Indonesia. 2010.

D. S. Sephard, J. A. Suaya, S. B. Halstead, M. B. Nathan, D. J. Gubler, R. T. Mahoney, D. N. C. Wang, dan M. I. Meltzer, Cost-effectiveness of a pediatric dengue vaccine.Vaccine22, 1275-1280. 2004.

WHO, WHO Fact sheet No. 117, 2009: Dengue and dengue haemorrhagic fever, WHO, New York, 2009.

A. Sitio. Hubungan Perilaku Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Kebiasaan Keluarga Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan Tahun 2008. Tesis. Universitas Diponegoro. 2008.

H. M. Yang, M. L. G. Macoris, K. C. Galfani, M. T. M. Andri Ghetti, dan D. M. V. Wanderley. Assesing The Effects of Temperature on The Population of Aedes Aegypti, The Vector of Dengue. Cambridge University Press. 2009.

WHO, WHO Fact sheet No. 117. Dengue and severe dengue. 2015.

Indrawan. Mengenal dan Mencegah Demam Berdarah. Bandung. Pioner Jaya. 2001.

D. Aldila. Model Matematika Demam Berdarah: Kajian Pengendalian dan Penanggulangan. Disertasi. Institut Teknologi Bandung. 2014.

Y. Yaacob, S. H. Yeak, R. S. Lim, dan E. Soewono. A Delay Differential Equation Model for Dengue Transmission with Regular Visits to a Mosquito Breeding Site.AIP Conference Proceedings. 1651, 153. 2015.

N. Nuraini, E. Soewono, dan K. A. Sidarto. Mathematical Model of Dengue Disease Transmission With Severe DHF Compartment. Bull. Malay. Math. Sci. Soc. 30, 143 – 157. 2007.

N. Nuraini dan H. Tasman. Simulation Model For Dengue Infection. International Jurnal Of Basic And Applied Sciences IJBAS – IJENS Vol: 12 No: 01. 2012.

M. Zevika. Model Molekular Penyebaran Demam Berdarah Dengue. Tesis. Institut Teknologi Bandung. 2015.

J. Helmersson. Mathematical Modeling Of Dengue – Temperatur Effect On Vectorial Capacity. Master Thesis. UMEA Universitet. 2012.

M. N. Nabie. Studies On The Development And Survival Of Anopheles Gambiae Sensu Stricto At Various Temperatures And Relative Humidities. Durham E-Theses. Durham University. 2001.

V. Elmert, A. H. Fink, A. E. Jones, A. P. Morse. Development Of A New Version Of The Liverpool Malaria Model. I. Refining The Parameter Settings And Mathematical Formulation Of Basic Processes Based On A Literature Review. Malaria Journal, 10:35. 2011.

L. Esteva dan C. Vargas. Analaysis Of A Dengue Disease Transmission Model. Math. Biosci., 150, 130 – 151. 1998.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.