Analisis Komunikasi Interpersonal dalam Menyikapi Beban Stres Akademik Mahasiswa Komunikasi Digital Dan Media Sekolah Vokasi IPB Sukabumi

Silfa Mariana, David Rizar Nugroho

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal dalam mengatasi stres

akademik pada mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Sukabumi. menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menyoroti lima aspek

utama komunikasi interpersonal berdasarkan teori Joseph A. DeVito: keterbukaan, empati,

dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi

interpersonal yang efektif, mencakup keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan,

berperan signifikan dalam membantu mahasiswa mengelola stres akademik dan sebagai sarana

untuk mengatasi tekanan akademik. Mahasiswa yang mampu berbagi perasaan dan tekanan

melalui komunikasi interpersonal dengan teman sejawat atau dosen lebih mudah mengatasi stres.

Selain itu, dukungan emosional dan instrumental dari lingkungan sosial terbukti meningkatkan

ketahanan mahasiswa terhadap stres akademik. Sebaliknya, hambatan komunikasi, seperti

kurangnya keterbukaan dapat menjadi faktor penghambat. Penelitian ini merekomendasikan

upaya institusi pendidikan untuk mendorong budaya komunikasi yang mendukung guna

meningkatkan kesejahteraan akademik dan emosional mahasiswa.


Keywords


interpersonal communication; academic stress; academic pressure; student

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, W. (2016). Terapi Spiritual

Emotional Freedom Technique

(Seft) Untuk Menurunkan Tingkat

Stres Akademik Pada Siswa

Menengah Atas Di Pondok

Pesantren. Jurnal Ilmiah Psikologi

Terapan, 4(2), 228–245.

Ambarwati, P. D., Pinilih, S. S., & Astuti, R.

T. (2019). Gambaran tingkat stres

mahasiswa. Jurnal Keperawatan

Jiwa, 5(1), 40–47.

Andriati, R., Indah, F. P. S., & Yunita, R.

(2020). Determinan Adversity

Quotient dan Kemampuan Berpikir

Kritis Dengan Stres Pada Mahasiswa

Yang Sudah Bekerja. EduMasda

Journal, 4(2), 145–154.

Ariyani, E. D., & Hadiani, D. (2020).

Hubungan Pola Keterampilan

Komunikasi Interpersonal dan

Prestasi Akademik Mahasiswa.

Jurnal Sosial Humaniora dan

Pendidikan, 4(2), 141-149.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry

and research design: Choosing

among five approaches (3rd ed.).

Thousand Oaks: SAGE Publications.

Denzin, Norman K., Lincoln, Yvonna S.

(2009). Handbook of Qualitative

Research. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

DeVito, J. A. (2011). The Interpersonal

Communication Book (13th ed.).

New York, NY: Pearson.

Estiane, E. (2015). Pengaruh dukungan

sosial terhadap kemampuan

penyesuaian sosial mahasiswa baru.

Jurnal Psikologi Pendidikan dan

Konseling, 1(1), 72-83.

Evanne, L., Adli, A., & Ngalimun, N. (2021).

Dampak game online terhadap

motivasi belajar dan keterampilan

komunikasi interpersonal

mahasiswa Fakultas Ilmu

Komunikasi Universitas Sumatera

Selatan. Al-Kalam: Jurnal

Komunikasi dan Penyiaran Islam,

(1), 54-62.

Han, R., Xu, T., Shi, Y., & Liu, W. (2024). The

risk role of defeat on the mental

health of college students: A

moderated mediation effect of

academic stress and interpersonal

relationships. International Journal

of Mental Health Promotion.

Jeong, E. J., Ferguson, C. J., & Lee, S. J.

(2019). Pathological gaming in

young adolescents: A longitudinal

study focused on academic stress

and self-control in South Korea.

Journal of Youth and Adolescence,

, 2333–2342.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress,

appraisal, and coping. New York:

Springer Publishing Company.

MacGeorge, E. L., Samter, W., & Gillihan, S.

J. (2005). Academic stress,

supportive communication, and

health. Communication Education,

(4), 365–381.

Misra, R., & McKean, M. (2000). College

students' academic stress and its

relations to their anxiety, time

management, and leisure

satisfaction. American Journal of

Health Studies, 16(1), 41-51.

Prasetyowati, I., & Madani, A. (2022).

Hubungan Karakteristik Mahasiswa

dengan Kesehatan Mental. Jurnal

Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1),

–25.

Purnamaningsih, E. H. (2003).

Kepercayaan diri dan kecemasan

komunikasi interpersonal pada

mahasiswa. Jurnal Psikologi, 30(2),

-71.

Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi.

Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sagita, D. D., Daharnis, D., & Syahniar, S.

(2017). Hubungan self efficacy,

motivasi berprestasi, prokrastinasi

akademik dan stres akademik

mahasiswa. Jurnal Bikotetik

(Bimbingan Dan Konseling

Teknikik), Universitas Negeri

Surabaya

Siregar, I. K., & Putri, S. R. (2020).

Hubungan self-efficacy dan stres

akademik mahasiswa. Consilium:

Berkala Kajian Konseling dan

Pendidikan, Universitas Islam

Negeri Sumatera Utara.

Smith, J. A., & Osborn, M. (2008).

Interpretative Phenomenological

Analysis. In J.A. Smith (Ed.),

Qualitative Psychology: A Practical

Guide to Research Methods (pp. 53-

. London: SAGE Publications.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian

Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.15548/amj-kpi.v16i01.10255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam