The Role of Work Tenure on the Relationship between Psychological Capital and Work Engagement

Hijriyati Cucuani, Poppy Dwinanda

Abstract


Psychological capital yang tinggi mengarahkan individu lebih fokus dan terlibat dengan aktivitas kerja untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Namun, individu dengan psychological capital yang sama terkadang dapat menunjukkan tingkat work engagement yang berbeda karena faktor individual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran moderator masa kerja dalam hubungan psychological capital dengan work engagement. Penelitian dilakukan pada 99 orang pekerja bagian frontline salah satu bank BUMN area Pekanbaru. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Psychological Capital Questionnaire dari Luthans et al. (2007) dan Utrecht Work Engagement Scale dari Schaufelli & Bakker (2004). Berdasarkan analisis medorasi yang dilakukan, psychological capital berhubungan positif (r=0.85, p= <0.001) dan masa kerja berhubungan negatif (r=-0.346, p=0.025) dengan work engagement, serta masa kerja berperan dalam memoderasi hubungan psychological capital dengan work engagement sebesar 0.0287 (p=0.05). Dengan kondisi Psychological capital yang sama-sama rendah, pegawai yang sudah lebih lama bekerja cenderung menunjukkan work engagement yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lebih sebentar masa kerjanya. Sebaliknya, pegawai yang sudah lebih lama bekerja akan menunjukkan work engagement yang lebih tinggi dibandingkan pegawai yang lebih sedikit masa kerjanya saat psychological capital-nya tinggi. Dengan demikian, perusahaan diharapkan mengupayakan program dan kebijakan yang dapat menjaga dan meningkatkan psychological capital, terutama untuk pegawai yang sudah lama bekerja agar work engagement-nya tetap terjaga.

Keywords


Masa kerja; Psychological capital; Work engagement

References


Adi, A. N., & Fithriana, N. (2018). Employee Engagement (Pada Sektor Bisnis dan Publik). In CV. IRDH (Reseach & Publishing).

Alkahtani, N. S., M M, S., Delany, K., & Adow, A. H. E. (2020). the Influence of Psychological Capital on Workplace Wellbeing and Employee Engagement Among Saudi Workforce. Humanities & Social Sciences Reviews, 8(5), 233–245. https://doi.org/10.18510/hssr.2020.8522

Astuti, S. W., & Wahyudi, H. (2021). Pengaruh Psychological Capital terhadap Work Engagement pada IndiHome PT. Telekomunikasi Indonesia. Prosiding Psikologi, 387–392. https://doi.org/10.29313/.v0i0.28365

Bakker, A. B., Schaufeli, W. B., Leiter, M. P., & Taris, T. W. (2008). Work Engagement: An Emerging Concept in Occupational Health Psychology. Work and Stress, 22(3), 187–200. https://doi.org/10.1080/02678370802393649

Dewi, Y. T., Susanti, E., & Anindita, R. (2022). The Role of Psychological Capital, Subjective Well-Being, and Work Engagement in Improving the Performance of Manufacturing Industry Employees. Budapest International Research and Critics Institute-Journal, 5(3), 27532–27544. https://doi.org/10.33258/birci.v5i3.6808

Gupta, M., & Shaheen, M. (2017). The relationship between psychological capital and turnover intention: Work engagement as mediator and work experience as moderator. Jurnal Pengurusan, 49, 117–126. https://doi.org/10.17576/pengurusan-2017-49-10

Ilvonda, L. F., & Faraz. (2020). Urgensi Modal Psikologi Dalam Membangun Keterikatan Kerja Karyawan Penambangan. Motiva Jurnal Psikologi, 3(1), 10–18. https://doi.org/10.31293/mv.v3i1.4796

Krietner, R., & Kinicki, R. (2004). Organizational Behavior (6th ed.). McGrawHill.

Kurniadewi, E. (2016). Psychological Capital dan Workplace Well-Being sebagai Prediktor Employee Engagement. Jurnal Psikologi Integratif, 4(2), 95–112.

Kurniawati, I. D. (2014). Masa Kerja dengan Job Engagement pada Karyawan (Vol. 02, Issue 02).

Lianovanda, D. (2022). Ketahui Tugas dan Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi Frontliner. Blog.Skillacademy.Com. https://blog.skillacademy.com/tugas-dan-skill-frontliner

Luthans, F., & Youssef-Morgan, C. M. (2017). Psychological Capital: An Evidence-Based Positive Approach. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 4(17), 1–43. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-032516-113324

Madyaratri, M. M., & Izzati, U. A. (2021). Perbedaan Work Engagement Ditinjau Dari Masa Kerja Pada Karyawan Bagian Produksi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(3), 24–35.

Margareth, C. (2022). Pelatihan Modal Psikologis untuk Meningkatkan Keterikatan Kerja pada Superintendent & Team Leader PT . XXX. Jurnal Psikologi Konseling, 20(1), 1390–1399.

Thawil, S. M., & Hendryadi. (2019). Person-organizational fit dan work engagement: peran gender dan masa kerja sebagai moderator. Inovasi, 15(2), 142–150. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/INOVASI

Nugroho, D. A. S., Mujiasih, E., & Prihatsanti, U. (2013). Hubungan Antara Psychological Capital Dengan Work Engagement Pada Karyawan PT. Bank Mega Regional Area Semarang. Jurnal Psikologi Undip, 12(2), 192–202.

Olivia, S., & Prihatsanti, U. (2017). Hubungan Antara Iklim Organisasi Dengan Work Engagement Pada Anggota Sabhara Polda Jateng Semarang. Jurnal Empati, 6(Nomor 4), 354–361.

Postelnyak, M. (2023). 10+ Cara Meningkatkan Keterlibatan Karyawan Garis Depan. Contactmonkey. https://www.contactmonkey.com/blog/frontline-employee-engagement

Rezkinda, W. M. (2019). Hubungan antara Dukungan Sosial Atasan dan Modal Psikologis dengan Keterikatan Kerja pada Karyawan PT. Kerta Rajasa Raya. Unwaha, 220–229.

Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619. https://doi.org/10.1108/02683940610690169

Saleem, M. S., Isha, A. S. N., Yusop, Y. M., Awan, M. I., & Naji, G. M. A. (2022). The Role of Psychological Capital and Work Engagement in Enhancing Construction Workers’ Safety Behavior. Frontiers in Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.810145

Saputri, A. (2021). Pengaruh Persepsi Dukungan Organisasi dan Modal Psikologi Terhadap Keterikatan Kerja di PT. X. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2), 345. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v9i2.5975

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement: A multi-sample study. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315. https://doi.org/10.1002/job.248

Shahid, H., Ather, M. A., Shahid, S., & Imran, Z. (2023). Psychological Capital and Work Engagement: A Mediated Moderation Model of Positive Emotions and Emotional Intelligence. Journal of Social Sciences Review, 3(2), 562–578. https://doi.org/10.54183/jssr.v3i2.239

Sharma, A., Goel, A., & Sengupta, S. (2017). How does Work Engagement vary with Employee Demography?: - Revelations from the Indian IT industry. Procedia Computer Science, 122, 146–153. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.11.353

Titien. (2016). Penyusunan dan Pengembangan Alat Ukur Employee Engagement. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 113–130. https://doi.org/10.21580/pjpp.v1i1.958




DOI: https://doi.org/10.15548/alqalb.v16i1.10314

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ruang Jurnal,
Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama,
UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Kampus 3, Sungai Bangek, Balai Gadang,
Kota Padang, Sumatra Barat
E-mail: [email protected]

 


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.