PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA MENURUT ABDULLAH NASIH ULWAN DAN IMPLEMENTASINYA PADA PENDIDIKAN ANAK MINANGKABAU DI SUMATERA BARAT

Muhammad - Rajab, Muhammad Rajab

Abstract


Konsep Pendidikan anak dalam keluarga menurut Abdullah Nasih Ulwan di dalam kitab al-Tarbiyah al-Aulad fi al Islam, memiliki karakteristik tersendiri, keunikan karakteristik tersebut terletak pada uraiannya yang menggambarkan totalitas dan keutamaan dalam mendidik anak dalam keluarga oleh orangtua yang mendasarkan seluruhnya dari konsep Islam. Abdullah Nasih Ulwan memberikan beberapa konsep dan masing-masing konsep memiliki indicator dalam mendidik anak. Konsep tersebut: pernikahan harus ideal; anak senantiasa diperhatikan; kelahiran anak mesti dipersiapkan; anak memiliki kelainan mesti ditanggulangi; materi Pendidikan yang mesti ditanamkan pada anak adalah materi keimanan; moral; fisik; intelektual; sosial; seksual; pendekatan dan metode Pendidikan anak berupa metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, perhatian dan uqubah; orangtua dan pendidik mesti memiliki sifat dan prinsip dalam mendidik; serta senantiasa mencanangkan gagasan-gasan edukatif.

Pendidikan anak (Anak-Kamanakan) di Minangkabau unik dan menarik, dikatakan unik karena berbeda dengan adat istiadat masyarakat lain di Indonesia. Dikatakan menarik karena pola pendidikannya tanggung jawab bersama atau yang dikenal dengan “Pola Asuh Bersama” dan semua didasarkan pada filosofi Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah dan filosofi Alam Takambang Jadi Guru. Artinya masyarakat Minangkabau dalam mendidik anak-kamanakannya tidak terlepas dari kahidupan di Rumah Gadang yang merupakan hasil adaptasi adat dengan alam, iklim, suasana dan keadaan dalam lingkungan hidup mereka.

Dalam tataran relavansi, pendidikan anak menurut Abdullah Nasih Ulwan dengan konsep pendidikan anak di Minangkabau relevan dan tidak bertentangan dengan konsep pendidikan anak di Minangkabau, akan tetapi ada beberapa item indikator konsep yang belum diterapkan secara sempurna oleh para orangtua dikarenakan pengaruh kebiasaan dan perkembangan zaman.

Dalam tataran implementasi, pendidikan anak dalam keluarga menurut Abdullah Nasih Ulwan pada pendidikan anak di Minangkabau sudah terimplementasi atau diterapkan serta diaplikasikan. Hal ini terlihat dari hasil pengolahan data berupa angket dengan persentase 68,4 % dengan nilai skala pengukuran 2,74. Ini menunjukkan bahwa konsep tersebut sudah terimplementasi dalam rentang nilai sedang.


Keywords


Pendidikan Anak dalam Keluarga, Abdullah Nasih Ulwan, Anak Minangkabau



DOI: https://doi.org/10.15548/attarbiyah.v12i2.2209
Abstract views : 194 times

References


Abidin, Mas’oed., Penjabaran Makna Filosofis Adat basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah di Minangkabau, Tulisan dalam Blog. Diakses Agustus 2018

Amini,Ibrahim., Agar Tak Salah Mendidik, Terjemahan. Ahmad Subandi dan Salman Fahullah, (Jakarta: al-Huda, 2006)

Amir, M.S., Pewarisan Harato Pusako Tinggi dan Pencaharian, (Jakarta: Citra Harta Prima Kerjasama dengan Yayasan AINI, 2011), cet. IV.

Amir MS. Adat Minangkabau: Pola dan TujuanHidup Orang Minang, (Jakarta: PT. Mutiara SumberWidya, 1997).

Amir, MS. Adat Minangkabau: Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang, (Jakarta:PT. Mutiara Sumber Widya, 2006), cet. V.

Amir, M.S, Adat Minangkabau: Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang, (Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 2006), cet. VI.

Arrasuli Syekh Sulaiman., Alih Tulisan dari Arab Melayu ke Latin Hamdan Izmi, Pertalian Adat dan Syara’, (Jakarta: Ciputat Press, 2003), cet. I.

Azrial, Yulfian.BudayaAlam Minangkabau. (Padang:Angkasa Raya, 1994).

Azmi Dt. Bagindo, Polemik Adat Minangkabau di Internet, (Jakarta: Yayasan Citra Pendidikan Indonesia dan LAKM Jakarta, 2008), cet. I.

A.M.Z. Tuanku Kayo Khadimullah, Menuju Tegaknya Syariat Islam di Minangkabau: Peranan Ulama Sufi dalam Pembaruan Adat, Marja, 2007

Arikunto, Suharsimi.,ManajemenPenelitian. (Jakarta: RinekaCipta. 2000).

Batuah, A. Dt. Madjoindo, A. Dt. Tambo Minangkabau dan Adatnya. Jakarta: BalaiPustaka. 1959.

Beni Ahmad Saebani dan Hendra Akhdiyat, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Pustaka Setia, 2012).

Buku Sejarah dan Budaya Minangkabau disusun oleh LKAAM Sumatera Barat Tahun 1987

Cresswell,Jhon W.,Educational Research: Planing Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research, (New Jersey: Pearson Prentice Hall, 2008).

Daradjat,Zakiyah.,Ilmu Pendidikan Islam,(Jakarta: Bumi Aksara , 1996)

Dajrajat,Zakiah.,Pendidikan Islam Dalam Keluarga Dan Sekolah, (Bandung: Remaja Rosdakarya,1995).

Daradjat, Zakiyah.,Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Bumi Aksara, 1984).

Daradjat, Zakiyah., Pendidikan Islam dalam Keluarga dan Sekolah, (Jakarta: CV. Ruhama, 1993).

Datuak B. Nurdin Yakub, Minangkabau Tanah Pusako: Tambo Minangkabau, (Bukittinggi: Pustaka Indonesia, 1989) Buku Kedua, cet. I.

Depertemen Pendidikan Nasional, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003.

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam, (Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve,1999), jilid, IV, cet. ke-5.

Departemen Pendidikan Nasional, Fungsi Keluarga dalam Penanaman Nilai-nilai Budaya Masyarakat Minangkabau di Kota Bukittinggi, (Jakarta: Depdiknas, 2001).

Djamarah, SyaifulBahri., Pola AsuhOrangtua dan KomunikasidalamKeluarga, (Jakarta: RinekaCipta, 2014).

Helmawati, Pendidikan Keluarga: Teoritis dan Praktis, (Bandung: PT. RemajaRosdakarya, 2014).

Hurlock Elizabeth B., Perkembangan Anak, Terj. Med. Meitasari Tjandrasa (Jakarta: Erlangga, 1999).

Ibrahim Dt. Sanggoeno Diradjo, Tambo Alam Minangkabau: Tatanan Adat, Warisan Nenek Moyang Orang Minang, (Bukittinggi: Kristal Mutiaramedia, 2009), cet. I.

Ibrahim,Zakaria., Psikologi Wanita, (Bandung: Pustaka Hidayah, 2002).

IdrusHakimy Dt.Rajo Penghulu, RangkaianMustikaAdatBasandiSyarak di Minangkabau, (Jakarta: RemajaRosdakarya, 1994)

Ismail Hussein (Datuk), Aziz Deraman, Abd. Rahman al Ahmadi; TamadunMelayu: Volume 5, 1995

Jamal, Abdul Hadi., dkk, Menuntun Buah Hati Menuju Surga Konsep Pendidikan Anak dalam Perspektif Islam,Terj. Abdul Hamid, (Solo: Era Intermedia, 2005).

Jalal al-Din Mahalliy& Jalal al-Din as-Suyuthi, Terjemah Tafsir al-Jalalain.,jil. 3, terj. Bahrun, (Bandung: SinarBaru, 1990).

John W. Creswell, Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Penerjemah: Achmad Fawaid, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012) cet. II.

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa Depertemen Pendidikan Nasional (Jakarta: Balai Pustaka, 2002), edisi ketiga.

Kbbi.web.id/konsep.online

Langgulung,Hasan., Falsafah Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1979)

Manggis Rasjid.dkk. Limpapeh Pelajaran Adat Minangkabau,(Padang: CV. Usaha Ikhlas, 1980).

M.A. Dt. Kampuang Dalam, Menelusuri Jejak Sejarah Nagari Kurai Beserta Lembaga Adatnya, (Bukittinggi: Kristal Multimedia, 2011), cet. I.

M. Rasjid Manggis Dt. RadjoePanghulu, Minangkabau: Sejarah Singkat dan Adatnya, (Jakrta: Mutiara Jakarta, 1982).

Mufidah Ch, Psikologi Keluarga Islam Berwawasan Gender, (Malang: UIN Malang Press, 2008), cet. I.

Nana Syaodih Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. 2009).

Navis, A.A.AlamTerkembangJadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: Grafiti Pers. 1984.

Purwanto, Ngalim., Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000), Edisi II, Cet. III.

Quthb, Muhammad, Sistem Pendidikan Islam, Terj. Salman Harun (Bandung: Ma’arif, 1993).

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulia, 2006)

Rasjid Manggis.dkk., Limpapeh Pelajaran Adat Minangkabau,(Padang: CV. Usaha Ikhlas, 1980).

Sugiono, MetodePenelitian Pendidikan (PendekatanKuantitatif, Kualitatif, dan R&D), (Bandung: Alfabeta, 2013).

Sanjaya, Wina., Penelitian Pendidikan (Jenis, Metode, dan Prosedur), (Jakarta: Kencana, 2014).

Sejarah dan Budaya Minangkabau. LKAAM Sumatera Barat Tahun 1987

(Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D)., (bandung: Alfabeta, 2014), h. 3

Tim Pustaka Familia, Warna-Warni Kecerdasan Anak, (Yogyakarta: Kansius, 2006).

Tika, Moh. Pabundu., MetodologiRisetBisnis, (Jakarta: BumiAksara, 2006).

Tim KoordinasiSiaranDirektoratJenderalKebudayaan. Aneka RagamKhasanahBudaya Nusantara VI. (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1995).

Tsuyoshi Kato. Adat Minangkabau dan MerantaudalamPerspektifSejarah. (Jakarta: PT.BalaiPustaka.2005) h. 21. ISBN 979-690-360-1.

Ulwan, Abdullah Nasih, Tarbiayatul Aulad fil Islam, Terj. Jamaludin Miri (Jakarta: Pustaka Amani, 1999), Jilid I. Cet. II.

Uhbiyati, Nur., Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Pustaka Setia, 1997).video yang memperlihatkangerakanmencak.Contohaplikasigerakansilek

Yayasan Penyelenggara Penterjemah dan Pentafsir Al-Qur’an, Al-quran dan Terjemahnya, (Jakarta: Departemen Agama,1971).

Yaswirman, Hukum Keluarga Adat dan Islam: Analisis Sejarah, Karakteristik dan Prospeknya dalam Masyarakat Matrilineal Minangkabau, (Padang: Andalas University Press, 2006), cet. I.

Yunus, Yulizal., Minangkabau Social Moment, (Padang: Imam Bonjol Press, 2015), cet. I.

Yunus, Mahmud., Kamus Arab- Indonesia, (Jakarta: Hida Karya Agung), Cet. III.

Zarman,Wendi.,Ternyata Mendidik Anak Cara Rasulullah Itu Mudah dan Lebih Efektif, (Bandung: Ruang Kata, 2001), cet. I.

Zed, Mestika., Metode Penelitian Kepustakaan, (Jakarta: Yayasan Obor, 2004).

Zulkarnain. BudayaAlam Minangkabau. Bukittinggi: Usaha Ikhlas, 1997


Refbacks

  • There are currently no refbacks.