ANALISIS FAKTOR SELF HARM PADA REMAJA (STUDI KASUS TERHADAP SISWA SMP DI KECAMATAN WARU, SIDOARJO
Abstract
Remaja adalah masa transisi anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, tak jarang individu mengalami berbagai tekanan karena tuntutan untuk mampu beradaptasi dengan baik. Ketidakmampuan remaja dalam mengatasi masalah akan menimbulkan emosi dan efek negatif yang menyebabkan tindakan yang merugikan dirinya seperti melukai diri atau self harm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan faktor penyebab perilaku self harm oleh seorang siswa SMP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian kualitatif kali ini ialah studi kasus, dengan teknik analisis deskriptif, dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Partisipan adalah seorang peserta didik wanita berusia 15 tahun dan seorang significant other. Hasil penelitian diperoleh bahwasannya bentuk self harm yang dilakukan oleh peserta didik SMP adalah superficial self mutilation, yakni menyayat bagian tubuh menggunakan benda tajam. Adapun faktor penyebab perilaku self harm beragam, diantaranya sebagai emotion focused coping, tingkat kematangan emosi, kesepian, penghargaan diri rendah, pola asuh otoriter, serta masalah keluarga.
Full Text:
PDFReferences
Anggunan & Hariansyah, H. 2017. “Hubungan Coping Mechanism Dengan Hasil Ujian Akhir Blok Basic Medical Science Pada Mahasiswa Angkatan 2016.” Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan 4(1):67–73.
Burešová, I., K. Bartošová, and M. Čerňák. 2015. “Connection between Parenting Styles and Self-Harm in Adolescence.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 171:1106–13. doi: 10.1016/j.sbspro.2015.01.272.
Creswell. 2014. Research Design Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th Ed.). Sage: Thousand Oaks.
Diananda, Amita. 2018. “Psikologi Remaja Dan Permasalahannya.” Istighna 1(1):116–113. doi: http://dx.doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20.
E., Kusmiran. 2011. Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika.
Ee, Guan Teik, and See Ching Mey. 2011. “Types of Self-Hurt Behavior among Chinese Adolescents in Malaysia.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 29:1218–27. doi: 10.1016/j.sbspro.2011.11.356.
Franzia, Elda. 2016. “Pengaruh Foto Profil Dan Cover Pada Jejaring Sosial Facebook Dalam Membentuk Personal Branding: Studi Kasus Mahasiswa Dan Alumni Fsrd Universitas Trisakti.” Humaniora 7(1):halaman 364.
Glenn, Catherine R., and E. David Klonsky. 2010. “A Multimethod Analysis of Impulsivity in Nonsuicidal Self-Injury.” Personality Disorders: Theory, Research, and Treatment 1(1):67–75. doi: 10.1037/a0017427.
Insani, Mutiara Saridewi, and Siti Ina Savira. 2023. “Studi Kasus : Faktor Penyebab Perilaku Self-Harm Pada Remaja Perempuan.” Character : Jurnal Penelitian Psikologi 10(02):439–54.
Iveson, Matthew H., Emily L. Ball, Heather C. Whalley, Ian J. Deary, Simon R. Cox, G. David Batty, Ann John, and Andrew M. McIntosh. 2024. “Childhood Cognitive Ability and Self-Harm and Suicide in Later Life.” SSM - Population Health 25(September 2023):101592. doi: 10.1016/j.ssmph.2023.101592.
Latipun, and M. Notosoedirdjo. 2001. Kesehatan Mental: Konsep Dan Penerapan. Malang. UMM Press.
Mangnall, Jacqueline, and Eleanor Yurkovich. 2008. “A Literature Review of Deliberate Self-Harm.” Perspectives in Psychiatric Care 44(3):175–84. doi: 10.1111/j.1744-6163.2008.00172.x.
Organization, World Health. n.d. “Adolescent Health in the South-East Asia Region.” Retrieved (https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolecent-health ).
Papalia, Diane E., Ruth Duskin Feldman, and Sally Wendkos Olds. 2008. Human Development Edisi 9. Jakarta: Kencana.
Purnama, Ni Luh Agustini, Marcellina Rasemi Widayanti, Ignata Yuliati, and Yuni Kurniawaty. 2023. “Pengaruh Mekanisme Coping Terhadap Stres Remaja.” Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung 16(1):10–20. doi: 10.34011/juriskesbdg.v16i1.2448.
Santrock, John. 2014. Life-Span Development. New York: McGraw-Hill.
Santrock, John W. 2018. Life-Span Development 13th Ed: Perkembangan Masa-Hidup, Edisi Ketiga Belas Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Saputra, M. Ridho, Dwi Anugerah Cahaya Mukti, Ria Angelina, Putri Aulia Maharani, Bella Dwi Yuniarti, Sahidatul Fitria, Nabilla Rais Saefullah, Hafizah Nisrina, Norma Jeni Aprilia, and Rahmat Hidayat. 2022. “Kerentanan Self Harm Pada Remaja Di Era Modernisasi.” Proceeding Conference On Psychology and Behavioral Sciences 1(1):28–33.
Sibarani, Dahlia Magdalena, Susanti Niman, and FX Widiantoro. 2021. “Self-Harm Dan Depresi Pada Dewasa Muda.” Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia 9(4):795–802.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Tarigan, Thesalonika, and Nurliana Cipta Apsari. 2022. “Perilaku Self-Harm Atau Melukai Diri Sendiri Yang Dilakukan Oleh Remaja (Self-Harm or Self-Injuring Behavior By Adolescents).” Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial 4(2):213. doi: 10.24198/focus.v4i2.31405.
Valencia, Galuh, Purwanti Hadisiw, and Ditha Prasant. 2019. “Komunikasi Terapeutik Psikolog Dalam Menangani Klien Pengidap Deliberate Self-Harm Psychologist Therapeutic Communication in Handling Clients with Deliberate Self-Harm.” Jurnal Spektrum Komunikasi 9(2):2021.
Wurisetyaningrum, Carolina, Elmanora, and Vania Zulfa. 2024. “ANALISIS FAKTOR PERILAKU SELF-INJURY PADA REMAJA Carolina.” Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling 2(2):1–10.
DOI: https://doi.org/10.15548/atj.v11i1.10044
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Lanang Dwiki Mahuluddin, Lukman Fahmi -

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
DOWNLOAD

















