MODEL KONSELING LINTAS BUDAYA: CULTURE SHOCK PASANGAN MINANG BEDA BUDAYA
Abstract
Berumahtangga memerlukan kemampuan penyesuaian diri dari pasangan. Proses penyesuaian diri tidak sedikit menimbulkan pertentangan dan percekcokan serta ketidakharmonisan rumahtangga yang berakibat terhadap kehancuran rumahtangga yaitu perceraian. Penyesuaian diri akan lebih terbantu dengan banyaknya persamaan bukannya perbedaan antara kedua pasangan tersebut. Namun ada pasangan yang menikah berbeda budaya secara signifikan bisa menjalani kehidupannya berumahtangga dengan baik, ditandai dengan interaksi yang serasi diantara keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model konseling lintas budaya sebagai tindakan preventive terjadinya culture shock pada pasangan pernikahan beda budaya dari aspek komunikasi, adaptasi, kesehatan mental, dan interaksi dengan lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Padang dan Kota Solok pada pasangan Minang dengan Minang yang budaya yang berbeda, serta pasangan Minang dengan etnis luar Minang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan; aspek komunikasi tidak ada kendala yang berarti dengan adanya tindakan crosscheck terhadap komunikasi verbal dan non verbal yang belum dipahami masing-masingna serta proses komunikasi yang merujuk pada pelaku komunikasi, pesan, media, dan efek komunikasi yang terjadi dalam pernikahan beda budaya berjalan efektif. Dari aspek adaptasi dan kesehatan mental, kendala yang dihadapi mulai dari penyesuaian dengan karakter pasangan, kebiasaan, makanan, cuaca, hingga adat istiadat yang berbeda.
Full Text:
PDFReferences
Agustini, R. T. 2021. “HEALTH EFFECT AND CROSS-CULTURAL ADAPTATION CAUSED BY CULTURAL SHOCK ON STUDENT DAMPAK KESEHATAN DAN ADAPTASI LINTAS BUDAYA AKIBAT GEGAR BUDAYA PADA MAHASISWA.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman, 3(1):29–38.
Anwar, R, Anwar, R., and Cangara Cangara, H H. 2016. “RINTANGAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM The Intercultural Communication Barriers of Marriage and Divorce Between Java and Papua Ethnics in The City of Jayapura (Conflict Management Strategy in Husband and Wife Interpersonal Relationship).” ). Jurnal Komunikasi KAREBA 5(2).
Detia Ananda, L., and S. Sarwoprasodjo. 2017. “The Influence of Intercultural Communication Barriers between Sundanese and Non-Sundanese on Communication Effectiveness.” Jurnal Komunikasi Pembangunan 15(2):144–60.
Fahmi, M. n.d. Kesehatan Jiwa Dalam Keluarga Dan Masyarakat. Bulan Bintang.
Hadawiyah, Hadawiyah. 2016. “KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PASANGAN BEDA ETNIS (Studi Fenomenologi Pasangan Beda Etnis Suku Sulawesi - Jawa Di Makassar).” JURNAL LENTERA KOMUNIKASI 2(1).
Indonesia, Pemerintah Pusa. 1974. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR I TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN.
Indonesia, Pemerintah Pusat. 2019. Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Vol. 16.
KurniawatI, R., and N. Sa’adah. n.d. “Konseling Lintas Budaya: Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini.” Jurnal Bimbingan Konseling Islam 6(1):51. doi: https://doi.org/10.29240/jbk.v6i1.3418.
Lubis, L. A. 2012. “Komunikasi Antarbudaya Tionghoa Dan Pribumi Dalam Penggunaan Bahasa.” Jurnal Ilmu Komunikasi 10(3):285–94.
Lubis, R. 2019. “KONSELING ANTAR BUDAYA TERHADAP PERKAWINAN BATAK TOBA DAN NIAS DI KECAMATAN SIBABANGUN.” Jurnal Bimbingan Dan Konseling 4(2):127–33. doi: https://doi.org/10.31604/ristekdik.v4i2.127-133.
Natalia, D., and K. Parhusip. 2022. Adaptasi Komunikasi Pasangan Perkawinan Campuran Dalam Upaya Mencapai Kesepakatan Budaya Mendidik Anak. Jalan Pulomas Selatan Kav, I., & Timur, J.
Sarwono, W. S. 2019. Psikologi Lintas Budaya. Raja Grafindo Persada.
Sihombing, E., and R. Rifayanti. 2021. “Kecerdasan Emosional Dengan Penyesuaian Pernikahan Pada Istri Yang Menikah Berbeda Suku Dengan Pasangan.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 9(4):876–85.
Sugiyono, Sugiyono. n.d. “Metodologi Penelitian: Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.”
DOI: https://doi.org/10.15548/atj.v11i1.10925
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Meri Susanti, dkk.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
DOWNLOAD

















