Pendidikan Keluarga Sebagai Dasar Penguatan Karakter Generasi Qur’ani

Mhd Safuan Safuan, Mhd Safuan Safuan

Abstract


Abstrak: Keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak. Keberadaan keluarga diyakini mampu menjadi sumber pendidikan yang tidak hanya sekedar membetuk intelektualitas namun juga spiritualitas bahkan moralitas. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan eksistensi keluarga yang berperan penting dalam memberikan pengetahuan sebagai dasar penguatan karakter anak. Studi ini penting dilakukan mengingat bahwa kondisi generasi muda saat ini cukup mengkhawatirkan yang mulai kehilangan jejak identitas diri. Tak hanya itu, dekandensi moralitaspun kian marak terjadi bahkan bobroknya nilai-nilai spiritualitas membuat karakter generasi kehilangan arah dalam mengendali kehidupannya. Studi ini menggunakan metode library research dengan mengaitkan fenomena-fenomena yang melanda generasi secara objektif yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti globalisasi, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Hasil studi menunjukkan bahwa peran keluarga sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter generasi Qur’ani melalui pendidikan yang diberikan. Adapun ikhtiar yang dapat diterapkan yakni membangun kekuatan akidah, membangun kekuatan ibadah, membangun kekuatan akhlak dan menanamkan prinsip kekuatan persaudaraan.

Keywords


Kata kunci: Pendidikan Keluarga, Karakter, Generasi Qur’ani

References


Abdullah. 2008. Tafsir Ibnu Katsir Jilid 10. Jakarta: Pustaka Imam Syafi’i.

Al-Gazhali, M., 2003. Menjadi Muslim Ideal; Meletakkan Islam sebagai Petunjuk dan Penerang Kehidupan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Al-Ghazali, I., 2003. Ihya’ Ulumiddin. Semarang: CV. Asy-Syifa.

Al-Hilali, M., 2005. Menjadi Hamba Rabbani. Jakarta: Maghfirah Pustaka.

Amrizal. 2012. Membangun Islam yang Cerdas, Damai dan Menyejukkan. Pekanbaru: Alaf Riau.

Anwar, D., Tt. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Terbaru. Surabaya: Amelia.

Ass-Shallabi, M., 2017. Biografi Umar bin Abdul Aziz; Khalifah Pembaru Bani Umayyah. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar.

Habibah, S., 2015. Akhlak dan Etika dalam Islam. Jurnal Pesona Dasar. Volume. 1. Nomor 2. Oktober .

Huda, N., 2017. Memahami Islam Lewat Perguruan Tinggi. Jakarta: Amzah.

Imam Ibnu Katsir. 2015. Tafsir Ibnu Katsir; Juzu’ 28, 29, 30. Jakarta: Insan Kamil.

Iskarim, M., 2016. Dekadensi Moral di Kalangan Pelajar; Revitalisasi Strategi PAI dalam Menumbukan Generasi Bangsa. Journal Edukasia Islamika. Volume, 1. No, 1. Desember

Khalid, M., 1995. Kehidupan Para Khalifah Teladan. Jakarta: Pustaka Amani.

Samani, M., dkk., 2016. Pendidikan Karakter. Bandung: Rosdakarya Offset.

Soekanto, S., 2009. Sosiologi Keluarga; Tentang Ikhwal Keluarga, Remaja dan Anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Al-Allamah, S., 2016. Tafsir Muyassar; Surat Thaha s/d an-Nas. Jakarta: Darul Haq.

Wibowo, A., 2012. Pendidikan Karakter Usia Dini; Strategi Membangun Karakter di Usia Emas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zainuddin, dkk. 1999. Al-Islam 2 Muamalah dan Akhlaq. Bandung: Pustaka Setia.

Zuriah, Nurul. 2015. Pendidikan Moral & Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.

https://republika.co.id/berita/netizen/surat-pembaca/ppqc8g349/krisis-moral-remaja-tanggung-jawab-siapa. Diakses 5 September 2019


Refbacks

  • There are currently no refbacks.