SOSIALISASI INTERAKTIF PENCEGAHAN KEKERASAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN SEKOLAH RAMAH ANAK
Abstract
Kekerasan di lingkungan sekolah merupakan permasalahan serius yang berdampak pada perkembangan anak baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Untuk mendukung implementasi Sekolah Ramah Anak, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Sekolah (PPKSP) di SDN 4 Rejosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Kegiatan ini melibatkan 24 siswa kelas VI sebagai peserta dan menggunakan metode sosialisasi interaktif yang dipadukan dengan diskusi, simulasi kasus, permainan edukatif, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 0,83 (kategori sedang) menjadi 0,98 (kategori tinggi), dengan peningkatan pemahaman sebesar 15,83%. Peningkatan paling signifikan terjadi pada indikator pemahaman kekerasan verbal (54,17%) dan langkah tepat menghadapi kekerasan fisik (29,17%). Distribusi pemahaman siswa juga menunjukkan pergeseran positif, di mana setelah sosialisasi hampir seluruh siswa (95,8%) berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, sosialisasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan, sekaligus menumbuhkan sikap empati, keberanian, dan kepedulian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak. Program ini masih memiliki keterbatasan pada durasi pelaksanaan yang singkat, sehingga diperlukan tindak lanjut dari pihak sekolah melalui penguatan karakter dan kegiatan serupa secara berkala guna menjaga keberlanjutan hasil sosialisasi.
Kata Kunci: PPKSP, sekolah ramah anak, sosialisasi interaktif
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.15548/jso.v4i2.12530
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
