Transformasi Marginal dalam Pemberdayaan Komunitas Nelayan melalui Program Pembudidayaan Ikan Air Tawar
Abstract
This research analyzes the transformation of the fishing community in Nagari Ampang Pulai, Koto XI Tarusan District, which is classified as a marginal community. These communities face challenges in accessing economic, educational, and health resources that hinder their social functioning. The empowerment program through a top-down process which is considered effective actually kills the creativity of the people of this area. The marginal concept in the fishing community in Nagari Ampang Pulai is reviewed in several empowerment perspectives. First, the functional perspective reveals how social structure and economic function in the face of social inequality and external change. Second, the conflict perspective reveals structural injustice and economic exploitation by elite groups that exacerbate poverty. Third, a critical approach highlights social policies and programs. Fourth, the symbolic interactionalist perspective highlights how meaning and expectations constructed through daily interactions reinforce feelings of powerlessness and injustice. This research focuses on how people who work as fishermen manage their income, explaining how cultural concepts influence interaction patterns, as well as empowerment efforts made by the government to improve the economy for fishing communities. Through marginalization studies, this research uses qualitative methodology with a phenomenological research approach. Data was collected using observation, documentation and interview techniques. The research results show that the fishing community is avoidant in managing finances, there is domination of social differentiation which influences the social structure in society in Nagari Ampang Pulai, and empowerment programs for the fishing community.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardiyansah, K., & Hudoyo, S. (2019). Kehidupan Kelompok Marginal Masyarakat Pesisir Pada Setting Kampung Tirang Dalam Film Turah (Analisis Semiotika Charles Sander Peirce). Texture, Art Dan Culture Journal, 2(2), 1–11.
Arief, A. A. (2022). Pola Rekonsiliasi Konflik Nelayan. In Monograf Pola Rekonsiliasi Konflik Nelayan (Sebuah Dakta Pertikaian di Laut) (pp. 1–275). Deepublish.
Basri, H. H. (2017). Pendidikan Keagamaan Pada Masyarakat Marginal: Kasus Anak Jalanan Di Rumah Singgah Ahmad Daman. In EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan (Vol. 6, Issue 2). https://doi.org/10.32729/edukasi.v6i2.193
Choirunnisa, L. A. D., Purwaningsih, Y., & Prasetyani, D. (2022). Adaptasi Nelayan Pesisir Kabupaten Pacitan Akibat Perubahan Iklim. Wilayah Dan Lingkungan, 10(2), 166–181. https://doi.org/10.14710/jwl.10.2.166-181
Farida, U. (2013). Pengaruh Aksesibilitas Terhadap Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pedesaan Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Wilayah Dan Lingkungan, 1(1), 49–66. http://eprints.umg.ac.id
Hairudin, & Wahyuni, S. (2019). Sistem Pengetahuan Masyarakat Nelayan Pesisir Pulau Kasu kecamatan Belakag Padang Kota Batam. Masyarakat Maritim, 3(2), 50–64. https://ojs.umrah.ac.id/index.php/jmm
Hamid, H. (2018). Manajemen Pemberdayaan Masyarakat. In De La Macca (Vol. 1, Issue 1).
Handoko, W., Marwah, S., & Widyastuti, T. R. (2017). Menjaga Sustainabilitas Pengembangan Masyarakat Pesisir Kebumen : Antara Corak Top-Down, Partisipatif Dan Inisiasi Kelembagaan Lokal. Sosiohumaniora, 19(3), 244–252. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v19i3.10291
Hariyanto, S. (2014). Analisis pemberdayaan masyarakat nelayan di Pantai Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Jurnal Universitas Tulungagung BONOROWO, 2(1), 1–28. http://library1.nida.ac.th
Ilham, L., & Farid, A. (2019). Kebahagiaan Dalam Perspektif Masyarakat Marjinal (Studi Masyarakat Desa Hadipolo Argopuro Kudus Jawa Tengah). Jurnal Sosiologi Agama, 13(2), 95. https://doi.org/10.14421/jsa.2019.132-05
Irwandi, & Chotim, E. R. (2017). Analisis Konflik Antara Masyarakat, Pemerintah Dan Swasta (Studi Kasus Di Dusun Sungai Samak, Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung). JISPO, 7(2), 24–42.
Jamalullail, S. N., Hadiati, I., Anggaraksa, A. P., Fakhrurrahman, A., Putri, A. A., & Hatami, L. A. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberlanjutan Konflik Antara Monjok dan Karang Taliwang : Perbedaan Identitas dan Perbedaan Sektor Ekonomi. IJPSS (Indonesian Journal Of Peace and Security Studies, 5(2), 1–17.
Kirana, A. C. K. (2018). Gambaran Kemampuan Interaksi Sosial Pasien Isolasi Sosial Setelah Pemberian Social Skills Therapy Di Rumah Sakit Jiwa. Ilmiah Kesehatan, 13(1), 85–91. https://doi.org/10.33086/jhs.v11i1.122
KPK. (2009). Konflik Kepentingan: Panduan Penanganan Konflik Kepentingan bagi Penyelenggara Negara. In Komisi Pemberantasan Korupsi (Vol. 1). www.kpk.go.id
Lukum, R., Hafid, R., & Mahmud, M. (2023). Pengaruh Perubahan Musim Terhadap Pendapatan Nelayan. Journal of Economic and Business Education, 1(1), 115–123. https://doi.org/10.37479/jebe.v1i1.18687
Masyhuri, I. (2003). Kemiskinan dalam Masyarakat Nelayan. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 5(1), 63–82. https://jmb.lipi.go.id
Maunah, B. (2016). Pendidikan Dalam Perspektif Struktural Fungsional. Cendekia, 10(2), 159–178.
Mellbye, A., & Carter, T. (2017). Seafarers’ depression and suicide. International Maritime Health, 68(2), 108–114. https://doi.org/10.5603/IMH.2017.0020
Muttaqin, A. (2014). Pola Keberagamaan Masyarakat Marginal. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8(2), 129–156. https://doi.org/10.24090/komunika.v8i2.753
Nugroho, A. C. (2021). Teori utama sosiologi komunikasi (fungsionalisme struktural, teori konflik, interaksi simbolik). Majalah Ilmiah Semi Populer Komunikasi Massa, 2(2), 185–194. https://jurnal.kominfo.go.id
Nurhayani, & Hodijah, S. (2018). Kemiskinan dan kondisi pemukiman nelayan tradisional ( studi di Kelurahan Kampung Nelayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat ). Paradigma Ekonomika, 13(2), 55–64.
Oktaviani, S., Isjoni, & Ibrahim, B. (2014). Tradisi Pemberian Gelar Kepada Sumando Dalam Upacara Pernikahan Adat Minangkabau di Kota Bukittinggi. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, 5(1), 1–14.
Raho, B. (2007). Teori Sosiologi Modern.
Rashid, F. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Teori, Metode, dan Praktek. Nadi Pustaka Offset.
Rasyid, S. A., & Amir, A. M. (2022). Aktivitas Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu. Kinesik, 9(1), 18–30. https://doi.org/10.22487/ejk.v9i1.339
Retnowati, R. (2018). Agama, Konflik dan Integrasi Sosial Refleksi Kehidupan Beragama di Indonesia: Belajar dari Komunitas Situbondo Membangun Integrasi Pasca Konflik. Sangkep: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(1), 1–28.
RI, O. (2019). Potret Pelayanan Publik Di Daerah dan Kelompok Marjinal. Ombudsman Republik Indonesia.
Setiawan, M. B. S., & Hakim, A. (2013). Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia. Jurnal Economia, 9(1), 117–125. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i5.22864
Siregar, E. S., Rohela, Anwar, Y., Iswahyudi, Butar-Butar, S., Juanda, I., & Khoiriah, U. (2024). Pengaruh Hasil Tangkap Ikan Terhadap Pembangunan Dan Perkembangan Perekonomian Masyarakat Pesisir. Innovative, 4(1), 6352–6360. https://j-innovative.org/index.php/Innovative%0A
Suaib. (2023). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. In U. Nain (Ed.), Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penerbit Adab.
Taftazani, B. M. (2017). Masalah Sosial Dan Wirausaha Sosial. Share : Social Work Journal, 7(1), 90. https://doi.org/10.24198/share.v7i1.13822
Teja, M. (2015). Pembangunan Untuk Kesejahteraan Masyarakat di Kawasan Pesisir. Aspirasi, 6(1), 88–89. https://doi.org/10.1515/9783110915655-023
Wahyuningsih, Y., Fajri, M. B., & Fauziah, L. (2020). Pengaruh Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Terhadap Kualitas Pendidikan Anak Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Journal Of Economics …, X(X), 44–58. http://jurnal.umla.ac.id
Wibisono, C., Sari, I. N., & Asnawati. (2021). DeterminasiLingkungan Nelayan, Pengembangan Kelompok Nelayan, dan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Terhadap Kesejahteraan Nelayan Melalui Pembinaan Kelompok Nelayan. Menara Ilmu; Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, XV(02), 1–11. http://jurnal.umsb.ac.id
Wijaya, A. B., & Fauzie, A. (2020). Pemaknaan Hidup Nelayan (Analisis Makro dan Mikro pada Kemiskinan Nelayan). Indonesian Psychological Research, 2(2), 96–108. https://doi.org/10.29080/ipr.v2i2.259
Winoto, G. (2006). Pola Kemiskinan di Permukiman Nelayan Kelurahan Dompak Kota Tanjung Pinang. Tesis Program Pasca Sarjana Undip.
DOI: https://doi.org/10.15548/jt.v16i2.12323
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Prof. Mahmud Yunus No.1, Lubuk Lintah, Kuranji.
Kota Padang, Sumatera Barat, 25153

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

