Page Header

ADDITIONAL MENU

    • FOCUS AND SCOPE
    • EDITORIAL TEAM
    • REVIEWERS
    • PUBLICATION ETHICS
    • AUTHOR GUIDELINES
    • PEER REVIEW PROCESS
    • PUBLICATION FREQUENCY
    • ONLINE SUBMISSION
    • JOURNAL HISTORY
    • AUTHOR FEES

 

SERTIFIKAT

Logo Sinta

 

User
Article Tools
Print this article
Indexing metadata
How to cite item
Review policy
Email this article (Login required)
Email the author (Login required)
Language

  • Home
  • About
  • Login
  • Register
  • Search
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • Contact
Home > Vol 16, No 2 (2025) > Sulistiyaningsih

Peran Kelompok Tani Gabungan Semua Gang 07 dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Urban Farming

Sulistiyaningsih Sulistiyaningsih, Isna Rahmawati

Abstract


Laju pertumbuhan penduduk di DKI Jakarta telah menyebabkan berkurangnya luas lahan pertanian yang signifikan, terutama di wilayah padat penduduk seperti di Kelurahan Kembangan Utara. Alih fungsi lahan pertanian ke penggunaan lain semakin mempersempit ruang terbuka hijau. Sehingga program urban farming yang dijalankan Kelompok Tani GSG 07 menjadi solusi untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan Kelompok Tani GSG 07 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam program urban farming. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber data.  Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagai fasilitator Kelompok Tani GSG 07 telah menjalankan perannya dalam memberdayakan masyarakat melalui program urban farming sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Jim Ife dan Tesoriero yakni peran fasilitatif, peran mendidik, peran perwakilan, dan peran teknik. Faktor pendukung program urban farming diantaranya kerjasama antara kelompok tani dan masyarakat, bantuan materi dan non materi, serta faktor penghambat yaitu faktor sosial, cuaca, dan hama.

Keywords


kelompok tani, pemberdayaan masyarakat, urban farming

Full Text:

PDF

References


Abdullah, A., & Nuraeni, I. (2020). Program pemberdayaan ketahanan pangan keluarga terhadap ketersediaan pangan keluarga di Desa Berdaya. Prosiding Hapemas, 1(1), 185–192.

Annisa, F. G & Muhtadi. (2023). Strategi Keberlanjutan Program Urban Farming di Kelurahan Pengadegan Jakarta Selatan. Tathwir: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 36-46. https://doi.org/10.15548/jt.v14i1.6093

Annastasya, D., & Rahmawati, I. (2022). Proses Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Lidah Buaya di Kelurahan Kebon Pala Jakarta Timur. Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 7(2), 184. https://doi.org/10.24235/empower.v7i2.11209

Bungin, B. (2005). Analisis Data Penelitian Kualitatif Edisi 1. PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Fajaroh, I., Murdiyanto, E., & Budiarto, B. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Urban Farming Oleh Kelompok Wanita Tani Srikandi Kapanewon Depok Kabupaten Sleman. Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi, 23(1), 57–71.

Gardjito, A. H., Musadieq, M. Al, & Nurtjahjono, G. E. (2014). Pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (studi pada karyawan bagian produksi PT. Karmand Mitra Andalan Surabaya). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 13(1).

Ife, J., & Tesoriero, F. (2008). Community development: Alternatif pengembangan masyarakat di era globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 265.

Kvale, S. (2009). Interviews: Learning the craft of qualitative research interviewing. Sage.

Mardikanto, Totok, Soebianto, & Poerwoko. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Alfabeta.

Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. (2019). Pemberdayaan masyarakat. Deepublish.

Miles, Matthew B. & Huberman, A. Michael. (2014). Analisis Data Kualitatif. UI Press.

Mulyadi, M. (2017). Mewujudkan Kemandirian Lokal Melalui Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lorong Di Kota Makassar. JURNAL Kebijakan Pembangunan, 12(2), 179–188. http://jkpjournal.kalselprov.go.id/index.php/menu/article/view/102/64

Nabilah, N., & Muhtadi, M. (2021). Peran Kelompok Tani Dewasa Lemah Duhur Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Pengembangan Lingkungan Melalui Kampung Agro Eduwisata Organik Ciharashas (Studi Kasus Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor). Jurnal Agribisnis Terpadu, 14(1), 153. https://doi.org/10.33512/jat.v14i1.11464

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan.

Parsudi, S. (2019). Model, Motivasi Dan Kendala Masyarakat Dalam Melakukan Pertanian Kota (Urban Farming) Di Kota Surabaya. Berkala Ilmiah AGRIDEVINA, 8(1), 34–47. https://doi.org/10.33005/adv.v8i1.1612

Qingjiu, S., & Maliki, N. Z. (2018). Rural-Urban Migrants’ Sense of Place in the City of Baoding, China. Planning Malaysia: Journal of the Malaysian Institute of Planners, 16(4), 68–80. https://doi.org/10.21837/pmjournal.v16.i8.539

Sumardjo. (2014). Metoda Pemberdayaan Masyarakat Secara Partisipatif Sebagai Pendekatan Solusi Konflik. Bogor (ID): CARE IPB

Sugiyono, 2013, Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. (Bandung: ALFABETA)

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Surya, B., Syafri, S., Hadijah, H., Baharuddin, B., Fitriyah, A. T., & Sakti, H. H. (2020). Management of Slum-Based Urban Farming and Economic Empowerment of the Community of Makassar City, South Sulawesi, Indonesia. Sustainability, 12(18). https://doi.org/10.3390/SU12187324

Soekanto, S. (2014). Sosiologi Suatu Pengantar (Edisi Revisi, Cet. 46). Rajawali Pers.

Pramono, L. G., & Yuliawati, Y. Y. (2020). Peran Kelompok Tani Terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 21(2), 129. https://doi.org/10.30595/agritech.v21i2.5064

Walidin, W., Saifullah, & Tabrani. (2015). Metodologi penelitian kualitatif & grounded theory. FTK Ar-Raniry Press.

Wulandari, R., Witjaksono, R., & Inekewati, R. (2021). Community Participation in the Development of Urban Farming in Yogyakarta City. International Conference on Agribusiness and Rural Development (IConARD 2020), 232, 1–11. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202123201024

Yusoff, N., Husain, M. R. M., & Tukiman, I. (2017). Roles of Community Towards Urban Farming Activities. Planning Malaysia: Journal of the Malaysian Institute of Planners, 15(1), 271–278. https://doi.org/10.21837/pmjournal.v15.i6.243

Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat: Wacana & Praktik (Edisi Pertama). Kencana Prenada Media Grup




DOI: https://doi.org/10.15548/jt.v16i2.12566

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, UIN Imam Bonjol Padang
Jl. Prof. Mahmud Yunus No.1, Lubuk Lintah, Kuranji. 
Kota Padang, Sumatera Barat, 25153




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats