EKOSISTEM AKADEMIK ALTERNATIF UNTUK GEN Z: KAJIAN TERHADAP KEGIATAN SLC 2025 UIN IMAM BONJOL PADANG
Abstract
Generasi Z menghadapi tantangan yang kompleks dalam mengembangkan kompetensi akademis di era digital, khususnya dalam menginternalisasi akademi literasi berbasis karakter. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kompetensi akademis Gen Z melalui pengalaman peserta Student Literacy Camp 2025, sebuah wadah pendidikan untuk meningkatkan keterampilan akademis siswa. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 40 peserta. Analisis tematik dilakukan berdasarkan tiga dimensi kerangka literasi akademis oleh Lea dan Street (1998): Keterampilan Belajar, Sosialisasi Akademis, dan Literasi Akademis. Temuan menunjukkan bahwa peserta mengembangkan pemahaman yang lebih kuat tentang struktur penulisan akademis, argumentasi, dan interaksi akademis kolaboratif. Mereka juga menunjukkan arah pemikiran yang lebih reflektif, kritis, dan bertanggung jawab, serta meningkatnya kesadaran akan kredibilitas ilmiah. Hasil ini menegaskan bahwa akademi literasi dibentuk tidak hanya oleh kemahiran teknis tetapi juga oleh pengalaman belajar yang humanis, tertanam secara sosial, dan didorong oleh nilai. Student Literacy Camp merupakan model pendidikan alternatif untuk menumbuhkan identitas akademis Generasi Z.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Amin, K., & Alam, S. M. (2025). Penerapan Program Komunitas Literasi 7 Kejora dalam Meningkatkan Potensi Akademik dan Nonakademik Siswa di MA. 4(3), 4072–4081.
Anisti; Sidarta, V. I. M. S. (2024). Tantangan Literasi Digital Generasi Z : Kajian Sistematic. Media Bahasa, Sastra, Dan Budaya Wahana, 30(2), 152–161.
Aprizal, Y. Z., Pratama, A., & Roihan, M. (2023). Peran Komunitas Akademik Investasi Dalam Meningkatkan Literasi Investasi Syariah ْ. Laa Maisyir, 10(2), 203–216. https://doi.org/DOI:10.21154/joie.v5i1.10553
Bazerman, C. (2009). Genre in a Changing World. The WAC Clearinghouse and Parlor Press.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. New York. SAGE.
Fadillah, N., Fadillah, M. R., Putri, F. A., Iryani, E., Jambi, U., & Digital, K. (2025). Kesenjangan literasi digital dikalangan mahasiswa. JIKSI, 11(4), 1–5.
Febliza, A., Kadarohman, A., & Aisyah, S. (2025). Generation Z and the Use of Digital Technology : A Review from 2014 to 2023. Pendidikan Sians Indonesia, 13(1), 53–67. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.24815/jpsi.v13i1.40797
Febriani, H., & Afriani, Z. L. (2025). Eltin journal: ELTIN, 13(1), 1–12.
Fuller, S. (2002). Social Epistemology. Indiana University Press.
Gustini, N., Rohaniawati, D., & Tarbiyah, F. (2018). Pengembangan Budaya Literasi Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Melalui Peer Mentoring. Kebudayaan, 13(1), 1–14.
Heriyanto. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. ANUVA, 2(3), 317–324. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324
Herlina, D. (2025). Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis untuk Mendukung Pengambilan Keputusan yang Efektif. Ekonomi Dan Bisnis Islam, 12(01), 1501–1505.
Hidaya, A. S. (2019). Peran Program Kelas Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Informasi Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. PUSTABIBLIA, 4(23), 41–58. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.18326/pustabiblia.v4i1.41-58
Ishak, M. (2025). Gen Z Dalam Dunia Pendidikan. 2(1), 328–338. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jmia.v2i1.3351
Lave, J. E. W. (1991). Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge University Press.
Lea, Mary R. ; Street, B. V. (1998). Student Writing in Higher Education: An Academic Literacies Approach. Studies in Higher Education. Taylor & Francis.
Limilia, P. (2022). Digital Literacy Among Z Generation in Indonesia. Social and Behavioural Science, November. https://doi.org/10.15405/epsbs.2022.01.02.1
Literacy, D., Generation, A. Z., & Indonesia, I. N. (2022). Social and Behavioural Sciences. Social and Behavioural Science, 123(1), 1–11. https://doi.org/10.15405/epsbs.2022.01.02.1
Lizetha, V., Ip, S., Prawadika, A., & Ip, S. (2021). Konvergensi Setengah Hati : Invasi Konten Media Sosial dalam Program Berita Televisi di TVOne. 02, 15–27.
M., Lea; Street, B. (2006). Student writing in higher education: An academic literacies approach. Studies in Higher Education. Education, 23(2). https://doi.org/https://doi.org/10.1080/03075079812331380364
Madden, M., Madden, M., & Rood, E. (2023). Gen Z in the Room: Making Public Media by and with Youth For The Future. The Joan Ganz Cooney Center.
Moleong, L. J. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Nabila, L. N., Utama, F. P., Habibi, A. A., & Hidayah, I. (2023). Aksentuasi Literasi pada Gen-Z untuk Menyiapkan Generasi Progresif Era. JOurnal of Education Research, 4(1), 28–36. https://doi.org/10.37985/jer.v4i1.113
Papashane, M., & Hlalele, D. (2014). Academic Literacy : A Critical Cognitive Catalyst towards the Creation of Sustainable Learning Ecologies in Higher Education Academic Literacy : A Critical Cognitive Catalyst towards the Creation of Sustainable Learning Ecologies in Higher Education. Mediterranean, 5(10), 661–671. https://doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n10p661
Solikhah, I., Surakarta, I., Pandawa, J., & Java, C. (2015). Reading and Writing as Academic Literacy in EAP Program of Indonesian Leaners. Dinamika Ilmu, 15(2), 325–341. https://doi.org/https://doi.org/10.21093/di.v15i2.261
Street, B. V. (2013). Social literacies: Critical approaches to literacy in development, ethnography and education. Routledge.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanti, E., Mauluddin, A. A., & Amelia, L. (2023). Literasi Sebagai Praktik Budaya di Kalangan Mahasiswa. Madani, 1(11), 466–470. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.10307092
T, M. Y. (2015). Literasi pengetahuan dan implikasinya terhadap keterampilan menulis. Lentera Pendidikan, 18(2), 248–259.
Uri, D., & Martens, H. (2015). How Media Literacy Supports Civic Engagement in a Digital Age. Journal of Communication, 23(2), 120–137. https://doi.org/10.1080/15456870.2014.961636
DOI: https://doi.org/10.15548/bk.v1i1.79

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

