Poligami, Apakah Maslahat atau Mudarat?

Nasrizal Muhammad, Muhammad Rhazes Adiasa

Abstract


Poligami sejalan dengan maqashid al-syari’ah, namun tingkatan maqasidnya hanya berada pada tingkatan maqashid al-tahsiniyyah. Ketiadaan poligami tidak sampai menyebabkan kerugian dan kerusakan terhadap esensial dari maqashid al-syari’ah, baik pemeliharaan keturunan maupun hak-hak terhadap perempuan. Pelaksanaan praktik merupakan pilihan bukan kewajiban, meskipun itu perintah untuk menikahi dua, tiga, atau empat orang perempuan. Akan tetapi, perintah itu sangat erat hubungan dan kaitannya dengan menjaga kehormatan anak yatim perempuan dan janda. Oleh karena itu, terdapat perbedaan hukum yang ditetapkan oleh para ulama terkait poligami tersebut, bahkan ada ulama yang melarang berpoligami kecuali dalam keadaan darurat. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan poligami harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan syarat dan batasan yang telah ditentukan, tidak asal “nyunnah” mengikuti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang berdasarkan kepada sumber data sekunder, yaitu kitab dan buku yang membahas poligami dan maqashid al-syariah, serta artikel-artikel yang juga berkaitan dengan topik tersebut

Keywords


Poligami, Maqashid al-Syari’ah, Hukum islam

Full Text:

PDF

References


Al-’Asqalani, A. bin A. bin H. (2005). Fath al-Bari bi Syarh Shahih al-Bukhary Jilid 11. Dar Thayyibah li al-Nasyr wa al-Tauzi’.

Al-Darini, A.-F. (2008). Buhuts al-Muqarran fi al-Fiqh al-Islamy Jilid 1. Resalah Publishers.

Al-Faruqi, I. R., & Al-Faruqi, L. L. (1986). The Culture Atlas of Islam. Macmillan Publishing Company.

Al-Qahtani, M. bin A. (2015). Understanding Maqasid al-Shariah a Contemporary Perspective. International Institute of Islamic Thought.

Al-Qattan, M. (2001). Al-Tasyri’ wa al-Fiqh al-Islamy : Tarikhan wa Manhajan. Maktabah Wahbah.

Al-Siba`i, M. (1999). Al-Mar’ah bayna al-Fiqhi wa al-Qanun. Dar al-Warraq.

Farida, A. (2008). Menimbang Dalil Poligami : Antara Teks, Konteks, dan Praktek. Balai Litbang Kementerian Agama Jakarta.

Ibn Manzhur. (1119). Lisan al-’Arab. Dar al-Ma’arif.

Ibnu ’Asyur, M. al-T. (1984). Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir Jilid 4. al-Dar al-Tunisiyah li al-Nasyr.

Ibnu ’Asyur, M. al-T. (2004). Maqashid al-Syari’ah al-Islamiyah Jilid 2. Wizarah al-Awqaf wa al-Syu’un al-Islamiyah.

Ibnu Al-’Arabi. (2003). Ahkam al-Qur’an Jilid 1. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Ibrahim Ibn Musa Al-Shatibi. (2004). al-Muwafaqat fi Usul al-Shari`ah. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Ibrahim, M. S. R. (2023). THE CONCEPT OF MARRIAGE FROM THE MUHAMMAD HASBI ASH-SHIDDIEQY’S PERSPECTIVE : A Maqasidi Approach to Polygamy and Interfaith Marriage Verses in Tafsir An-Nuur. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 47(1), 125–148. https://doi.org/10.30821/miqot.v47i1.1078

Indonesia, S. N. R. (1974). Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Lembaran Negara Republik Indonesia.

Mansur. (2008). Dekonstruksi Tafsir Poligami : Mengurai Dialektika Teks dan Konteks. Al-Ahwal, 1(1), 31–64. https://ejournal.uin-suka.ac.id/syariah/Ahwal/article/view/01103

Mausuah al-Fiqhiyyah Jilid 41. (2002). Wizarah al-Awqaf wa al-Syu’un al-Islamiyah.

Mawardi, A. I. (2010). Fiqh Minoritas: Fiqh al-‘Aqliyyat dan Evolusi Maqashid al-Syari’ah dari Konsep ke Pendekatan. LKiS.

Muhammad al-Gharib. (2022). Hal zhalama al-Islam al-mar’ata bi ibahat ta’addud al-zaujat? ‘Ali Jum’ah yahsimu al-jadal. El.Balad.News. https://www.elbalad.news/5569088

Nasir, M. A. (2008). Ibn Taymiyya’s Fatwa’s on Polygamy in Medieval Islam. Al-Jami’ah, 46(2), 303–324. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/ajis.2008.462.303-324

Nofialdi. (2018). Ijtihad Ibn Qayyim Al-Jawziyyah Dan Al-Maqasid al-Juz’iyyah : Refleksi Penyelesaian Kasus Hukum Islam. Al-Manahij, 12(1), 71–86. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/mnh.v12i1.1362

Qibtiyah, A. (2019). The Marital Life of the Prophet Muhammad (PBUH): Monogamy versus Polygamy. 1–17. http://digilib.uin-suka.ac.id/36546/1/Alimatul Qibtiyah - The Marital Life of the Prophet Muhammad (PBUH) Monogamy versus Polygamy.pdf

Shaltut, M. (2001). Al-Islam: ‘Aqidah wa Shari’ah. Dar al-Syuruq.

ʿAlal Al-Fāsī. (1993). Maqāṣid Al-Sharīʿah wa Makārimuhā. Dar al-Gharb al-Islamy. https://down.ketabpedia.com/files/bkb/bkb-fi06284-ketabpedia.com.pdf




DOI: https://doi.org/10.15548/alahkam.v15i2.7374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Nasrizal Muhammad

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

Editorial Office

Pascasarjana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Kampus II Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Jl. Mahmud Yunus Nomor 1, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25153