Efektivitas Model Pembelajaran TSTS Berbantuan Mind Mapping Terhadap Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Siswa SMP

Wahyuni Diah Puspitasari, Rina Rahayu, Siswanto Siswanto

Abstract


Keterampilan kolaborasi sebagai tujuan pendidikan yang penting, karena termasuk dalam empat keterampilan dasar abad 21. Pentingnya keterampilan kolaborasi tidak sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa sikap siswa terhadap kerjasama serta interaksi sosial yang membuktikan rendahnya tingkat keterampilan kolaborasi yang dimiliki siswa. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa keterampilan kolaborasi dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Dalam menunjang keberhasilan dan keefektifan dalam kegiatan pembelajaran, diperlukan sebuah media pembelajaran berupa mind mapping. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran TSTS berbantuan mind mapping dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa SMP. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian quasi experimental dengan desain non equivalent control group design. Hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test yaitu pada pertemuan 2 dan 3 sebesar 0,000 < 0,05 artinya terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji ANOVA pada kelas eksperimen menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai tersebut lebih kecil dari alfa yaitu 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TSTS berbantuan mind mapping pada kelas eksperimen efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dibandingkan kelas kontrol dengan model pembelajaran discovery learning.  

Keywords


efektivitas; model TSTS; mind mapping; keterampilan kolaborasi

Full Text:

PDF

References


Alexandra, D. F., & Barton, S. M. (2017). Collaboration of General and Special Education Teachers: Perspectives and Strategies. Intervention in School and Clinic, 1–8.

Astutik, S., & Prahani, B. K. (2018). The Practicality and Effectiveness of Collaborative Creativity Learning (CCL) Model by Using PhET Simulation to Increase Students Scientific Creativity. International Journal of Instruction.

Darmayasa, I. W. G. S., Suara, I. M., & Manuaba, I. B. S. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PKn. MIMBAR PGSD Undiksha, 1(1).

Hartaty; dkk. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VII SMPN 3 Rambah Hilir pada Materi Klasifikasi Benda Tahun Pembelajaran 2014/2015. Universitas Pasir Pengaraian. Hasil Belajar, Partisipasi, dan Sikap Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 48.

Julita, N. H. 2016. Profil Kemampuan Kerjasama Siswa dalam Pembelajaran IPA. .Bandar Lampung: Universitas Lampung.

Kundariati, M., Latifah, A., Laili, M., & Susilo, H. (2019). Peningkatan Keterampilan Kolaborasi dan Literasi Digital Melalui Pembelajaran Biologi Berbasis Lesson Study Mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang. Jurnal Prosiding Seminar Nasional dan Workshop Biologi IPA dan Pembelajaran, 232-238.

Lahir, S., Ma’ruf, M. H., & Tho’in, M. (2017). Peningkatan prestasi belajar melalui model pembelajaran yang tepat pada sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Edunomika, 1(01), 1-8.

Leniati, B., & Indarini, E. (2021). Meta Analisis Komparasi Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan TSTS (Two Stay Two Stray) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 26(1), 149-157.

Lie, A. (2008). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-ruang Kelas. PT Grasindo.

M. A. Yaqin, S. E. Indriwati, and H. Susilo. (2018). Think-pair-square learning: Improving student’s collaborative skills and cognitive learning outcome on animal diversity course. J. Pendidik. Biol. Indones., 4(2), 135–142.

Nur, F., Latuconsinah, N. K., Abrar, A. I. P., Tayeb, T., & Syamsuarni, I. (2018). Mathematical Learning Outcome Differences through the Implementation of Cooperative Learning Model of Think Pair Share Type, Two Stay Two Stray Type, and Number Head Together Type. MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 6(2), 199 – 206.

Saido, G. M., Siraj, S., Nordin, A. B. B., Al Amedy, O. S. (2015). Teaching Strategies For Promoting Higher Order Thinking Skills: A Case Of Secondary Science Teachers, Malaysian Online Journal Of Educational Management (Mojem), 3(4), 16 – 30.

Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C abad 21 dalam pembelajaran pendidikan dasar. Tarbiyah Al-Awlad, 8(2), 107–117.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley & Sons.




DOI: https://doi.org/10.15548/nsc.v11i1.8962

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Natural Science

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional