Pondok Boro Darmin as an Alternative Housing for Migrants in Semarang, 1980-1990
Abstract
Full Text:
PDFReferences
Abdurahman, D. (1999). Metode penelitian sejarah. Logos Wacana Ilmu.
Andriyani, W. (2023). Strategi bertahan hidup masyarakat miskin kota: Studi kasus komunitas bajaj di Taman Sari, Jakarta Barat [Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].
https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/75291
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2015). Laju pertumbuhan penduduk menurut kabupaten/kota 1971–2010 (persentase/tahun).
https://jateng.bps.go.id/statictable/2015/09/03/1030/laju-pertumbuhan-penduduk-menurut-kabupaten-kota-1971-2010-persentase-tahun-.html
Chiu, R. L. H., & Ha, S.-K. (Eds.). (2018). Housing policy, wellbeing and social development in Asia (1st ed.). Routledge.
https://doi.org/10.1201/9781315460055
Darmiwati, R. (2000). Studi ruang bersama dalam rumah susun bagi penghuni berpenghasilan rendah. Jurnal Permukiman, 28(2).
Dewi, A. N. (2024). Sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka, penginapan di Semarang ini hanya bertarif Rp4 ribu per hari. Merdeka.com.
https://www.merdeka.com/jateng/sudah-berdiri-sebelum-indonesia-merdeka-penginapan-di-semarang-ini-hanya-bertarif-rp4-ribu-per-hari-199837-mvk.html?page=4
Handayani, W., & Rudiarto, I. (2014). Dynamics of urban growth in Semarang Metropolitan, Central Java: An examination based on built-up area and population change. Journal of Geography and Geology, 6(4), 80–91.
https://doi.org/10.5539/jgg.v6n4p80
Herawati, E., Suparjo, S., & Lestarini, R. (2023). Housing regulations for low-income people in Indonesia. International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science, 4(1), 240–249.
https://doi.org/10.38142/ijesss.v4i1.499
Inagurasi, L. H. (2016). The distribution of crops in Semarang and surrounding area. Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 4(1), 25–36.
https://doi.org/10.24164/pw.v4i1.65
Jamiludin, Alwi, A., & Upe, A. (2023). Social integration in multicultural societies: A qualitative study. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 340–349.
https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.63795
Jonkie Tio. (2001). Kota Semarang dalam kenangan. Sinar Indonesia.
Kasmadi, H. (1985). Sejarah sosial Kota Semarang (1900–1950). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi sejarah (Ed. ke-2). Tiara Wacana Yogya.
Kusumaningrum, D., Anuraga, J. L. Y., & Hafsari, T. A. (2020). The rise of exclusive boarding houses: Gentrifying kampung through new wave of urbanization in Jakarta. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 10(2), 85–96.
https://doi.org/10.14203/jissh.v10i2.179
Landau, L. B., & Freemantle, I. (2018). Shallow solidarities: Space and socialities of accommodation and exclusion in Nairobi and Johannesburg. In O. Bakewell & L. B. Landau (Eds.), Forging African communities (pp. 277–302). Palgrave Macmillan.
https://doi.org/10.1057/978-1-137-58194-5_12
Mambiew, A. O., Frank, S. A. K., & Yuliana, Y. (2023). Budaya berbagi ruang kehidupan dan kemajemukan hukum masyarakat Mamberamo Raya. Cenderawasih: Jurnal Antropologi Papua, 4(2), 80–102.
https://doi.org/10.31957/jap.v4i2.3633
Nandang, D. (2011). Pengaruh urbanisasi terhadap tumbuhnya rumah bedeng di Semarang. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 6(2).
Porra, J., Hirschheim, R., & Parks, M. (2014). The historical research method and information systems research. Journal of the Association for Information Systems, 15(9), 536–576.
https://doi.org/10.17705/1jais.00373
Puspateja, A. (2013). Karakteristik migran sirkuler dan aspeknya terhadap kebutuhan bermukim di kawasan Pasar Johar, Semarang. Jurnal Teknik PWK, 1(2).
Puspita, A. (2023). Alternatif desain unit rusunawa bagi masyarakat berpenghasilan rendah: Studi kasus di rumah susun sewa Rorotan Jakarta Utara. Jurnal KaLIBRASI, 6(2), 95–110.
https://doi.org/10.37721/kalibrasi.v6i2.1204
Ridlo, M. A. (2016). Mengupas problema Kota Semarang metropolitan. Deepublish.
Septiawan, F. D. (2022). Sejarah salah satu kota kolonial di Jawa Tengah “Semarang.” Heuristik: Jurnal Pendidikan Sejarah, 2(1), 7–12.
https://doi.org/10.31258/hjps.2.1.7-12
Sholihah, F. A., & Nareswari, A. (2024). Karakteristik hunian buruh berpenghasilan rendah: Pondok Boro Kampung Sumeneban Semarang. Arsir, 8(1), 78–91.
https://doi.org/10.32502/arsir.v8i1.143
Suara Merdeka. (1987, June 6). Urbanisasi ke Semarang makin meledak.
Suara Merdeka. (1989, November 2). Ketimpangan pembangunan desa–kota akibatkan migrasi penduduk.
Tyas, W. P. (2018). Living in prone flooding area: In coastal areas of Semarang. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 123, 012010.
https://doi.org/10.1088/1755-1315/123/1/012010
Widja, I. G. (1989). Dasar-dasar pengembangan strategi serta metode pengajaran sejarah. PT Grasindo.
Wiyono. (1991). Sejarah revolusi kemerdekaan daerah Jawa Tengah (1945–1949). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
DOI: https://doi.org/10.15548/thje.v7i2.12270
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ahdika Ihsan Ramadhan, Bambang Rakhmanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





1.png)



